Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Iceland Gull, Spesies Camar Penghuni Perairan Ekstrem Arktik!

Iceland Gull
Iceland Gull (commons.wikimedia.org/Mdf)
Intinya sih...
  • Nama yang cukup mengecoh
  • Burung ini sebenarnya melakukan proses bersarang di tebing-tebing pesisir wilayah Arktik yang tinggi dan mencari makan di perairan terbuka di antara bongkahan es laut.
  • Punya variasi warna sayap yang unik
  • Burung dewasa memiliki punggung dan sayap berwarna abu-abu pucat, namun warna ujung sayapnya sangat bervariasi mulai dari abu-abu hingga putih bersih di wilayah Timur.
  • Proporsi tubuh dan wajah yang khas
  • Iceland gull memiliki struktur kepala dan paruh yang memberikan visual berbeda dari kelompok camar besar lainnya. Ukuran tubuhnya berada di antara burung
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Burung camar sering kali diidentifikasi sebagai burung pantai yang mencari sisa makanan di sekitar pemukiman manusia. Namun, Iceland gull (Larus glaucoides) memiliki karakteristik berbeda karena menghabiskan sebagian besar hidupnya di wilayah kutub dengan suhu rendah. Spesies ini merupakan burung tangguh yang mampu beraktivitas di tengah angin kencang wilayah Arktik.

Terdapat beberapa alasan teknis yang membuat burung ini dikategorikan sebagai spesies unik jika dibandingkan dengan jenis camar lain yang hidup di wilayah beriklim sedang. Penasaran apa saja keunggulan burung ini dalam menaklukkan dinginnya kutub? Mari kita bedah satu per satu fakta menariknya di bawah ini!

1. Nama yang cukup mengecoh

Iceland Gull
Iceland Gull (commons.wikimedia.org/George Murre)

Nama populer burung ini sering kali menimbulkan persepsi bahwa mereka berasal dari negara Islandia. Dilansir laman All About Birds, burung dengan nama ilmiah Larus glaucoides ini sebenarnya melakukan proses bersarang di tebing-tebing pesisir wilayah Arktik yang tinggi dan mencari makan di perairan terbuka di antara bongkahan es laut.

Wilayah Islandia hanyalah lokasi persinggahan selama musim dingin karena ketersediaan perairan terbuka yang tidak membeku secara total. Spesies ini terdiri dari tiga subspesies berbeda, di mana jenis yang berkembang biak di Greenland memang sering menghabiskan waktu musim dingin di Atlantik Utara, termasuk Islandia. Namun, secara keseluruhan mereka tetap merupakan pengunjung musiman yang akan kembali ke arah utara yang lebih ekstrem saat memasuki siklus reproduksi.

2. Punya variasi warna sayap yang unik

Iceland Gull
Iceland Gull (commons.wikimedia.org/George Murre)

Ciri fisik yang membedakan Iceland gull dari spesies camar lainnya terletak pada variasi warna ujung sayap yang sangat beragam tergantung wilayahnya. Masih dari laman All About Birds, burung dewasa memiliki punggung dan sayap berwarna abu-abu pucat, namun warna ujung sayapnya sangat bervariasi mulai dari abu-abu hingga putih bersih di wilayah Timur.

Perbedaan regional ini sangat terlihat pada tiga subspesiesnya, yakni tipe Iceland yang punya ujung sayap sangat pucat, tipe Kumlien’s yang bervariasi dari putih hingga abu-abu, dan tipe Thayer’s yang cenderung memiliki sayap lebih gelap. Meskipun warnanya berbeda-beda, ciri tetap yang bisa ditemukan pada semua umur spesies ini adalah bagian kaki yang selalu berwarna merah muda sepanjang hidupnya.

3. Proporsi tubuh dan wajah yang khas

Iceland Gull
Iceland Gull (commons.wikimedia.org/Seabamirum)

Secara morfologi, Iceland gull memiliki struktur kepala dan paruh yang memberikan visual berbeda dari kelompok camar besar lainnya. Masih dari laman All About Birds, spesies ini masuk dalam kategori camar berukuran sedang yang memiliki paruh relatif tipis dan pendek, serta sayap yang cukup panjang hingga melampaui ekornya saat sedang hinggap.

Ukuran tubuhnya berada di antara burung gagak dan angsa, atau secara spesifik lebih besar dari Ring-billed Gull namun lebih kecil dari Herring Gull. Proporsi kepala yang bulat dan paruh pendek ini secara visual memberikan kesan wajah yang lebih lembut dan tidak segarang jenis camar besar pada umumnya. Struktur tubuh yang ramping tersebut sangat mendukung pergerakan mereka saat harus bertahan di habitat kutub yang memiliki tekanan angin cukup kuat.

4. Pola makan yang sangat fleksibel

Iceland Gull
Iceland Gull (commons.wikimedia.org/Wildreturn)

Iceland gull merupakan pemburu sekaligus pemakan bangkai yang memiliki daftar sumber makanan sangat luas untuk bertahan hidup. Dilansir laman Audubon, meskipun ikan kecil merupakan makanan utamanya, burung ini juga mengonsumsi moluska, krustasea, hingga berbagai jenis biji-bijian dan buah beri.

Di sekitar koloni burung laut yang lebih kecil, mereka sering mengambil telur atau anak burung yang sudah mati untuk dimakan. Kemampuan adaptasi mereka dalam mencari makan juga terlihat saat mereka berada di dekat aktivitas manusia, di mana mereka sering mencari sisa makanan di sekitar dermaga, kapal penangkap ikan, hingga tempat pembuangan sampah demi memenuhi kebutuhan energi di suhu dingin.

5. Kebiasaan bersarang di tebing curam

Iceland Gull
Iceland Gull (commons.wikimedia.org/Rob Oo)

Proses perkembangbiakan spesies ini dilakukan dalam koloni yang sering kali bercampur dengan jenis burung laut lain seperti Black-legged Kittiwakes. Masih dari laman Audubon, lokasi sarang mereka biasanya berada pada bagian langkan tebing laut yang tinggi dan menghadap langsung ke arah samudera terbuka.

Sarang tersebut berbentuk gundukan besar yang terbuat dari campuran rumput, lumut, serta serpihan benda lainnya dengan cekungan dangkal pada bagian atasnya. Biasanya, burung ini baru akan memulai proses perkembangbiakan pertama kali saat mereka sudah menginjak usia sekitar empat tahun, dengan sarang yang dibangun secara gotong royong oleh pasangan jantan dan betinanya.

Itulah fakta mengenai Iceland gull yang memiliki habitat di wilayah perairan ekstrem Arktik. Melalui kombinasi ciri fisik dan kemampuan bertahan hidup yang spesifik, burung ini mampu menempati wilayah kutub yang dingin secara berkelanjutan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Iceland Gull, Spesies Camar Penghuni Perairan Ekstrem Arktik!

02 Feb 2026, 18:49 WIBScience