Jakarta, IDN Times – Hubungan diplomatik Inggris dan Amerika Serikat (AS) langsung menjadi sorotan menjelang pelantikan Andy Burnham sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris. Beberapa jam sebelum Burnham memasuki Downing Street, Presiden AS Donald Trump ikut menanggapi spekulasi mengenai rencana pengeboran minyak baru di Laut Utara.
Trump yang dikenal mendukung penggunaan bahan bakar fosil menyampaikan klaim di platform Truth Social pada Minggu (19/7/2026) bahwa Burnham akan membuka penuh ladang minyak tersebut.
“Rakyat Aberdeen, di Skotlandia, menari di jalanan karena Perdana Menteri baru, Andy Burnham, telah menyatakan bahwa dia akan membuka, sepanjang jalan, Minyak Laut Utara yang tak ternilai!” tulis Trump, dikutip The Independent.
Burnham, eks Wali Kota Greater Manchester yang dijuluki “King of the North” (Raja dari Utara), belum memberikan konfirmasi resmi mengenai persetujuan produksi bahan bakar fosil itu.
