5 Fakta Menakjubkan Belalang Raksasa, Jadi yang Terbesar di Australia

- Belalang raksasa merupakan belalang terbesar di Australia dengan panjang mencapai 9 centimeter dan beragam warna.
- Populasinya terpusat di Australia bagian utara, menghuni wilayah tropis dan subtropis, serta sering ditemukan di kebun dan area pertanian.
- Individu dewasa belalang raksasa merupakan pelompat yang andal, mampu menghasilkan satu generasi dalam setahun, dan hidup menyendiri.
Belalang merupakan salah satu musuh utama para petani. Pasalnya, serangga tersebut sering menyerang kebun, mampu merusak tanaman, dan sangat sulit dibasmi. Walau begitu, belalang tak selamanya merugikan, lho. Justru, beberapa spesies seperti Valanga irregularis atau belalang raksasa merupakan hewan eksotis yang menyimpan segudang fakta menakjubkan.
Contohnya, serangga tersebut merupakan belalang terbesar di Australia. Geraknnya juga lincah, bahkan ia memiliki lompatan yang sangat tinggi. Kemudian, belalang raksasa juga termasuk hewan penyendiri dan tak suka berkumpul dengan sesamanya. Penasaran dengan belalang raksasa? Maka dari itu, mari kita ulik tentangnya di artikel berikut.
1. Panjangnya mencapai 9 centimeter

Dilansir Australian Insects, individu betina punya ukuran yang lebih besar dari individu jantan. Dalam hal ini, panjang individu jantan sekitar 4 - 5 centimeter sementara individu betina bisa tumbuh hingga sepanjang 7 centimeter. Walau begitu, pernah ada laporan yang menyatakan kalau individu betina bisa tumbuh hingga 9 centimeter. Nah, dengan ukuran sebesar itu, belalang raksasa menyandang gelar sebagai belalang terbesar di Australia. Tak hanya besar, warnanya juga beragam, mulai dari hijau, cokelat, abu-abu muda, abu-abu tua, hingga kekuningan.
2. Menghuni Australia bagian utara

Sejatinya, belalang raksasa merupakan satwa endemik Australia. Secara spesifik, populasinya terpusat di Australia bagian utara. Walau begitu, ia juga bisa dijumpai di Australia bagian barat dan timur. Dalam hal ini, penyebarannya di bagian utara mulai dari wilayah Sydney dan penyebarannya yang paling selatan ada di daerah Perth. Uniknya, habitat hewan ini tak jauh berbeda dari belalang lain.
Dilansir Business Queensland, belalang raksasa sangat suka menghuni wilayah tropis dan subtropis. Tak hanya di alam liar seperti hutan, semak-semak, atau rerumputan, serangga ini juga kerap terlihat di kebun dan area pertanian, lho. Di dua termpat tersebut, serangga ini menjadi hama yang merugikan. Biasanya, belalang raksasa akan menggerogoti daun, buah beri, dan tanaman berbatang lunak.
3. Merupakan pelompat yang andal

Laman Brisbane Insects menjelaskan kalau individu dewasa belalang raksasa merupakan pelompat yang andal. Andalkan kemampuan melompatnya, ia mampu menghindari predator ganas seperti belalang sembah dan laba-laba lynx yang merupakan predator utamanya. Selain melompat, hewan ini juga memiliki dua strategi pertahanan yang lain. Pertama, duri di kakinya sangat tajam dan mampu melukai predator. Kemudian, warna dan corak tubuhnya juga bisa digunakan untuk berkamuflase, khususnya di semak-semak, pepohonan, kebun, hutan, dan padang rumput.
4. Mampu menghasilkan satu generasi dalam setahun

Dikutip iNaturalist, belalang raksasa bisa menghasilkan satu generasi dalam waktu satu tahun. Lebih lanjut, hewan ini sudah menyesuaikan siklus kehidupannya dengan musim hujan dan panas yang ada di habitatnya. Dalam hal ini, belalang raksasa akan mulai bertelur pada awal musim panas. Sekali bertelur, belalang raksasa mampu menghasilkan hingga 150 butir telur.
Setelah hujan besar, anakan belalang raksasa akan menetas. Saat baru menetas, panjang hewan ini hanya sekitar 5 milimeter, badannya sangat lunak, dan ia tidak memiliki sayap. Selama tiga bulan, anakan belalang raksasa akan melewati beberapa tahap instar sebelum mencapai kedewasaan. Setelah dewasa, barulah belalang ini akan kawin dan mengulang siklus kehidupannya.
5. Merupakan hewan penyendiri

Dilansir Atlas of Living Australia, belalang raksasa merupakan hewan soliter yang hidup menyendiri. Jadi, ia tidak berkelompok, berkoloni, dan jarang berinteraksi dengan sesamanya. Misal pun berinteraksi, hal tersebut hanya dilakukan saat musim kawin atau saat mencari makan. Di beberapa kesempatan, ia memang menjadi hama yang merugikan. Namun, karena tidak berkelompok kerugian yang diakibatkan oleh belalang raksasa tidak sebesar belalang atau serangga lain yang berkelompok.
Setelah diulik, kita jadi tahu kalau belalang raksasa memiliki berbagai hal menakjubkan yang tercermin dari banyak aspek. Tak hanya dari ukurannya, siklus kehidupan, hubungannya dengan manusia, hingga kebiasaannya juga sangat menarik. Maka dari itu, tidak mengherankan jika hewan ini disebut sebagai hewan eksotis. Alhasil, populasinya harus dijaga dan ia tak boleh musnah dari daratan Australia.


















