Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Menarik Dhermi, Desa Bersejarah di Lereng Pegunungan Albania
desa Dhermi di Albania (commons.wikimedia.org/Albinfo)
  • Dhermi di Albanian Riviera merupakan desa di lereng pegunungan dengan rumah batu, gang sempit, dan panorama Laut Ionia, memadukan lanskap pegunungan serta pesisir.
  • Warisan budaya Dhermi mencakup Gereja St. Mary, Gereja St. Stephen pasca-Bizantium dengan lukisan dinding, serta Biara St. Theodore di atas bukit.
  • Jalur Mills Trail menghubungkan desa dan laut melalui peninggalan kincir serta air terjun; kawasan ini juga mencakup pantai Dhermi, Gjipe, dan tiga permukiman utama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dhermi merupakan salah satu desa menarik di Albanian Riviera, Albania selatan, yang berada di lereng pegunungan dengan pemandangan mengarah ke Laut lonia. Desa ini memiliki perpaduan antara lanskap pegunungan, rumah-rumah batu tradisional, gang sempit, serta kawasan pesisir yang membuatnya memiliki karakter yang berbeda dari destinasi pantai biasa. Bagian desa tuanya juga masih mempertahankan sejumlah unsur arsitektur dan warisan sejarah yang telah berkembang selama berabad-abad.

Selain dikenal karena keindahan alamnya, Dhermi memiliki warisan budaya dan keagamaan yang cukup kaya. Gereja-gereja tua, biara, permukiman tradisional, dan jalur bersejarah yang menghubungkan desa dengan laut menjadi bagian dari identitas kawasan ini. Yuk, kita simak lima fakta menarik Dhermi, desa bersejarah di lereng pegunungan Albania.

1. Desa tuanya berada di lereng pegunungan

desa Dhermi di Albania (commons.wikimedia.org/Krzysztof Dudzik-Górnicki)

Salah satu karakter paling khas Dhermi adalah lokasi desa tuanya yang berada di lereng pegunungan. Dilansir Albania National Tourism Agency, permukiman tersebut memiliki jalan dan gang yang mengikuti kontur lereng, sehingga beberapa bagiannya menawarkan panorama luas ke arah Laut lonia. Rumah-rumah tradisional berbahan batu dan atap genteng turut mempertahankan karakter arsitektur lama desa ini.

Posisinya yang berada di antara pegunungan dan laut juga menciptakan lanskap yang cukup dramatis. Dari kawasan permukiman yang lebih tinggi, pengunjung dapat melihat perpaduan antara rumah-rumah di lereng, vegetasi hijau, serta garis pantai di kejauhan. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu alasan Dhermi memiliki daya tarik visual yang kuat.

2. Memiliki warisan gereja yang berusia berabad-abad

gereja st. mary di Dhermi (commons.wikimedia.org/Pasztilla aka Attila Terbócs)

Dhermi memiliki sejumlah bangunan keagamaan bersejarah yang menjadi bagian penting dari identitas desa. Di antaranya terdapat Gereja St. Mary dan Gereja St. Stephen, yang berada di kawasan desa dan menyimpan jejak perkembangan arsitektur serta seni keagamaan selama berabad-abad. Keberadaan bangunan-bangunan tersebut memperlihatkan bahwa Dhermi bukan sekadar permukiman pesisir yang berkembang karena pariwisata.

Dilansir Balkan Patrimony Protection, Gereja St. Stephen, misalnya, merupakan kapel kecil pasca-Bizantium yang mengintegrasikan bagian dinding dari basilika yang lebih tua. Bagian interiornya juga masih menyimpan jejak lukisan dinding dari beberapa periode, termasuk karya dari abad ke-16 dan periode berikutnya. Warisan keagamaan tersebut memberikan lapisan sejarah yang menarik di tengah suasana desa yang kini semakin populer sebagai tujuan wisata.

3. Memiliki jalur bersejarah yang menghubungkan desa dengan laut

desa Dhermi di Albania (commons.wikimedia.org/Helmut Kienzle)

Dhermi tidak hanya memiliki bangunan bersejarah, tetapi juga menyimpan jalur lama yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pesisir. Dilansir Pine Albania, salah satunya adalah Mills Trail atau Shtegu i Mullinjve, jalur bersejarah yang dahulu menjadi penghubung antara desa dan laut. Di sepanjang jalur tersebut masih dapat ditemukan beberapa peninggalan seperti kincir tua dan sebuah air terjun.

Jalur tersebut kini menjadi salah satu cara menarik untuk memahami hubungan masyarakat Dhermi dengan lingkungan di sekitarnya. Perjalanan dari kawasan desa menuju pesisir memperlihatkan perubahan lanskap dari permukiman di lereng menuju kawasan pantai. Dengan begitu, jalur ini tidak hanya menawarkan pengalaman berjalan kaki, tetapi juga memperlihatkan bagian dari sejarah kehidupan masyarakat setempat.

4. Dikelilingi pantai-pantai di Laut lonia

pantai Dhermi (commons.wikimedia.org/Albinfo)

Meskipun memiliki sejarah panjang, Dhermi juga sangat dikenal karena kawasan pesisirnya. Dilansir Albania National Tourism Agency, Dhermi Beach berada di pantai selatan Laut lonia dan memiliki perairan yang jernih, dengan kombinasi area berbatu serta bagian yang memiliki pasir halus. Pegunungan dan vegetasi hijau di belakang kawasan pantai menciptakan pemandangan khas Riviera Albania.

Selain pantai utama, kawasan Dhermi juga memiliki sejumlah tujuan pesisir lain seperti Gjipe Beach dan beberapa teluk serta gua di sepanjang garis pantainya. Keberagaman tersebut membuat kawasan ini tidak hanya menarik bagi wisatawan yang ingin berenang, tetapi juga bagi mereka yang ingin menjelajahi lanskap pesisir. Kombinasi antara desa tua di atas bukit dan pantai di bawahnya menjadi salah satu keunikan utama Dhermi.

5. Memiliki tiga kawasan permukiman utama

desa Dhermi di Albania (commons.wikimedia.org/Albinfo)

Dhermi secara administratif dan historis terdiri atas tiga kawasan permukiman utama, yaitu Kondraqa, Gjileka, dan Dhermi. Ketiganya membentuk kawasan desa yang membentang dari bagian yang lebih tinggi hingga area yang lebih dekat dengan pesisir. Perbedaan posisi tersebut membuat karakter lanskap dan pemandangan di setiap bagian terasa cukup beragam.

Di kawasan yang lebih tinggi, suasana desa tua dan arsitektur tradisional menjadi daya tarik utama, sedangkan bagian pesisir lebih berkembang sebagai kawasan wisata. Di sekitar desa juga terdapat sejumlah situs budaya dan keagamaan, termasuk Biara St. Theodore yang berada di atas bukit. Perpaduan antara permukiman, warisan budaya, pegunungan, dan laut membuat Dhermi memiliki identitas yang cukup kuat sebagai desa bersejarah di Riviera Albania.

Dhermi menawarkan perpaduan menarik antara sejarah, arsitektur tradisional, pegunungan, dan pesisir Laut lonia. Desa tuanya, gereja-gereja bersejarah, jalur kuno menuju laut, serta pantai-pantai di sekitarnya membuat kawasan ini memiliki daya tarik yang jauh lebih luas daripada sekadar destinasi liburan musim panas. Tidak mengherankan jika Dhermi menjadi salah satu permata budaya dan alam di sepanjang Albanian Riviera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article