Galle, yang terletak di wilayah barat daya Sri Lanka, merupakan salah satu kota bersejarah yang masih berfungsi sebagai pusat hunian dan kegiatan ekonomi hingga saat ini. Kota ini memiliki sejarah panjang sebagai titik temu perdagangan internasional sejak abad ke-2, yang melibatkan pedagang dari berbagai belahan dunia seperti Arab, Persia, China, dan Eropa.
Berbeda dengan banyak situs sejarah lainnya, kawasan Benteng Galle tetap menjadi pemukiman aktif yang dihuni oleh masyarakat dari beragam latar belakang etnis dan agama. Berikut adalah 5 fakta tentang perkembangan sejarah, kondisi sosial, serta peran ekonomi kota ini bagi Sri Lanka.
