Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Budapest Keleti, Stasiun Kereta Api Utama di Budapest

5 Fakta Budapest Keleti, Stasiun Kereta Api Utama di Budapest
Stasiun Budapest Keleti di Budapest, Hungaria. (commons.wikimedia.org/Mister No)
  • Stasiun Budapest Keleti, terminal internasional dan antarkota utama Budapest, dibuka pada 16 Agustus 1884 setelah dibangun sejak 1881 dengan sistem pencahayaan listrik modern.
  • Awalnya bernama Központi atau Stasiun Pusat, namanya berubah menjadi Keleti pada 1892 karena melayani rute menuju Transylvania dan Balkan di timur.
  • Dirancang bergaya eklektik, Keleti memiliki 7 peron dan 13 jalur, dihiasi patung serta mural, dan terhubung ke rute internasional maupun Metro M2 dan M4.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di antara banyaknya bangunan bersejarah yang menghiasi Budapest sebagai kota utama Hungaria, Stasiun Budapest Keleti berdiri sebagai salah satu yang paling ikonik. Stasiun ini merupakan terminal kereta api internasional dan antarkota utama di Budapest, yang berlokasi tepat di titik persimpangan tempat Jalan Rákóczi bercabang menjadi Jalan Kerepesi dan Jalan Thököly.

Lantas, bagaimana sejarah di balik megahnya bangunan Stasiun Budapest Keleti hingga menjadi pusat transportasi yang begitu penting? Yuk, simak fakta menariknya di artikel ini!

  1. 1. Awalnya bernama stasiun kereta api központi, alias stasiun pusat

    Interior Stasiun Budapest Keleti.
    Interior Stasiun Budapest Keleti. (commons.wikimedia.org/Németh Tibor)

    Dilansir Rail4V4+V, stasiun ini awalnya bernama Stasiun Kereta Api Központi yang berarti Stasiun Pusat. Pada tahun 1892, namanya resmi diubah menjadi Stasiun Kereta Api Keleti atau Stasiun Timur. Nama baru ini diberikan karena rute keretanya melayani perjalanan menuju wilayah Transylvania dan Balkan yang berada di sebelah timur.

    Alasan perubahan nama ini sebenarnya cukup sederhana. Selain karena posisinya di bagian timur kota, stasiun ini memang menghubungkan Budapest dengan daerah-daerah di sisi timur. Pengambilalihan stasiun oleh perusahaan kereta api negara pada tahun tersebut juga membuat sebutan stasiun "pusat" menjadi tidak cocok lagi.

  2. 2. Dibuka pada 16 Agustus 1884

    Interior Stasiun Budapest Keleti.
    Interior Stasiun Budapest Keleti. (commons.wikimedia.org/Julian Nyča)

    Proses dekorasi dan pembangunan Stasiun Budapest Keleti berlangsung dari tahun 1881 hingga 1884. Setelah pembangunannya selesai, stasiun ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 16 Agustus 1884. Kehadiran stasiun baru ini langsung menyedot perhatian banyak orang pada masa itu.

    Stasiun Budapest Keleti bahkan sempat dianggap sebagai salah satu terminal kereta api paling modern di Eropa. Hal ini disebabkan karena stasiun tersebut sudah canggih dan dilengkapi dengan sistem pencahayaan listrik. Fasilitas penerangan ini mengandalkan 70 lampu busur serta 644 lampu pijar buatan pabrik Ganz.

  3. 3. Dirancang dengan gaya eklektik

    Fasad berornamen dari Stasiun Budapest Keleti.
    Fasad berornamen dari Stasiun Budapest Keleti. (commons.wikimedia.org/Ralf Roletschek - Fahrradtechnik und Fotografie)

    Bangunan megah ini dirancang dengan gaya eklektik oleh dua ahli, yaitu Gyula Rochlitz dan János Feketeházy. Untuk menunjang operasionalnya, Stasiun Budapest Keleti memiliki 7 peron yang melayani 13 jalur kereta. Dilansir We Love Budapest, pada awal pembukaannya, jalur kereta di stasiun ini sudah mampu menangani lalu lintas hingga 52 kereta setiap harinya.

    Selain tampilannya yang indah, aula utama stasiun ini juga sangat mengesankan karena ukurannya yang besar. Area stasiun ini membentang sangat luas hingga mencapai 16.800 meter persegi. Bagian aula tertutupnya saja memiliki panjang 180 meter, lebar 42 meter, serta tinggi bangunan mencapai 31,4 meter.

  4. 4. Dihiasi patung dua tokoh penting dan lukisan dinding yang indah

    Aula keberangkatan Stasiun Budapest Keleti yang dihiasi dengan lukisan dinding.
    Aula keberangkatan Stasiun Budapest Keleti yang dihiasi dengan lukisan dinding. (commons.wikimedia.org/Zátonyi Sándor, ifj. Fizped)

    Fasad utama Stasiun Budapest Keleti dihiasi oleh patung dua tokoh penting dalam sejarah perkeretaapian dunia. Patung pertama menggambarkan James Watt, penemu asal Skotlandia yang berhasil menyempurnakan mesin uap. Patung kedua adalah George Stephenson, seorang insinyur asal Inggris yang dijuluki sebagai Bapak Perkeretaapian.

    Keindahan stasiun ini tidak hanya terlihat dari luar, tetapi juga berlanjut hingga ke bagian dalam bangunan. Area dalam stasiun dipercantik dengan hiasan lukisan dinding yang indah karya Károly Lotz. Sementara itu, bagian lobi stasiun dipenuhi dengan karya seni lukisan dinding menarik ciptaan Mór Than.

  5. 5. Menawarkan banyak pilihan rute perjalanan internasional

    Interior Stasiun Budapest Keleti.
    Interior Stasiun Budapest Keleti. (commons.wikimedia.org/Random photos 1989)

    Dilansir Czech Rails, Stasiun Budapest Keleti merupakan salah satu pusat kereta api utama yang sangat penting di wilayah Eropa Tengah. Stasiun ini menawarkan banyak pilihan rute perjalanan internasional yang nyaman bagi para wisatawan. Kamu bisa naik kereta menuju Bukares untuk menikmati pemandangan indah di Hungaria dan Rumania, atau memilih rute populer lain seperti ke Wina, Praha, dan Beograd.

    Akses menuju stasiun ini juga sangat mudah dijangkau oleh masyarakat umum maupun wisatawan. Penumpang dapat menggunakan transportasi umum berupa sistem kereta bawah tanah untuk sampai ke lokasi. Saat ini, Stasiun Keleti dilayani langsung oleh jalur Metro M2 yang berwarna merah dan jalur Metro M4 yang berwarna hijau.

    Hingga kini, Stasiun Budapest Keleti masih terus berfungsi sebagai pusat perjalanan kereta api yang penting dan sibuk di Hungaria. Perpaduan antara bangunan yang megah dan fungsinya yang modern membuat stasiun ini tetap berdiri kokoh mengikuti perkembangan zaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More