Pelaksanaan Jajak Pertama Gerakan UI Mengajar 16 di Banjarnegara

- GUIM 16 menggelar Jajak Pertama di Banjarnegara pada 10–15 Agustus 2026 sebagai persiapan program pengabdian pendidikan sekolah dasar.
- Mahasiswa dan dosen UI memetakan kondisi sekolah, kebutuhan pendidikan, serta lingkungan kandidat lokasi aksi di 10 kecamatan Banjarnegara.
- BAPPERIDA dan Dindikpora Banjarnegara mendukung GUIM 16, yang menyiapkan kolaborasi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis hasil pemetaan lapangan.
Banjarnegara, IDN Times - Gerakan UI Mengajar (GUIM) 16 telah melaksanakan Jajak Pertama di Kabupaten Banjarnegara pada Senin (10/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tahap awal persiapan program pengabdian masyarakat di bidang pendidikan sekolah dasar sekaligus bertujuan mengumpulkan informasi mengenai kandidat lokasi aksi.
Jajak Pertama melibatkan mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan dari Universitas Indonesia. Dalam hal ini, tim melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap sejumlah kandidat lokasi untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi sekolah, kebutuhan pendidikan, serta lingkungan di wilayah sasaran.
Melalui kegiatan tersebut, GUIM 16 berupaya mendapatkan informasi langsung dari lapangan sebelum menentukan lokasi aksi. Data yang diperoleh akan menjadi salah satu dasar dalam menyusun program yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan sekolah maupun masyarakat setempat.
Jajak pertama petakan kandidat lokasi aksi
Pelaksanaan Jajak Pertama dilakukan di 10 kecamatan untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi pendidikan di Kabupaten Banjarnegara. Tim GUIM 16 mengumpulkan berbagai informasi yang berkaitan dengan karakteristik sekolah, kebutuhan pendidikan, serta kondisi lingkungan di sekitar kandidat lokasi.
Informasi tersebut nantinya akan digunakan untuk mempertimbangkan penentuan lokasi aksi dan penyusunan program GUIM 16. Dengan memahami kondisi setiap wilayah secara langsung, program yang dirancang diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi sekolah dasar serta masyarakat.
Sambutan hangat pemerintah setempat

Kegiatan silaturahmi Gerakan Universitas Indonesia Mengajar (GUIM) Angkatan 16 bersama BAPPERIDA Kabupaten Banjarnegara pada 10 Agustus 2026 dalam rangka jajak pertama. (Dokumentasi Gerakan UI Mengajar 16) Fitra Atiek Wijayanti, S.Pt., dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Banjarnegara, menyambut baik kedatangan mahasiswa Universitas Indonesia dalam pelaksanaan GUIM 16. Ia berharap Jajak Pertama dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan dampak positif bagi sekolah dasar di Kabupaten Banjarnegara.
“Kami menyambut baik kedatangan mahasiswa Universitas Indonesia dalam program Gerakan UI Mengajar 16. Kami berharap Jajak Pertama ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat memotivasi sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Banjarnegara,” ujar Fitra.
Dukungan terhadap pelaksanaan program ini juga disampaikan Sujadi, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara. Ia berharap GUIM 16 tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga memberikan pengaruh positif bagi guru-guru di Banjarnegara.
“Kami berharap program Gerakan UI Mengajar 16 dapat memberikan pengaruh yang positif bagi guru-guru di Banjarnegara serta memberikan kontribusi terhadap pendidikan di Kabupaten Banjarnegara,” ungkap Sujadi.
GUIM 16 siap berkolaborasi di bidang pendidikan
Jajak Pertama menjadi salah satu langkah awal GUIM 16 untuk memahami kondisi pendidikan dan kebutuhan masyarakat secara langsung sebelum pelaksanaan aksi. Hasil pemetaan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan program yang sesuai dengan kondisi di Kabupaten Banjarnegara.
Dengan tema “Melangkah Bersama, Gemakan Cita”, GUIM 16 berfokus pada kontribusi mahasiswa Universitas Indonesia dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah rural Indonesia. Rangkaian ini disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah sasaran.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)













![[OPINI] Lagu Baru KATSEYE dan Kembalinya Male Gaze ke Ranah Arus Utama](https://image.idntimes.com/post/20260818/snapinsta_4e7bd0dd-1e56-40b2-88d1-7ce6112c04d9.jpg)






![[OPINI] Apakah Worth it Menjadi Guru Honorer Sebagai Lompatan Karier?](https://image.idntimes.com/post/20260208/mufid-majnun-catdhwuk3qc-unsplash_cf704924-3f7c-49a0-b3a5-ed38ff9d6d85.jpg)
![[OPINI] KDMP dan Dilema Negara Hukum: Haruskah Kecepatan Mengalahkan Kajian?](https://image.idntimes.com/post/20260731/1000610924_78370192-faf2-4ae9-a6ff-2df50986b9b9.jpg)