Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Monumen Nasional Vermilion Cliffs, Kawasan Lindung di Arizona
Papan tanda pintu masuk resmi untuk Monumen Nasional Vermilion Cliffs yang terletak di sepanjang Jalan Raya 89A di Marble Canyon, Arizona. (commons.wikimedia.org/Ray Redstone)
  • Monumen Nasional Vermilion Cliffs di Arizona utara mencakup 293.689 hektar, dengan tebing batu pasir merah-oranye-kuning yang dibentuk endapan purba, pergerakan tektonik, serta erosi air dan angin.
  • Kawasan ini menaungi formasi ikonik The Wave di Coyote Buttes yang aksesnya dibatasi melalui izin harian, Buckskin Gulch sepanjang sekitar 16 mil, serta White Pocket berlapis batu putih.
  • Vermilion Cliffs menjadi lokasi pelepasan kondor California dan habitat satwa serta tumbuhan langka, termasuk Welsh's milkweed; perlindungan ketat diterapkan untuk menjaga geologi rapuh, ekosistem, dan situs kuno.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Monumen Nasional Vermilion Cliffs adalah kawasan perlindungan alam seluas 293.689 hektar yang terkenal dengan tebing batu pasir merah dan formasi batuan uniknya. Tempat ini berlokasi di Arizona bagian utara, tepat di perbatasan negara bagian Utah, Amerika Serikat.

Lantas, bagaimana kawasan ini terbentuk hingga akhirnya ditetapkan sebagai monumen nasional yang dijaga ketat? Yuk, simak fakta menariknya di artikel ini!

1. Tebing-tebingnya memiliki warna yang khas

The Wave, formasi batuan bergelombang di Coyote Buttes North di dalam Monumen Nasional Vermilion Cliffs. (commons.wikimedia.org/mypubliclands)

Monumen Nasional Vermilion Cliffs terbentuk dari proses alam yang sangat panjang selama jutaan tahun. Dilansir Britannica, batuan di tempat ini awalnya tercipta dari endapan pasir dan mineral di dasar laut serta gurun purba. Kandungan oksida besi dalam pasir inilah yang membuat tebing-tebing di sana memiliki warna merah, oranye, dan kuning yang khas.

Pergerakan lempeng tektonik kemudian mendorong lapisan batuan tersebut naik hingga membentuk daratan yang sangat tinggi dan miring. Setelah naik, perpaduan aliran air sungai dan terpaan angin mengikis batuan batu pasir itu secara perlahan. Erosi alami inilah yang akhirnya mengukir ngarai dalam, lengkungan indah, dan lanskap unik di Tebing Vermilion.

2. Rumah bagi formasi “the wave”

The Wave, formasi batuan bergelombang di Coyote Buttes North di dalam Monumen Nasional Vermilion Cliffs. (commons.wikimedia.org/mypubliclands)

Kawasan Coyote Buttes menyimpan formasi batu pasir Navajo unik dan berwarna-warni yang dikenal sebagai The Wave. Tempat ini sangat populer di kalangan pendaki dan fotografer dunia karena pola batuan indahnya yang menyerupai ombak. Namun, untuk menikmati pemandangan spektakuler ini, pengunjung harus melewati jalur pendakian gurun yang cukup menantang.

Dilansir Coyote Buttes and The Wave, demi menjaga struktur batuannya yang rapuh, pemerintah menerapkan sistem izin kunjungan harian yang sangat terbatas. Pengunjung bisa mencoba peruntungan lewat lotere online empat bulan sebelum kedatangan atau undian langsung di lokasi dua hari sebelumnya. Bagi yang berhasil mendapatkan izin, petugas akan memberikan panduan informasi serta peta resmi untuk melakukan pendakian.

3. Jadi lokasi pelepasan penting bagi populasi burung kondor california

Burung kondor California (Gymnogyps californianus) di Monumen Nasional Vermilion Cliffs. (commons.wikimedia.org/BLMArizona/Vermilion Cliffs National Monument - Condor Viewing Site)

Monumen Nasional Vermilion Cliffs menjadi lokasi utama pelepasan burung Kondor California, yaitu burung pemakan bangkai berukuran raksasa yang langka. Kawasan ini juga menjadi rumah bagi mamalia besar seperti domba bighorn gurun, antelop, dan singa gunung, serta puluhan spesies mamalia kecil lainnya. Bahkan, beberapa jenis ikan langka dapat ditemukan hidup bebas di aliran sungai wilayah ini.

Selain kaya akan satwa, kawasan ini menyimpan spesies tumbuhan langka yang sangat penting bagi ekosistem. Salah satunya adalah Welsh's milkweed, tanaman terancam punah yang berfungsi menstabilkan bukit pasir gurun. Tumbuhan unik ini diketahui hanya bisa tumbuh di kawasan Tebing Vermilion dan satu wilayah tetangganya di Utah.

4. Ada buckskin gulch, salah satu ngarai sempit terpanjang di dunia

Formasi batuan unik Edmaier's Secret yang terletak persis di sepanjang bagian atas jalur aliran atau ngarai Buckskin Gulch di Monumen Nasional Vermilion Cliffs. (commons.wikimedia.org/lamblukas)

Dilansir Bureau of Land Management, Buckskin Gulch merupakan salah satu ngarai sempit terpanjang di dunia dengan panjang mencapai sekitar 16 mil. Jalur ini membentang menembus dinding batu pasir bergelombang yang bentuknya sangat unik dan memukau. Tak heran jika kawasan ini menjadi salah satu jalur favorit bagi para pencinta aktivitas pendakian gurun.

Untuk memulai pendakian, para pengunjung bisa mengakses lokasi ini dengan cukup mudah melalui beberapa titik masuk. Gerbang utama jalur Buckskin Gulch berjarak sekitar 4,5 mil dari Jalan Raya 89 di Jalan House Rock Valley. Selain itu, pendaki juga sering memulai perjalanan dari titik alternatif Wire Pass yang berada tidak jauh dari sana.

5. Keunikan formasi batuan white pocket

White Pocket, area geologi di Monumen Nasional Vermilion Cliffs. (commons.wikimedia.org/BLMArizona/Vermilion Cliffs National Monument - Paria Canyon - White Pocket with pool and vegetation)

White Pocket merupakan salah satu surga tersembunyi di kawasan Monumen Nasional Vermilion Cliffs yang menyuguhkan pemandangan sangat fantastis. Tempat ini terkenal dengan lapisan batuan batu pasir berwarna putih yang bentuknya mirip "kembang kol". Lanskap unik ini terbentuk secara alami dari proses pergerakan pasir purba yang membeku jutaan tahun lalu.

Berbeda dengan formasi The Wave, mengunjungi White Pocket tidak memerlukan sistem undian izin yang terlalu rumit. Namun, akses menuju ke sana terbilang cukup menantang karena harus melewati jalanan berpasir tebal yang hanya bisa dilalui kendaraan 4x4. Perjalanan yang melelahkan tersebut akan langsung terbayar begitu kamu melihat keindahan lanskap batuannya yang menakjubkan.

Saat ini, Monumen Nasional Vermilion Cliffs di Arizona, Amerika Serikat, ditetapkan sebagai kawasan yang dijaga ketat untuk melindungi formasi geologi yang sangat rapuh, ekosistem langka, serta situs sejarah kuno dari kerusakan akibat eksploitasi manusia dan pariwisata massal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article