Jakarta, IDN Times — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan serius terkait melonjaknya kasus penyebaran virus Ebola di wilayah timur Republik Demokratik Kongo pada Rabu (12/8/2026). Laju penularan yang berlangsung sangat cepat berisiko menjadikan wabah ini sebagai krisis kesehatan paling mematikan dalam sejarah pencatatan medis.
Kondisi darurat ini kian memburuk akibat krisis kemanusiaan dan konflik bersenjata yang masih bergejolak di kawasan terpencil tersebut. Ketiadaan infrastruktur medis dasar serta keterisolasian wilayah geografis mempercepat penularan ke area permukiman padat hingga menyeberang ke negara tetangga.
