Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Badain Jaran, Gurun di China yang Punya Ratusan Danau

5 Fakta Badain Jaran, Gurun di China yang Punya Ratusan Danau
Gurun Badain Jaran (flickr.com/Götz Datko)
Intinya Sih
  • Gurun Badain Jaran di Mongolia Dalam, China, dikenal memiliki bukit pasir tertinggi di dunia seperti Bilutu Peak yang mencapai sekitar 460 meter dan tetap stabil selama ribuan tahun.
  • Di tengah hamparan pasirnya, terdapat sekitar 144 danau dengan warna beragam akibat kandungan mineral berbeda, menciptakan pemandangan kontras antara gurun gersang dan air tenang.
  • Meski terpencil dan sulit dijangkau, gurun ini menyimpan fenomena suara pasir alami serta Kuil Buddha Tibet abad ke-18 yang menjadi simbol spiritual di tengah alam ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Ketika mendengar kata "gurun pasir", kebanyakan orang mungkin membayangkan hamparan pasir yang luas, kering, dan panas. Namun, gambaran tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan Gurun Badain Jaran yang berada di wilayah Mongolia Dalam, China.

Sebagai gurun terbesar ketiga di China, Badain Jaran menyimpan banyak hal menarik. Di balik kondisi alamnya yang ekstrem, gurun ini memiliki sejumlah karakteristik unik yang membuatnya menarik untuk dipelajari. Yuk, simak lima fakta menarik tentang Badain Jaran berikut ini!

1. Gurun dengan bukit pasir tertinggi di dunia

Bilutu Peak
Bilutu Peak (flickr.com/loraineltai)

Gurun Badain Jaran dikenal sebagai rumah bagi beberapa bukit pasir tertinggi di dunia. Gurun yang berada di Dataran Tinggi Alashan ini memiliki banyak bukit pasir raksasa atau mega-dune yang mendominasi lanskapnya. Salah satu yang paling terkenal adalah Bilutu Peak, yang memiliki ketinggian relatif sekitar 460 meter. Dengan ukuran tersebut, bukit pasir ini tampak menyerupai gunung yang menjulang di tengah hamparan gurun.

Menariknya, bukit-bukit pasir di Badain Jaran tetap stabil meski berada di wilayah yang kering dan berangin. Kondisi geografis serta kelembapan yang tersimpan di bawah permukaan tanah membantu menjaga bentuknya selama ribuan tahun. Karena itulah, gurun ini memiliki pemandangan berupa deretan bukit pasir raksasa yang menjadi salah satu ciri khas utamanya.

2. Memiliki ratusan danau di tengah gurun

salah satu danau yang ada di Gurun Badain Jaran
salah satu danau yang ada di Gurun Badain Jaran (commons.wikimedia.org/Schwendi13)

Gurun biasanya identik dengan wilayah yang kering dan minim sumber air. Namun, pemandangan yang berbeda justru dapat ditemukan di Gurun Badain Jaran. Di tengah hamparan bukit pasir yang luas, terdapat sekitar 144 danau yang tersebar di antara sela-sela pasir. Kehadiran ratusan danau ini menciptakan kontras yang menarik antara lanskap gurun yang gersang dan permukaan air yang tenang.

Menariknya, danau-danau yang dikenal dengan sebutan Haizi ini memiliki ukuran dan karakter yang beragam. Sebagian danau berwarna biru, hijau, hingga kemerahan karena kandungan mineral yang berbeda-beda. Perpaduan warna air, pasir keemasan, dan endapan garam di beberapa tepi danau membuat pemandangan di Badain Jaran terlihat sangat berbeda dari gurun biasa.

3. Salah satu gurun paling sulit diakses di dunia

letak Gurun Badain Jaran yang berada di wilayah terpencil China.
letak Gurun Badain Jaran yang berada di wilayah terpencil China. (commons.wikimedia.org/Sjoerd van Oort)

Gurun Badain Jaran terletak di wilayah yang cukup terpencil di Dataran Tinggi Alashan, China. Lokasinya yang jauh dari pusat kota membuat kawasan ini tidak mudah dijangkau. Sebagian besar wilayah gurun ini juga masih berupa area alami yang sangat luas dan tidak berpenghuni.

Kondisi medan di Badain Jaran pun menjadi tantangan berat tersendiri. Hamparan pasir yang luas tanpa akses jalan tetap membuat perjalanan ke dalam gurun menjadi sulit, sehingga membutuhkan kendaraan tangguh serta pemandu khusus. Karena itu, eksplorasi ke wilayah ekstrem ini tidak bisa dilakukan secara mandiri dan memerlukan persiapan logistik yang sangat matang.

4. Fenomena “suara pasir” yang bisa terdengar seperti gemuruh

pasir di Gurun Badain Jaran dapat menghasilkan suara alami.
pasir di Gurun Badain Jaran dapat menghasilkan suara alami. (flickr.com/Rita Willaert)

Selain keindahan visualnya, Gurun Badain Jaran juga memiliki fenomena unik berupa suara pasir atau singing sands. Di beberapa bagian gurun, hamparan pasir yang biasanya sunyi bisa menghasilkan suara alami. Suara ini tidak selalu lembut, tetapi sering terdengar seperti dengungan rendah atau gemuruh yang cukup dalam.

Fenomena ini terjadi saat angin bertiup kencang atau ketika pasir mulai bergerak dan bergesekan satu sama lain. Gesekan antarbutiran pasir kering inilah yang menghasilkan getaran suara yang khas. Uniknya, suara ini bisa terdengar cukup jelas hingga radius beberapa kilometer dan memberi kesan seolah gurun memiliki “suara” yang berasal dari alam itu sendiri.

5. Ada kuil dan tempat ibadah di area tertentu

kuil Buddha yang berdiri di tengah Gurun Badain Jaran.
kuil Buddha yang berdiri di tengah Gurun Badain Jaran. (flickr.com/runner PL)

Meskipun Gurun Badain Jaran dikenal sebagai wilayah yang sangat ekstrem dan tidak ramah bagi kehidupan manusia, di dalamnya masih terdapat jejak peradaban berupa tempat ibadah. Di area terpencil gurun ini berdiri Kuil Badain Jaran, sebuah kuil Buddha Tibet yang dibangun sejak abad ke-18 pada masa Dinasti Qing. Bangunan ini menjadi bukti bahwa manusia pada masa lalu mampu bertahan dan membangun tempat ibadah di tengah kondisi alam yang sangat sulit.

Kuil ini juga memiliki hubungan dengan kehidupan dan tradisi masyarakat lokal yang tinggal di sekitar gurun. Bagi sebagian kecil penduduk setempat, kuil ini bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga tempat yang memiliki nilai budaya dan spiritual. Di tengah sunyinya lautan pasir, keberadaan kuil ini memberikan kesan tenang dan berbeda, seolah menjadi pusat kecil kehidupan di tengah alam yang luas.

Dari kelima fakta di atas, Badain Jaran menunjukkan bahwa gurun ini tidak hanya luas dan kering, tetapi juga memiliki banyak hal yang membuatnya berbeda dari bayangan umum tentang gurun pada umumnya. Semua keunikan itu membuatnya terasa seperti satu lanskap yang benar-benar berdiri dengan karakternya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More