Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Untukmu yang Ragu dengan Masa Depanmu: "Dirimu Mampu Walau Kau Tak Percaya"

obviousmag.org
Artikel WorthyStory IDNtimes.com
Harapan. Hanya satu kata itu yang kini mampu melukis hatiku. Sungguh, aku bingung. “Berharap, ya berharap”. Kalimat itu sungguh mudah diucap, namun sulit untuk percaya bahwa ada harapan. Hai sosok pemalas, lihatlah dirimu di lima tahun yang lalu. Siapa kau? Kau dulu hanya sosok tanpa harapan. Kau yang dulu sulit percaya pada orang lain, bahkan pada dirimu sendiri.
Dulu, bagimu hidup hanyalah hidup. Tak bermakna, tak berarti. Ingatkah kau, saat kau mengeluh tentang hidup yang kerap membuatmu menitikkan air mata? Ya, dulu saat dirimu takut, saat dirimu bingung, saat dirimu mempertanyakan tentang hidup, kau hanya mampu menangis. Kau bahkan tak tahu bagaimana dirimu kelak, masa depan apa yang menantimu?
Kau sering merasa kecil. Kau sering merasa tak layak untuk apapun. Kau sering menganggap dirimu parasit. Bahkan, kau merasa minder berada di lingkungan sosialmu. Bagimu hidup ini kosong, tak bermakna. Dulu kau pernah berpikir bahwa hidup ini tak cukup indah untukmu. Kau dulu sering bertanya pada alam, pada dunia. Kau bertanya tentang dirimu, bertanya tentang tujuan kau dilahirkan, dan kau bertanya “Sudah pantaskah aku disebut manusia?”.
Lihatlah perubahan yang ad pada dirimu sekarang. Semua itu karena kamu yakin pada dirimu sendiri.
Pada intinya, dirimu yang dulu adalah sosok yang mencari makna hidup, mencari jati diri, mencari kemampuan seutuhnya yang kau miliki di dalam jiwamu. Lihatlah, bukankah kini kau tumbuh. Bukankah kini kau mampu mengangkat tegak wajahmu memandang ke depan.
Walaupun kau tahu perjalanan hidupmu masih panjang, namun setidaknya hidupmu kini berubah. Berubah maju ke depan. Kini kau mampu mengubah ketakutanmu, ketidakmampuanmu, ketidakpercayaanmu menjadi bagian dan perjalanan hidup berharga yang membawamu jauh memandang dunia.
Kau, sosok yang dulu kecil, kini berubah menjadi pribadi dewasa yang tegas, berpendirian, dan terpenting memahami tujuan hidupmu. Saatnya sudah tiba untuk kau mengatakan bahwa kau mampu. Bahwa kau tak takut akan dirimu.
Lihatlah perubahan besar kini terjadi dalam dirimu. Perubahan yang tak pernah kau sangka-sangka. Ya, yang kau butuh hanyalah mengatakan dengan lantang pada dirimu bahwa “Kau mampu walau kau tak percaya”. Yakin pada dirimu sendiri adalah kunci perubahan dan lihatlah bahwa kini hidupmu indah penuh warna.
#WorthyStory
Editorial Team
EditorMeilana Astari
Related Article
Kenapa Lelaki Menari di Stadion Bikin Sebagian Fans Sepak Bola Geram?13 Agu 2026, 13:18 WIB
Membaca Indonesia Melalui Autobiografi Erros Djarot10 Agu 2026, 08:34 WIB
[OPINI] Apakah Worth it Menjadi Guru Honorer Sebagai Lompatan Karier?09 Agu 2026, 20:55 WIB
[OPINI] KDMP dan Dilema Negara Hukum: Haruskah Kecepatan Mengalahkan Kajian?09 Agu 2026, 20:50 WIB
[OPINI] Mengapa Sebatang Rokok Tak Akan Pernah Musnah dari Bumi?09 Agu 2026, 20:43 WIB
[OPINI] Film Horor Lebih Memahami Perempuan ketimbang Film Romantis28 Jul 2026, 18:04 WIB
Gerakan Kecoak dan Pelajaran Demokrasi bagi Indonesia28 Jul 2026, 10:56 WIB
[OPINI] MPLS Harus Menjadi Ruang Perkenalan, Bukan Warisan Senioritas19 Jul 2026, 18:53 WIB
[OPINI] Mengapa Aku Harus Memenuhi Standar Kecantikan Orang Lain? 19 Jul 2026, 14:07 WIB
Bolehkah Kita Membenci Presiden? Ini Jawaban dari Demokrasi16 Jul 2026, 20:58 WIB
Rachmat Gobel dalam Kenangan, Mari Saya Ceritakan Kebiasaan Beliau...16 Jul 2026, 11:19 WIB
Drama Banyak Sutradara: Catatan Satire Panggung Pemberantasan Korupsi15 Jul 2026, 13:15 WIB
Silo Mentality: Kenapa Masalah Organisasi selalu Bermuara pada Individu?15 Jul 2026, 06:58 WIB
Ketika Kesabaran Paus Leo XIV Diuji Para Pembangkang12 Jul 2026, 09:13 WIB
Mattiyah Rachmat Gobel10 Jul 2026, 11:56 WIB
Ketika Rakyat Mulai Kehilangan Kepercayaan09 Jul 2026, 16:59 WIB
5 Hal yang Lebih Genting Daripada Perut Lapar, Apa Saja?08 Jul 2026, 12:01 WIB
Inklusi Disabilitas Masih Jauh, Ini 5 PR Besar Bangsa Kita04 Jul 2026, 15:28 WIB
A Window into the Mind of Indonesia’s Founding Father03 Jul 2026, 14:11 WIB
Benang Merah Sejarah: Keadilan Tak Berhenti di Putusan Tingkat Pertama03 Jul 2026, 13:00 WIB