Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Pellucid Hawkmoth, Ngengat Hijau Unik yang Aktif di Siang Hari

5 Fakta Pellucid Hawkmoth, Ngengat Hijau Unik yang Aktif di Siang Hari
ngengat cephonodes hylas (commons.wikimedia.org/coniferconifer)
Intinya Sih
  • Pellucid Hawkmoth adalah ngengat hijau dengan sayap transparan yang aktif di siang hari, membuatnya tampak seperti burung kecil atau lebah besar saat mencari nektar.
  • Spesies ini tersebar luas dari Asia Selatan hingga Australia utara dan mampu beradaptasi di berbagai habitat tropis seperti taman, kebun, dan hutan terbuka.
  • Selain berperan penting sebagai penyerbuk tanaman berbunga, larvanya juga bergantung pada tanaman keluarga Rubiaceae seperti gardenia dan kopi untuk tumbuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pellucid Hawkmoth (Cephonodes hylas) adalah salah satu ngengat paling unik di kawasan tropis Asia hingga Australia. Sekilas, serangga ini lebih mirip burung kecil atau lebah besar dibandingkan ngengat pada umumnya. Warna hijau zaitun pada tubuhnya dipadukan dengan sayap transparan membuatnya tampak berbeda dari spesies lain dalam keluarga Sphingidae.

Berbeda dari citra ngengat yang identik dengan malam hari, spesies ini justru aktif saat matahari bersinar. Ia sering terlihat melayang cepat di depan bunga untuk mengisap nektar. Berikut 5 fakta menarik ngengat hijau unik yang aktif di siang hari ini.

1. Memiliki sayap transparan yang tidak biasa

Ngengat Cephonodes hylas
ngengat cephonodes hylas (inaturalist.org/Mike Hooper)

Nama "pellucid" berarti jernih atau tembus cahaya, merujuk pada bagian sayapnya yang transparan. Dilansir Australian Museum, saat baru keluar dari kepompong, sayapnya sebenarnya bersisik seperti ngengat lain. Namun, sisik tersebut rontok sehingga menyisakan membran bening yang khas.

Sayap transparan ini bukan sekadar estetika, tetapi juga membantu dalam kamuflase saat terbang di siang hari. Dengan pantulan cahaya yang minim, predator lebih sulit menangkap pergerakannya. Adaptasi ini menjadi salah satu alasan keberhasilannya bertahan di habitat terbuka.

2. Aktif di siang hari, tidak seperti ngengat kebanyakan

Ngengat Cephonodes hylas
ngengat cephonodes hylas (inaturalist.org/Niall Perrins)

Sebagian besar ngengat bersifat nokturnal, tetapi Pellucid Hawkmoth termasuk kelompok diurnal. Ia paling aktif pada pagi hingga sore hari ketika bunga sedang mekar dan kaya nektar. Kebiasaan ini membuatnya lebih sering terlihat manusia dibandingkan ngengat malam.

Orbis Pictus menyebutkan bahwa aktivitas siang hari juga berkaitan dengan gaya terbangnya yang melayang. Ia dapat tetap stabil di udara sambil memasukkan probosis panjangnya ke dalam bunga. Pola ini sangat mirip dengan perilaku burung kolibri.

3. Tersebar luas dari Asia hingga Australia

Ngengat Cephonodes hylas
ngengat cephonodes hylas (inaturalist.org/WATANABE Hitoshi 渡辺仁)

Pellucid Hawkmoth ditemukan di Asia Selatan, Asia Tenggara, hingga Australia bagian utara. Dilansir Atlas of Living Australia, habitatnya meliputi kebun, taman kota, hutan terbuka, dan area tropis yang banyak tanaman berbunga. Keberadaannya cukup umum di wilayah dengan iklim hangat.

Persebaran luas ini menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan. Selama tersedia tanaman inang dan sumber nektar, spesies ini mampu berkembang. Fleksibilitas habitat tersebut membuat populasinya relatif stabil.

4. Larvanya memakan tanaman dari keluarga rubiaceae

Larva Cephonodes hylas
larva cephonodes hylas (inaturalist.org/Li Jianbo)

Pada fase larva, ngengat ini memiliki warna hijau terang dengan tanduk khas di belakang tubuh. Larvanya memakan daun tanaman dari keluarga Rubiaceae, seperti gardenia dan tanaman kopi. Tanaman inang ini penting untuk pertumbuhan sebelum fase kepompong.

Dilansir Australian Museum, proses metamorfosisnya mengikuti siklus khas Lepidoptera: telur, larva, pupa, lalu dewasa. Setelah menjadi ngengat dewasa, fokus utamanya adalah mencari nektar dan berkembang biak. Siklus hidup ini berlangsung relatif cepat di wilayah tropis.

5. Berperan sebagai penyerbuk

Ngengat Cephonodes hylas
ngengat cephonodes hylas (inaturalist.org/Muhammed Rafi)

Sebagai pengisap nektar aktif di siang hari, Pellucid Hawkmoth berperan dalam penyerbukan tanaman. Dilansir Atlas of Living Australia, saat melayang dan mengisap nektar, serbuk sari menempel pada tubuhnya. Proses ini membantu transfer serbuk sari antar bunga.

Perannya dalam ekosistem sering tidak disadari karena ia kerap disangka serangga lain. Padahal, kontribusinya terhadap reproduksi tanaman cukup signifikan. Kehadirannya menunjukkan pentingnya serangga penyerbuk di lingkungan tropis.

Pellucid Hawkmoth membuktikan bahwa dunia ngengat tidak selalu identik dengan malam dan warna kusam. Dengan tubuh hijau elegan, sayap transparan, dan kebiasaan aktif di siang hari, ia menjadi salah satu spesies paling menarik di antara keluarga Sphingidae. Di taman tropis yang hangat, ngengat unik ini terus melayang cepat, menjalankan perannya sebagai penyerbuk yang sering kali tak disadari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More