Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Indonesia Tidak Mendapat Gerhana Matahari Total 12 Agustus?

Kenapa Indonesia Tidak Mendapat Gerhana Matahari Total 12 Agustus?
ilustrasi gerhana matahari total (unsplash.com/Joseph Corl)
Intinya Sih
  • Indonesia tidak bisa menyaksikan gerhana karena fenomena berlangsung saat wilayah Indonesia mengalami malam.

  • Jalur totalitas gerhana tidak melewati Indonesia, melainkan wilayah seperti Greenland, Islandia, Spanyol, dan Portugal.

  • Posisi dan pergerakan Bumi maupun Bulan menentukan wilayah yang dapat menyaksikan gerhana total.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pada 12 Agustus 2026, gerhana matahari total akan terjadi dan bisa disaksikan secara langsung dari beberapa wilayah di Bumi. Fenomena ini menarik perhatian karena Bulan akan menutupi Matahari sepenuhnya sehingga langit di sekitar jalur gerhana bakal menjadi gelap. Sayangnya, masyarakat di Indonesia tidak bisa melihat fase total gerhana secara langsung.

Ini bukan berarti gerhananya tidak terjadi, melainkan karena Indonesia berada di luar jalur bayangan Bulan saat gerhana berlangsung. Selain soal lokasi, waktu terjadinya gerhana juga menjadi faktor penting yang menentukan apakah suatu wilayah bisa melihatnya atau tidak. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa alasan kenapa gerhana matahari total 12 Agustus 2026 tidak bisa disaksikan di Indonesia.

1. Gerhana terjadi saat Indonesia mengalami malam

ilustrasi gerhana matahari total
ilustrasi gerhana matahari total (pixabay.com/sandid)

Gerhana matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026, tepatnya ketika Bulan melintas di depan Matahari dan menutupinya dari pandangan wilayah tertentu di Bumi. Berdasarkan waktu Indonesia bagian barat, gerhana berlangsung mulai sekitar pukul 22.35 WIB pada 12 Agustus hingga 02.57 WIB pada 13 Agustus 2026. Pada rentang waktu tersebut, gerhana total dapat diamati dari wilayah seperti Greenland bagian timur dan Spanyol.

Sementara itu, Indonesia sedang mengalami malam hari sehingga Matahari berada di bawah cakrawala dan tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Dengan kata lain, meski gerhana sedang berlangsung, posisi Matahari tidak memungkinkan fenomena tersebut terlihat dari Indonesia. Inilah salah satu alasan mengapa Indonesia harus melewatkan gerhana matahari total kali ini.

2. Jalur totalitas tidak melewati Indonesia

ilustrasi gerhana matahari total
ilustrasi gerhana matahari total (unsplash.com/Erika Löwe)

Selain terjadi saat Indonesia mengalami malam, ada alasan lain mengapa fase total gerhana ini tidak bisa dilihat dari Indonesia. Menurut NASA dan BMKG, jalur totalitas gerhana matahari 12 Agustus 2026 hanya melewati wilayah tertentu di Bumi, seperti Greenland, Islandia, Spanyol, dan sebagian Portugal. Jalur totalitas adalah area yang dilewati bayangan Bulan sehingga pengamat di sana dapat melihat Matahari tertutup sepenuhnya.

Indonesia berada di luar jalur totalitas sehingga tidak dapat melihat Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Dengan kata lain, bayangan Bulan yang menyebabkan fase total hanya melintasi wilayah-wilayah yang berada di jalur tersebut. Jadi, meski Bulan sedang melintas di depan Matahari, bayangannya tidak jatuh di wilayah Indonesia.

3. Posisi Bumi dan Bulan menentukan wilayah yang bisa melihat gerhana

ilustrasi gerhana matahari cincin
ilustrasi gerhana matahari cincin (unsplash.com/Jongsun Lee)

Menurut NASA, gerhana matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi. Namun, bayangan tersebut tidak menutupi seluruh Bumi karena ukurannya hanya mencapai sebagian wilayah. Saat gerhana berlangsung, posisi Bumi dan Bulan membuat bayangan bergerak melintasi permukaan Bumi.

Wilayah yang dilewati bagian paling gelap dari bayangan Bulan dapat menyaksikan gerhana total. Sementara, wilayah yang hanya terkena bagian bayangan yang lebih samar akan melihat gerhana sebagian. Karena posisi bayangan Bulan berubah dari satu gerhana ke gerhana lainnya, wilayah yang bisa menyaksikan gerhana total juga tidak selalu sama.

Gerhana matahari total bukan hanya soal Bulan yang menutupi Matahari, tetapi juga tentang bagaimana posisi Bumi dan Bulan menentukan wilayah yang bisa menyaksikannya. Untuk Indonesia, kesempatan melihat gerhana total kali ini memang harus dilewatkan, tetapi fenomena ini tetap bisa dinikmati lewat siaran langsung melalui perangkatmu. Kalau suatu saat bisa berburu gerhana matahari total, kamu mau melihatnya dari negara mana, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More