5 Fakta Ethiopian Wolf, Serigala yang Hidup di Ketinggian Ekstrem

- Hidup di Dataran TinggiEthiopian wolf hidup di ketinggian 3.000-4.500 MDPL, beradaptasi dengan udara tipis dan suhu dingin.
- Makan RodentiaMereka memakan rodentia seperti tikus dan giant mole-rat, membantu mengontrol populasi dan mencegah penyebaran penyakit.
- Hidup dalam Kelompok KecilHewan ini hidup dalam kelompok kecil 2-13 individu dengan struktur sosial yang kompleks dipimpin oleh pasangan alpha.
Ethiopian wolf (Canis simensis) merupakan spesies mamalia yang termasuk dalam keluarga Canidae. Mereka juga adalah spesies serigala endemik di Ethiopia, Afrika. Uniknya, Mereka juga adalah salah satu dari sedikit spesies serigala yang hidup di dataran tinggi. Mereka memang kerabat serigala lainnya, ethiopian wolf memang memiliki adaptasi yang berbeda dengan lingkungan ekstrem.
Untuk kenalan lebih dekat dengan hewan yang satu ini, yuk kita ketahui lima fakta menarik lainnya yang dimiliki oleh ethiopian wolf Berikut ini.
1. Hidup di Dataran Tinggi

Seperti yang disinggung di awak tadi, ethiopian wolf adalah salah satu spesies serigala yang hidup di dataran tinggi. Mereka hidup pada ketinggian antara 3.000-4.500 MDPL (Meter di atas Permukaan Laut). Ini juga membuat mereka salah satu spesies serigala yang hidup di ketinggian tertinggi di dunia.
Dataran tinggi Ethiopia memiliki udara yang tipis dan suhu yang dingin, namun ethiopian wolf telah beradaptasi dengan baik. Mereka juga memiliki bulu yang tebal dan kemampuan untuk menghemat energi, sehingga mereka dapat hidup di lingkungan yang ekstrem ini.
2. Makan Rodentia

Ethiopian wolf adalah predator yang sangat spesialis dalam makan. Hampir 95% dari mereka memakan rodentia, seperti tikus dan giant mole-rat. Mereka memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mencari dan menangkap mangsa kecil berkat telinga yang besar dan tajam terhadap pendengaran, serta hidung yang sangat sensitif.
Mereka juga dapat mendengar suara tikus yang bergerak di bawah tanah, dan dapat menggali untuk menangkap mereka. Dengan makan rodentia, ethiopian wolf membantu mengontrol populasi tikus dan giant mole-rat. Mereka juga membantu mencegah penyebaran penyakit yang dibawa oleh rodentia.
3. Hidup dalam Kelompok Kecil

Ethiopian wolf merupakan hewan yang hidup dalam kelompok kecil, yang terdiri dari 2-13 individu. Mereka juga memiliki struktur sosial yang kompleks, dengan dominasi yang dipimpin oleh pasangan alpha. Pasangan alpha memimpin kelompok dan membuat keputusan tentang mencari makanan dan tempat tinggal.
Kelompok ethiopian wolf juga memiliki hubungan yang erat. Mereka dapat bekerja sama untuk mencari makanan dan melindungi diri dari predator.
4. Aliansi Damai dengan Monyet Gelada

Ethiopian wolf dan monyet gelada mempunyai hubungan yang erat dalam menjaga makanan. Monyet gelada umumnya mereka memakan rumput, hal ini juga yang membuat tikus tidak takut untuk didekatnya karena monyet gelada tidak akan memakannya. Momen ini yang sering dimanfaatkan dan digunakan oleh ethiopian wolf untuk memudahkan mereka dalam mencari makan.
Mereka akan menggunakan monyet gelada sebagai penyamaran diri agar tikus-tikus yang berada di sekitar tidak kabur. Saat lengah, waktunya ethiopian wolf untuk melancarkan aksinya itu. Menurut penelitian, ini juga menguntungkan bagi monyet gelada, karena secara tidak sadar ethiopian wolf tidak memakan anak-anak mereka yang masih kecil.
5. Terancam Punah

Ethiopian wolf adalah salah satu spesies serigala yang paling terancam punah di dunia. Mereka terancam oleh kehilangan habitat, perburuan, dan penyakit, sehingga populasinya sangat kecil dan terbatas di wilayah Ethiopia. Mereka kehilangan habitat karena perluasan pertanian dan penggantian lahan, sehingga mereka tidak memiliki tempat untuk hidup dan mencari makanan.
Oleh karena itu, upaya konservasi sangat penting untuk melindungi hewan yang satu ini. Mereka perlu dilindungi dari perburuan dan kehilangan habitat.
Itu dia lima fakta unik dari ethiopian wolf, salah satu spesies serigala yang hidup dengan ketinggian paling tinggi di dunia. Meski begitu, hewan ini adalah hewan yang terancam punah dan populasinya tidak banyak di alam liar. Jangan sampai karena ulah manusia, hewan yang tidak bersalah ini punah untuk selamanya. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.


















