Menurut laman The Nature Conservancy, saat akan menangkap mangsa, mereka mencengkeramnya dengan menggunakan paruhnya yang melengkung. Lalu membawanya terbang ke benda runcing terdekat seperti duri kaktus, ranting, atau kawat berduri.
5 Burung dengan Strategi Berburu Paling Ganas di Alam Liar

- Lima spesies burung menunjukkan strategi berburu ekstrem, mulai dari pentet yang menusuk mangsa di duri hingga elang harpy dengan cakar sekuat beruang grizzly.
- Burung sekretaris menaklukkan ular dengan tendangan cepat dan kuat, sementara alap-alap kawah menyambar mangsa dari udara dengan kecepatan luar biasa.
- Great horned owl mengandalkan penyergapan senyap di malam hari, sedangkan elang harpy memanfaatkan kekuatan fisik dan penglihatan tajam untuk menangkap mangsa besar.
Di alam liar, kecepatan terbang saja tidak cukup bagi burung dapat bertahan hidup. Mereka harus mampu mendapatkan makanan untuk bertahan hirup tengah persaingan yang ketat dengan mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, kecerdasan dan kemampuan beradaptasi untuk melumpuhkan mangsa dengan efisien.
Setiap spesies memiliki strategi berburu yang berbeda-beda. Dari ribuan spesies burung di dunia, beberapa di antaranya dikenal memiliki teknik berburu yang sangat ganas dan agresif. Berikut lima burung dengan strategi berburu paling ganas di alam liar.
1. Burung pentet berburu dengan menusuk mangsa pada duri

Burung pentet juga dikenal dengan burung jagal karena teknik berburunya yang dikenal sadis, yaitu menusuk tubuh mangsanya pada benda tajam hingga tewas. Meski dibekali penglihatan tajam dan paruh yang runcing, mereka tidak memiliki cakar kuat seperti burung elang. Akibatnya, mereka tidak dapat mencengkeram sekaligulis mengoyak makanan pada saat yang bersamaan.
Mangsa tersebut kemudian ditancapkan hingga lumpuh dan mati. Jika tidak ada benda berduri di dekatnya, burung pentet juga akan menjepit mangsanya di lekukan cabang pohon. Mereka akan memakan mangsanya sedikit demi sedikit, atau meninggalkannya untuk nanti. Target buruan mereka sangat beragam meliputi serangga, amfibi, reptil, burung lain hingga mamalia kecil.
2. Burung sekretaris berburu dengan serangan kaki yang mematikan

Burung sekretaris sangat terkenal karena kemampuannya dalam mengejar, menangkap, dan membunuh berbagai jenis ular. Saat berhadapan dengan ular berbisa, reptil tersebut mungkin mencoba menggigit bulu-bulu burung sekretaris yang mengepak.
Namun, bulu-bulu tersebut berfungsi sebagai pengalih perhatian, karena gigitan pada bulu yang berongga tidak akan menyakiti burung sama sekali. Di saat mangsa terdistraksi, burung sekretaris akan langsung mengejak, mematuk, atay menginjak-injak mangsa sehingga mereka dapat menelannya bulat-bulat.
Mengingat keselahan kecil bisa berakibat fatal, burung ini mampu memberikan serangan kaki yang cepat, kuat, dan akurat yang cukup untuk membuat mangsanya pingsan dan mati. Para peneliti telah menemukan bahwa burung sekretaris dapat menendang dengan kekuatan 195 Newton, yang setara dengan lima kali berat badannya sendiri, ketika mereka menyerang dan membunuh mangsanya.
3. Burung alap-alap kawah menyambar mangsa dengan kecepatan kilat dari udara

Burung alap-alap kawah dikenal dengan pemangsa tercepat di dunia dan sering disebut 'jet fighter' dalam dunia burung. Saat mengamati sekelompok target potensial dari jarak yang jauh, contohnya jalak, salah satu taktiknya adalah terbang tinggi lalu berputar. Setelah itu, ia menukik sambil mengepakkan sayap untuk meningkatkan kecepatan.
Bagi jalak, sangat sulit untuk bergerak dan menghindar dari serangan mendadak tersebut. Dengan bentuk sayap yang dirancang untuk kecepatan tinggi, alap-alap kawah segera menyusutkan kedua sayapnya ke dalam, yang membantunya meluncur dengan kecepatan maksimal. Sebelum melakukan serangan terakhirnya, ia akan membuka sayapnya untuk sedikit mengurangi kecepatan. Dalam sekejap, satu dari sekian banyak jalak yang terbang di kawanan tersebut sudah berada dalam genggamannya.
4. Great horned owl berburu menggunakan strategi penyergapan senyap

Great horned owl mengandalkan strategi penyergapan senyap dalam berburu. Para naturalis awal menyebut burung hantu ini sebagai 'harimau bersayap' karena kehebatannya yang mematikan. Saat berburu, great horned owl biasanya berdiam diri di dahan pohon dan hampir tak terlihat di bawah sinar bulan. Meski tampak bersantai atau tidur, mereka tengah memantau pergerakan mangsa dengan menggunakan penglihatan dan pendengaran yang tajam.
Begitu menemukan targetnya, burung ini akan meluncur turun dengan kecepatan tinggi tanpa suara sehingga mampu mengejutkan mangsa dengan serangan tiba-tiba dan mematikan. Dengan cakar yang kuat dan tajam serta paruh yang melengkung, burung hantu mencengkeram mangsanya dengan kuat sambil mencabik-cabiknya. Kemampuan berburu yang efisien ini menjadikan mereka salah satu predator puncak yang paling ditakuti di habitatnya dalam kegelapan malam.
5. Burung elang harpy mengandalkan kekuatan cakarnya untuk menangkap mangsa

Burung elang harpy memiliki cakar kuat sepanjang 5 inci yang menyaingi ukuran serta kekuatan cakar beruang grizzly. Saat berburu, elang harpy akan bertengger diam-diam di cabang pohon yang menjulang tinggi, lalu mengandalkan penglihatan luar biasanya untuk mendeteksi mangsa. Bahkan, mereka dapat mendeteksi gerakan dari jarak lebih dari 200 meter. Begitu target muncul, elang harpy langsung menukik dengan ketepatan tinggi dan menangkap mangsanya.
Hebatnya, elang harpy mampu membawa mangsa yang beratnya setara dengan bobot mereka sendiri, yaitu sekitar 20 pon. Dipadukan dengan kaki yang kuat dan paruh melengkung yang dirancang untuk merobek daging, cakar ini memberi elang harpy kemampuan untuk menjatuhkan bahkan penghuni puncak pohon yang paling sulit ditangkap seperti kukang dan monyet.
Itulah lima burung dengan strategi berburu paling ganas di alam liar. Demi menaklukkan mangsa, masing-masing mengandalkan teknik yang berbeda, mulai dari kecepatan, ketepatan, kekuatan hingga kecerdasan dalam menyerang. Menurutmu, burung mana yang memiliki teknik berburu paling mengagumkan?

















![[QUIZ] Dari Jenis Bintang Favoritmu, Ini Caramu Menginspirasi Orang Lain](https://image.idntimes.com/post/20250519/nathan-anderson-ohx4v80mjm8-unsplash-4c4e0935346233c8fec14261a45ff371-31f818ca2da34f048691f75a0da0672a.jpg)


