Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Kota Kilkenny, Tragedi Pembantaian Ribuan Bangsa Viking

5 Fakta Kota Kilkenny, Tragedi Pembantaian Ribuan Bangsa Viking
Kota Kilkenny, Irlandia (pexels.com/Jay's Photography)
Intinya Sih
  • Kilkenny, kota tertua kedua di Irlandia, memiliki sejarah panjang sejak abad ke-6 dengan dua pusat kekuasaan yang akhirnya bersatu pada 1843.
  • Kastil Kilkenny menjadi simbol kekuasaan Dinasti Butler selama lebih dari lima abad dan mengalami berbagai perubahan fungsi serta kepemilikan.
  • Gua Dunmore menyimpan bukti arkeologis pembantaian Viking abad ke-10, memperlihatkan sisi kelam sejarah The Marble City.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kilkenny mungkin bukan kota Irlandia yang paling terkenal, tetapi sejarahnya padat dan penting. Jalur Medieval Mile yang terawat menyimpan penemuan tentang perkembangan budaya dan politik di Eropa abad pertengahan. Catatan sejarah kota ini mencakup periode panjang yang membentuk struktur sosial, arsitektur, dan dinamika kekuasaan pada masanya.

Kota ini, yang dulunya merupakan gabungan dua pusat kekuasaan, telah berdiri sejak abad ke-6 dan memiliki catatan sejarah yang berkelanjutan. Fakta ini melibatkan sejarah panjang, perubahan arsitektur, dan pengungkapan situs kekerasan pada masa Viking. Penasaran? Berikut adalah kisah-kisah penting di dalam The Marble City ini.

1. Kota tertua kedua di Irlandia

Kota Kilkenny, Irlandia
Kota Kilkenny, Irlandia (pexels.com/Jay's Photography)

Asal-usul Kilkenny bermula dari masa gerejawi di Irlandia, dibangun di lokasi gereja abad ke-6 yang didirikan oleh St. Canice. Kilkenny sendiri, dalam bahasa Irlandia, dikenal sebagai Cill Chainnigh. Dilansir laman Britannica, nama tersebut berarti “Gereja St. Canice.” Kota ini juga merupakan ibu kota kuno kerajaan Ossory.

Pada masa Norman, Kilkenny secara fisik terbagi menjadi dua permukiman yang berbeda. Ada Irishtown, yang mendapat piagam dari para uskup Ossory, dan Englishtown, yang didirikan oleh William Marshal, Earl of Pembroke. Englishtown kemudian diangkat statusnya menjadi kota pada tahun 1609. Kedua permukiman ini kemudian disatukan pada tahun 1843, meski memiliki sejarah dan kekuasaan yang terpisah di masa lampau.

2. Kastil Kilkenny sebagai benteng Dinasti Butler yang pernah berubah fungsi

Kastil Kilkenny, Kota Kilkenny, Irlandia
Kastil Kilkenny, Kota Kilkenny, Irlandia (commons.wikimedia.org/Jonjobaker)

Kastil Kilkenny merupakan benteng yang sangat penting di sepanjang Medieval Mile kota tersebut. Benteng pertama di lokasi ini didirikan pada masa Anglo-Norman oleh Richard Fitz Gilbert de Clare. Dilansir laman History Hit, struktur kayu pertama itu kemudian diganti dengan bangunan batu pada tahun 1192 oleh William Marshal, dan kemudian keluarga Butler membelinya pada tahun 1391. Sejak pembelian itu, kastil berfungsi sebagai kediaman utama keluarga Butler selama lebih dari 500 tahun.

Kastil ini memiliki peran besar selama Irish Confederate Wars tahun 1640-an. Meskipun keluarga Butler adalah Protestan dan mendukung Raja Charles I, kastil tersebut sempat direbut oleh pemberontak Katolik dan dikepung oleh pasukan Oliver Cromwell saat penaklukan Irlandia.

Setelah kembali dari pengasingan pada tahun 1661, Butler merombak benteng abad pertengahan itu menjadi chateau yang lebih modern. Keluarga tersebut akhirnya meninggalkan kastil pada tahun 1935 dan menjualnya secara seremonial seharga £50 pada tahun 1967 kepada Komite Restorasi Kastil.

3. Gua Dunmore menjadi bukti arkeologis pembantaian Viking

Gua Dunmore, Kota Kilkenny, Irlandia
Gua Dunmore, Kota Kilkenny, Irlandia (commons.wikimedia.org/Crispin Purdye)

Gua Dunmore merupakan salah satu sistem gua alami terbesar di County Kilkenny, terbentuk selama jutaan tahun akibat peleburan gletser yang melarutkan batu kapur. Dilansir laman Heritage Daily, catatan sejarah paling awal tentang gua ini muncul dalam manuskrip The Triads of Ireland (abad ke-14 hingga ke-19), di mana tempat yang disebut “Dearc Fearna” dikategorikan sebagai salah satu dari “tiga tempat paling gelap di Irlandia”.

Catatan selanjutnya dalam Annals of the Four Masters (disusun 1632–1636) menyebut bahwa Gofraid ua Ímair, pemimpin Viking dari Dublin, menghancurkan dan menjarah Dearc Fearna serta membunuh seribu orang di sana pada abad ke-10 Masehi. Meski arkeologi tidak mengonfirmasi jumlah korban tersebut, penggalian tahun 1869 menemukan tulang belulang manusia dalam jumlah besar di dalam gua.

Pada 1973, arkeolog kembali menemukan sisa-sisa 19 orang dewasa dan 25 anak-anak, bersama penimbunan koin perak yang diperkirakan berasal dari sekitar tahun 930 Masehi. Sejumlah interpretasi menyebut Viking menyalakan api besar di pintu masuk gua untuk mencegah penduduk keluar, menyebabkan mereka mati lemas akibat kekurangan oksigen.

4. Kilkenny sebagai pusat desain dan kerajinan nasional Irlandia

Kota Kilkenny, Irlandia
Kota Kilkenny, Irlandia (pexels.com/Warren LeMay)

Pemerintah Irlandia memprakarsai berdirinya Kilkenny Design pada tahun 1963 di Kilkenny Design Centre. Dilansir laman Kilkenny Design, tujuan utamanya adalah mendukung mempromosikan dan mengangkat perajin dan desainer Irlandia. Pengrajin dari seluruh dunia diundang untuk berbagi keterampilan dan membantu mengembangkan perajin lokal menjadi wirausaha mandiri.

Penggunaan material autentik menjadi fokus utama dalam skema lokakarya ini yang mendorong penggunaan bahan-bahan asli seperti kayu rawa tanah liat dan marmer. Keberhasilan tersebut membuat toko Kilkenny Design pertama dibuka pada tahun 1965 di Kilkenny City. Pada tahun 1999 Kilkenny Design diambil alih oleh Marian O'Gorman dan keluarganya. Saat ini perusahaan ini beroperasi di 20 toko ritel dan dikenal sebagai nama ikonik di bidang kerajinan dan desain kontemporer Irlandia.

5. Memiliki warisan pembuatan bir dari biara abad ke-13

Smithwick's, Kota Kilkenny, Irlandia
Smithwick's, Kota Kilkenny, Irlandia (commons.wikimedia.org/N Chadwick)

Kisah Smithwick's Ale memiliki keterkaitan erat dengan Kilkenny dan berakar pada abad ke-13. Dilansir laman Smithwick's Experience, tempat pembuatan bir Smithwick's dibangun di atas fondasi bekas Biara St. Francis, tempat para biarawan menyeduh ale selama sekitar tiga ratus tahun.

Sejarah modern Smithwick's bermula pada 1700-an, ketika Irlandia berada di bawah Penal Laws yang melarang umat Katolik memiliki tanah atau menjabat posisi lokal. Pada masa ini, John Smithwick, seorang yatim piatu, bertekad berdagang. Dengan bantuan Richard Cole, John Smithwick menyewa sebidang tanah yang kemudian menjadi lokasi pabrik bir dan terpaksa beroperasi secara rahasia karena pembatasan hukum.

Bisnis tersebut berkembang hingga pada 1800-an cucunya, Edmond Smithwick, berhasil merebut kembali usaha keluarga dan untuk pertama kalinya memasang nama Smithwick's di atas gerbang pabrik.

Kilkenny menyimpan beragam fakta sejarah penting. Kota yang dikenal sebagai The Marble City memperlihatkan peninggalan bangsawan, perkembangan desain modern, serta bukti situs kekerasan dari abad pertengahan. Unsur-unsur tersebut tercatat dalam sejarah panjang Kilkenny.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More