Jakarta, IDN Times - Pemerintah Uganda menyampaikan keberatan atas kebijakan pembatasan perjalanan udara sepihak yang diberlakukan oleh sejumlah negara asing, pada Sabtu (13/6/2026). Kebijakan larangan masuk tersebut dinilai tidak adil dan berpotensi menghambat pemulihan ekonomi di kawasan Afrika Timur.
Pembatasan ini diterapkan menyusul adanya laporan penyebaran wabah virus Ebola di wilayah perbatasan Uganda. Meski demikian, otoritas setempat memastikan bahwa situasi kesehatan domestik saat ini masih sangat aman dan terkendali.
