Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengabarkan pihaknya telah mencairkan dana sebesar 150 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp2,6 miliar untuk membantu penanganan banjir di perbatasan Nepal dan Tibet, China. Kabar itu disampaikan WHO lewat laman resminya pada Minggu (30/8/2026).
Dalam pernyataannya, WHO menjelaskan, dana tersebut diperoleh dari program Dana Darurat Kesehatan Regional Asia Tenggara (SEARHEF). Itu merupakan program untuk mengatasi situasi darurat yang disebabkan oleh wabah, pandemi, atau bencana di Kawasan Asia Tenggara. Namun, berdasarkan perjanjian pada 2008, Nepal juga berhak menerima bantuan itu meski tidak terletak di Asia Tenggara.
