Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Meyer Werft, Galangan Kapal Raksasa Berusia 2 Abad di Jerman

5 Fakta Meyer Werft, Galangan Kapal Raksasa Berusia 2 Abad di Jerman
potret salah satu fasilitas produksi kapal di galangan kapal Meyer Werft, Jerman (commons.wikimedia.org/ChristianSchd)
Intinya Sih
  • Meyer Werft, galangan kapal keluarga asal Papenburg berdiri sejak 1795, kini berusia lebih dari dua abad dan diambil alih sebagian oleh pemerintah Jerman untuk menjaga kelangsungannya.
  • Galangan ini memiliki dua fasilitas produksi indoor terbesar di dunia yang memungkinkan pembangunan kapal pesiar raksasa tanpa gangguan cuaca dengan kapasitas hingga tiga kapal per tahun.
  • Dikenal sebagai pembuat kapal pesiar mewah seperti AIDAnova bertenaga LNG ramah lingkungan, Meyer Werft juga menjadi destinasi wisata industri populer di Jerman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kapal laut adalah salah satu alat transportasi utama dalam pergerakan manusia atau pun barang melewati laut. Sebelum adanya era penerbangan seperti saat ini, di masa lalu sejumlah ocean liner atau kapal penumpang lintas benua sempat merajai moda transportasi ini. Saat ini hanya tersisa RMS Queen Mary 2 sebagai kapal penumpang lintas benua yang masih beroperasi. Kebanyakan kapal mewah saat ini adalah luxury liners atau kapal pesiar untuk rute yang lebih pendek. Selain itu, jenis kapal laut yang vital saat ini adalah kapal kargo logistik peti kemas dan tanker yang menjadi salah satu urat nadi ekonomi dunia.

Kapal-kapal laut tersebut diproduksi oleh perusahaan galangan kapal. Salah satu perusahaan galangan kapal terkenal di dunia yang memproduksi kapal-kapal tersebut adalah Meyer Werft. Meyer Werft adalah salah satu perusahaan galangan kapal terbesar dan termodern di Eropa yang berlokasi di Kota Papenburg, Jerman. Galangan kapal tersebut telah berdiri sejak akhir abad ke-18 dan telah memproduksi sejumlah kapal terkenal. Kapal penumpang KM. Kelud yang dioperasikan oleh PT. Pelni juga diproduksi oleh galangan kapal ini.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai perusahaan galangan kapal yang memiliki fasilitas produksi indoor terbesar di dunia ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!

1. Perusahaan yang telah eksis selama lebih dari 2 abad

Sebagaimana dituliskan dalam laman Meyer Werft, perusahaan galangan kapal Meyer Werft adalah perusahaan keluarga yang telah eksis selama sekitar 230 tahun. Didirikan pada tahun 1795 di sebuah kota kecil Jerman yang bernama Papenburg, sebuah kota yang berada di tepian Sungai Ems. Gelombang pertama revolusi industri di Jerman pada abad ke-19 membuka jalan bagi armada kapal uap baru berbadan besi. Pada tahun 1873, Meyer Werft mulai meninggalkan kapal berbadan kayu dan membangun 3 kapal dagang berbadan besi. Pada tahun 1875 galangan kapal tersebut meluncurkan kapal penumpang berbadan besi pertamanya: Triton.

Meyer Werft adalah perusahaan galangan kapal yang berhasil bertahan pada tahun-tahun resesi dunia ketika banyak perusahaan galangan kapal lainnya tutup. Hingga tahun 2024 lalu, perusahaan galangan kapal tersebut berada di generasi ke-7 keluarga Meyer dan memperkerjakan sekitar 3.450 orang. Laman Bloomberg menuliskan, pada September 2024 lalu Pemerintah Federal Jerman dan Pemerintah negara bagian Saxony menandatangani kontrak untuk mengambil alih sekitar 80% saham perusahaan galangan kapal Meyer Werft ini untuk memastikan perusahaan galangan kapal bersejarah ini tetap bertahan.

2. Memiliki fasilitas produksi indoor terbesar di dunia

potret proses peletakan lunas kapal yang akan diproduksi di salah satu fasilitas produksi indoor galangan kapal Meyer Werf
potret proses peletakan lunas kapal yang akan diproduksi di salah satu fasilitas produksi indoor galangan kapal Meyer Werf (commons.wikimedia.org/Raimond Spekking)

Salah satu fakta menarik dari galangan kapal Meyer Werft ini adalah memiliki 2 fasilitas produksi dalam ruangan beratap (indoor) terbesar di dunia untuk memproduksi kapal-kapalnya. Menurut laman The Shipyard Blog, untuk memenuhi permintaan konstan akan kapal yang lebih besar dan bisa bersaing dengan perusahaan galangan kapal lainnya, pada tahun 1987 perusahaan membuat fasilitas produksi beratap terbesar pada masanya dengan ukuran panjang 270 m, lebar 101,5 m dan tinggi 60 m, yang pada tahun 1991 panjangnya ditambah lagi hingga dok konstruksi di dalamnya mencapai 358 m.

Fasilitas produksi beratap memberikan keuntungan pengerjaan konstruksi kapal pesanan yang berkesinambungan tanpa diganggu oleh perubahan iklim atau kondisi cuaca. Fasilitas produksi beratap kedua dibangun mulai tahun 2004 dengan panjang 384 m, lebar 125 m dan tinggi 75 m. Pada tahun 2007, fasilitas produksi tersebut diperpanjang lagi hingga mencapai panjang 504 m dan dok konstruksi di dalamnya mencapai panjang 362 m sehingga mencetak sebuah rekor dunia baru. Dengan fasilitas masif tersebut, galangan kapal Meyer Werft memiliki kapasitas produksi hingga 3 kapal pesiar per tahun.

3. Memiliki spesialisasi dalam membangun kapal pesiar raksasa

potret kapal pesiar mewah Iona yang merupakan salah satu kapal pesiar terbesar buatan galangan kapal Meyer Werft dengan berat 184.089 GT
potret kapal pesiar mewah Iona yang merupakan salah satu kapal pesiar terbesar buatan galangan kapal Meyer Werft dengan berat 184.089 GT (commons.wikimedia.org/Nyal)

Menurut laman Meyer Werft, galangan kapal Meyer Werft terkenal dalam reputasinya dalam merancang dan membangun luxury liners atau kapal pesiar mewah raksasa modern dan sangat kompleks. Hingga hari ini setidaknya 61 kapal pesiar mewah telah meninggalkan fasilitas produksi galangan kapal Meyer Werft. Dua diantara kapal pesiarnya yang terbesar adalah MS Iona dengan berat 184.089 GT dan Odyssey of the Seas dengan berat 169.379 GT.

Selain kapal-kapal pesiar besar, galangan kapal Meyer Werft juga memproduksi kapal-kapal lainnya seperti kapal tanker, kapal penelitian, kapal feri dan kapal Roro(Roll-on/Roll off). Selain itu sebagaimana diberitakan dalam laman The Maritime Executive, pada tahun 2025 lalu galangan kapal ini juga meluncurkan kapal baru yang tak biasa yaitu kapal pengisian bahan bakar dan logistik untuk Angkatan Laut Jerman. Telah terdapat 700 kapal dari berbagai jenis yang diproduksi di galangan kapal ini.

4. Pionir teknologi ramah lingkungan

potret kapal pesiar AIDAnova yang dapat dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar LNG adalah produksi galangan kapal Meyer Werft
potret kapal pesiar AIDAnova yang dapat dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar LNG adalah produksi galangan kapal Meyer Werft (commons.wikimedia.org/Kees Torn)

Meyer Werft adalah salah satu pionir dalam teknologi ramah lingkungan. Kapal pesiar mewah buatan galangannya yang diluncurkan pada tahun 2018 lalu yang bernama AIDAnova adalah kapal pesiar pertama di dunia yang sepenuhnya dapat dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar LNG (Liquefied Natural Gas) atau gas alam cair. LNG diketahui memiliki emisi karbon antara 30% hingga 40% lebih rendah dibandingkan dengan emisi karbon bahan bakar yang berasal dari batu bara atau minyak bumi.

Dilansir laman Ship-Technology, kapal pesiar AIDAnova adalah kapal pesiar bertenaga LNG pertama di dunia yang dibangun oleh galangan kapal Meyer Werft untuk perusahaan pelayaran kapal pesiar Jerman, AIDA Cruisers. Memiliki panjang 337 m dan lebar 42 m, AIDAnova mampu membawa sekitar 1.500 kru kapal dan 5.200 orang penumpang di 2.600 buah kabinnya (staterooms). Kapal pesiar ini dilengkapi dengan fasilitas mewah termasuk 17 buah restoran, dengan 6 diantaranya adalah restoran à la carte mewah.

5. Menjadi salah satu pusat turisme

potret udara galangan kapal Meyer Werft yang berlokasi di Kota Papenburg, Jerman
potret udara galangan kapal Meyer Werft yang berlokasi di Kota Papenburg, Jerman (commons.wikimedia.org/Ra Boe)

Selain sebagai fasilitas untuk memproduksi kapal, galangan kapal Meyer Werft ini juga menjadi salah satu tempat atraksi turisme yang menarik di Jerman. Sejumlah informasi menuliskan, dengan mengikuti tur para turis akan diberikan kesempatan langka untuk melihat dari dekat proses pembuatan sejumlah kapal pesiar mewah yang besar di dok tertutup sepanjang 500 m yang juga dapat dijelajahi para turis.

Terdapat pula tontonan menarik di fasilitas pabrik ini, karena Kota Papenburg terletak di daerah pedalaman, kapal yang sudah selesai dibuat harus mengarungi Sungai Ems yang sempit sejauh 36 km untuk menuju Laut Utara. Perjalanan sejauh 36 km tersebut hanya terjadi saat air pasang dan menjadi tontonan yang menarik bagi banyak wisatawan.

Jangan lewatkan untuk mengunjungi galangan kapal bersejarah ini, jika nanti ada kesempatan untuk berwisata ke Jerman, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More