Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Senin (3/8/2026), menyerukan kepada Israel agar menghentikan serangan terhadap fasilitas kesehatan di Jalur Gaza. Seruan ini disampaikan menyusul serangan yang menargetkan gudang penyimpanan pasokan medis beberapa hari lalu.
"WHO menyerukan perlindungan terhadap layanan kesehatan. Fasilitas kesehatan tidak boleh diserang atau dimiliterisasi," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Anadolu.
Ia menambahkan bahwa situasi keamanan di wilayah Palestina tersebut masih tidak menentu meskipun adanya gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober 2025. Situasi ini memaksa penduduk berjuang menghadapi kekurangan gizi, merebaknya penyakit dan minimnya akses terhadap layanan kesehatan.
