Jakarta, IDN Times - Wabah Ebola yang melanda Republik Demokratik Kongo (DRC) menyebar sangat cepat sejak diumumkan pada Mei 2026. Hingga Sabtu (25/7/2026), jumlah kasus yang terkonfirmasi telah mencapai 3.075, dengan korban meninggal dunia bertambah menjadi 1.354 orang atau naik 27 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Dilansir Sky News, wabah kali ini mencatat tingkat kematian yang lebih cepat dibandingkan wabah-wabah Ebola sebelumnya, termasuk epidemi 2013–2016 di Afrika Barat yang menewaskan lebih dari 11 ribu orang dari sekitar 28 ribu kasus. Saat itu, dibutuhkan waktu sekitar 8 bulan sejak kasus pertama dikonfirmasi hingga jumlah korban meninggal mencapai 1.000 orang. Dalam wabah terbaru yang tengah melanda DRC, angka tersebut tercapai hanya dalam waktu kurang dari 10 pekan.
"Kita harus bertindak sekarang. Jika kita tidak menghentikannya hari ini, wabah ini akan menjadi yang terburuk yang pernah dicatat di dunia," tulis Direktur Jenderal Africa CDC, Jean Kaseya, dalam unggahan di media sosial X pekan lalu.
