Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Kumbang Kotoran, Serangga Kecil yang Pernah Dianggap Suci

5 Fakta Kumbang Kotoran, Serangga Kecil yang Pernah Dianggap Suci
kumbang kotoran (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT from FRANCE)
Intinya Sih
  • Kumbang kotoran hidup sepenuhnya bergantung pada kotoran hewan sebagai sumber makanan, tempat bertelur, dan perlindungan bagi larvanya.
  • Serangga ini punya kemampuan navigasi luar biasa dengan memanfaatkan cahaya matahari, bulan, bahkan galaksi Bima Sakti untuk menentukan arah saat menggulung bola kotorannya.
  • Kumbang kotoran berperan penting menjaga kebersihan lingkungan serta pernah dianggap suci di Mesir Kuno karena dikaitkan dengan dewa matahari dan simbol kehidupan baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Mendengar nama kumbang kotoran, banyak orang mungkin langsung membayangkan serangga yang menjijikkan dan hidup di tempat kotor. Anggapan itu memang tidak sepenuhnya salah, karena kumbang ini hidup di sekitar kotoran hewan. Meski begitu, kumbang kotoran ternyata memiliki kemampuan yang menarik.

Kumbang kotoran bukan hanya berperan sebagai pembersih alami, tetapi juga dikenal sebagai serangga yang sangat kuat dan pandai menentukan arah. Bahkan, pada masa Mesir Kuno, serangga ini pernah dianggap suci. Penasaran dengan fakta menarik lainnya? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

1. Mereka benar-benar hidup dari kotoran

kotoran hewan menjadi sumber makanan sekaligus tempat berkembang biak bagi kumbang kotoran.
kotoran hewan menjadi sumber makanan sekaligus tempat berkembang biak bagi kumbang kotoran. (commons.wikimedia.org/Duwwel)

Bagi kumbang kotoran, kotoran hewan bukanlah limbah, melainkan sumber makanan utama. Kotoran mengandung nutrisi dan kelembapan yang dibutuhkan kumbang ini untuk bertahan hidup. Bahkan, kumbang kotoran memiliki antena yang sangat sensitif sehingga mampu mendeteksi bau kotoran segar dari jarak yang cukup jauh dalam waktu singkat.

Kotoran juga digunakan sebagai tempat bertelur dan sumber makanan bagi larvanya. Setelah menetas, larva akan memakan serat yang masih tersisa di dalam kotoran, sedangkan kumbang dewasa lebih banyak mengambil nutrisi dari bagian yang lembut dan cair. Karena itulah, hampir seluruh siklus hidup kumbang kotoran sangat bergantung pada kotoran hewan.

2. Bisa menavigasi arah dengan bintang

beberapa spesies kumbang kotoran mampu memanfaatkan cahaya langit untuk menentukan arah.
beberapa spesies kumbang kotoran mampu memanfaatkan cahaya langit untuk menentukan arah. (pixabay.com/BlueFarrar)

Kumbang kotoran memiliki kemampuan navigasi yang unik. Saat menggulung bolanya, kumbang ini harus bergerak cepat dan lurus agar terhindar dari pesaing maupun predator. Untuk menentukan arah, beberapa spesies menggunakan cahaya matahari dan bulan sebagai penunjuk jalan. Bahkan, pada malam tanpa bulan, mereka mampu memanfaatkan cahaya Milky Way untuk membantu mereka tetap berada di jalur yang benar.

Kemampuan ini didukung oleh struktur mata mereka yang unik. Kumbang kotoran memiliki mata yang membantu mereka melihat ke arah tanah sekaligus memantau langit. Sebelum mulai berjalan, beberapa kumbang juga terlihat berputar di atas bola kotorannya untuk mengenali posisi cahaya di langit. Dengan cara itu, serangga kecil ini tetap bisa menemukan arah meski berada dalam kondisi gelap.

3. Termasuk serangga yang sangat kuat

Kumbang kotoran mampu mendorong beban berkali-kali lipat lebih berat dari tubuhnya.
Kumbang kotoran mampu mendorong beban berkali-kali lipat lebih berat dari tubuhnya. (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT from FRANCE)

Kumbang kotoran dikenal sebagai salah satu makhluk terkuat di dunia jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Salah satu spesiesnya, Onthophagus taurus, bahkan mampu menarik beban hingga lebih dari 1.000 kali berat tubuhnya sendiri. Jika dibandingkan dengan manusia, kekuatan itu setara dengan seseorang yang menarik enam bus tingkat sekaligus.

Bagi jenis kumbang penggelinding, tenaga yang kuat juga dibutuhkan untuk mendorong bola kotoran yang ukurannya jauh lebih besar dari tubuh mereka. Bola tersebut kemudian dibawa hingga ratusan meter untuk disimpan di tempat yang aman. Semua itu dilakukan agar sumber makanan mereka tidak direbut oleh kumbang lain.

4. Punya peran penting untuk lingkungan

aktivitas kumbang kotoran membantu menjaga tanah tetap subur dan lingkungan lebih bersih.
aktivitas kumbang kotoran membantu menjaga tanah tetap subur dan lingkungan lebih bersih. (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT from FRANCE)

Kumbang kotoran memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Tanpa kehadiran mereka, kotoran hewan bisa menumpuk lebih lama di permukaan tanah dan menyebabkan pencemaran udara. Dengan mengubur kotoran ke dalam tanah, kumbang ini membantu mengembalikan nutrisi penting agar dapat diserap kembali oleh tanaman. Cara tersebut juga membantu menjaga tanah tetap subur.

Selain itu, kumbang kotoran juga membantu menjaga kebersihan lingkungan dengan mengurangi tempat berkembangnya lalat dan parasit. Terowongan kecil yang mereka buat saat mengubur kotoran juga membantu air lebih mudah meresap ke dalam tanah. Meski ukurannya kecil, aktivitas kumbang kotoran punya pengaruh besar bagi lingkungan di sekitarnya.

5. Pernah dianggap suci di Mesir Kuno

simbol scarab banyak digunakan dalam perhiasan dan jimat pada masa Mesir Kuno.
simbol scarab banyak digunakan dalam perhiasan dan jimat pada masa Mesir Kuno. (commons.wikimedia.org/the Met)

Pada masa Mesir Kuno, salah satu jenis kumbang kotoran yang dikenal sebagai scarab pernah dianggap suci oleh masyarakat setempat. Kumbang ini dikaitkan dengan Khepri, dewa matahari dalam kepercayaan Mesir Kuno. Kebiasaan scarab yang menggulung bola kotoran dianggap mirip dengan perjalanan matahari yang bergerak melintasi langit setiap hari.

Karena dianggap memiliki makna penting, simbol scarab banyak digunakan dalam patung, perhiasan, hingga jimat pelindung. Scarab juga dipercaya melambangkan kelahiran kembali, kehidupan baru, dan keberuntungan. Bahkan, simbol kumbang ini sering digunakan dalam upacara pemakaman sebagai lambang harapan akan kehidupan setelah kematian.

Meski identik dengan kotoran hewan, kumbang kotoran ternyata memiliki banyak kemampuan dan peran penting yang tidak bisa diremehkan. Mulai dari membantu menjaga lingkungan hingga pernah dianggap suci pada masa Mesir Kuno, serangga kecil ini membuktikan bahwa alam selalu punya sisi menarik untuk dipelajari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More