Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta RMS Olympic, Ikon Penyeberangan Atlantik di Awal Abad ke-20

5 Fakta RMS Olympic, Ikon Penyeberangan Atlantik di Awal Abad ke-20
potret RMS Olympic saat pertama kalinya tiba di Pelabuhan New York di tahun 1911 (commons.wikimedia.org/Paul Thompson)
Intinya Sih
  • RMS Olympic adalah kapal pertama dari kelas Olympic milik White Star Line, diluncurkan tahun 1910 dan dikenal sebagai kapal penumpang termewah sebelum Titanic muncul.
  • Setelah tragedi Titanic, Olympic menjalani perombakan besar fitur keselamatan seperti penambahan sekoci dan peningkatan kompartemen kedap air untuk meningkatkan keamanan pelayaran.
  • Satu-satunya saudara Titanic yang tak tenggelam, Olympic sempat menenggelamkan U-boat Jerman saat PD I dan akhirnya dipensiunkan pada 1935 setelah 24 tahun beroperasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sebelum adanya era penerbangan, kapal-kapal besar bermesin uap pernah merajai sebagai alat transportasi utama pergerakan manusia dalam jumlah besar menyeberangi Atlantik. Sejumlah kisah muncul dari era tersebut, termasuk salah satu kecelakaan paling tragis di dunia maritim, ketika RMS (Royal Mail Ship) Titanic menabrak gunung es(iceberg) di tengah Samudra Atlantik dan memakan ribuan korban jiwa. Titanic yang dikenal sebagai ocean liner terbesar pada masanya tersebut memiliki 2 saudara kembar (sister ships) yaitu RMS Olympic dan RMS Britannic yang di era Perang Dunia (PD)I akan menjadi kapal rumah sakit bernama His Majesty's Hospital Ship (HMHS) Britannic.

Dari ketiga sister ships tersebut hanya RMS Olympic yang tak tenggelam serta berhasil survive sebagai kapal penumpang komersial yang melayani penyeberangan Atlantik hingga akhir masa operasionalnya di tahun 1935, sementara HMHS Britannic tenggelam terkena ranjau laut pada tahun 1916 saat PD I berkecamuk. Selama sekitar 24 tahun, RMS Olympic menjadi ikon dan legenda tersendiri di dunia maritim masa lalu.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai satu-satunya kapal kembaran Titanic yang berhasil survive hingga akhir masa operasionalnya ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!

1. Kapal pertama di kelasnya

potret RMS Olympic (kanan) yang telah dicat dan RMS Titanic (kanan) yang masih dalam tahap konstruksi di tahun 1910
potret RMS Olympic (kanan) yang telah dicat dan RMS Titanic (kiri) dalam tahap konstruksi di tahun 1910 (commons.wikimedia.org/Robert Welch)

Menurut laman Britannica, untuk dapat bersaing dan mendapatkan keuntungan besar dalam transportasi penyeberangan penumpang trans-Atlantik dari Eropa ke Amerika dan sebaliknya, perusahaan pelayaran Inggris White Star Line memutuskan untuk menciptakan kelas kapal penumpang yang terkenal dengan kenyamanan, kemewahan dan kecepatannya. Kelas kapal penumpang baru tersebut dikenal dengan nama Olympic-class ocean liners yang terdiri dari 3 kapal: Olympic, Titanic dan kemudian Britannic. Perusahaan galangan kapal Belfast, Harland dan Wolff, memulai pembangunan Olympic sebagai kapal pertama di kelasnya pada tanggal 16 Desember 1908.

Olympic diluncurkan pada tanggal 20 Oktober 1910 dan memulai operasionalnya pada tahun 1911. Di tahun 1911 Olympic merupakan kapal penumpang paling mewah di dunia dan juga yang terbesar sebelum kemunculan saudaranya Titanic. Memiliki panjang sekitar 269,1 m, berat muatan penuh (displacement) hingga 52.000-an ton serta dapat mengangkut lebih dari 2.300 penumpang. Olympic memulai pelayaran perdananya pada tanggal 14 Juni 1911 dari Southampton, Inggris menuju New York, Amerika. Kapten kapal dalam pelayaran perdana Olympic tersebut adalah Kapten Edward J. Smith, yang kemudian akan menjadi kapten kapal Titanic dan tenggelam bersamanya.

2. Dilengkapi dengan fasilitas mewah

potret interior mewah RMS Olympic
potret interior mewah RMS Olympic (commons.wikimedia.org/William H. Rau)

Sebagai kapal yang didesain dengan salah satu tujuan utamanya adalah kenyamanan para penumpangnya dalam menyeberangi Samudra Atlantik, Olympic dilengkapi dengan sejumlah fasilitas mewah pada masanya utamanya untuk penumpang first classnya. Sebagaimana dituliskan dalam laman Cabin liners, interior Olympic menampilkan era Edwardian yang megah dan mewah. Terdapat tangga besar dengan jam dinding dan ukiran mewah (lavish grand staircase) yang identik dengan yang dimiliki oleh Titanic.

Kemudian terdapat ruang tamu yang merupakan ruang publik utama di dek A, yang menyediakan ruang untuk membaca, menulis dan bersantai dalam suasana yang berkelas. Dindingnya dihiasi plesteran putih bergaya Georgia yang elegan dan lantainya ditutupi dengan karpet beludru yang mewah. Terdapat sejumlah fasilitas olah raga seperti kolam renang yang berpemanas, gimnasium, dan pemandian bergaya Turkish bath. Penumpang kelas satu dimanjakan pula dengan ruang merokok bergaya Georgia, restoran kelas satu, kafe mewah dan restoran À La Carte yang mewah.

3. Mengalami perombakan besar fitur keselamatan

potret RMS Olympic (kiri) dan RMS Titianic (kanan) bersama untuk yang terakhir kalinya di tahun 1912 ketika akan melakukan perbaikan di Belfast, Irlandia Utara
potret RMS Olympic (kiri) dan RMS Titianic (kanan) bersama untuk yang terakhir kalinya di tahun 1912 ketika akan melakukan perbaikan di Belfast, Irlandia Utara (commons.wikimedia.org/Robert Welch)

Setelah terjadinya tragedi pada RMS Titanic di tahun 1912 yang tenggelam karena menabrak gunung es di tengah Samudra Atlantik, Olympic mengalami perombakan besar dalam fitur keselamatannya. Dilansir laman SSmaritime, akibat tragedi tersebut, beberapa hari setelah Olympic kembali ke Southampton, diputuskan bahwa kapal tersebut harus menjalani beberapa perubahan penting terkait dengan keselamatan. Setelah pemeriksaan cermat, Olympic mendapatkan 24 buah sekoci tambahan dan tambahan awak kapal untuk mengoperasikannya agar tragedi kekurangan sekoci di Titanic tak terulang kembali.

Selain penambahan jumlah sekoci penyelamat, menurut laman Britannica, lambung ganda kapal diperpanjang dan 5 kompartemen kedap airnya yang memiliki fitur pintu yang memungkinkan bagian-bagian kompartemennya terisolasi satu sama lain dinaikkan dari dek E ke dek B. Setelah perombakan fitur keselamatannya tersebut, Olympic melanjutkan penyeberangan trans-Atlantiknya pada bulan April 1913. Meskipun perang Dunia I meletus pada tahun 1914, Olympic masih terus beroperasi untuk pelayaran komersial di tahun tersebut dan pada bulan Oktober membantu menyelamatkan para korban selamat dari HMS Audacious yang menabrak ranjau di dekat Pulau Tory, Irlandia.

4. Pernah menenggelamkan U-Boat Jerman di era PD I

potret RMS Olympic saat diubah menjadi kapal pengangkut pasukan HMT Olympic dengan kamuflase dazzlenya di era PD I
potret RMS Olympic saat diubah menjadi kapal pengangkut pasukan HMT Olympic dengan kamuflase dazzlenya di era PD I (commons.wikimedia.org/public domain)

Salah satu fakta menarik dari kapal Olympic ini adalah dalam PD I ia pernah menenggelamkan kapal selam (U-boat) Jerman meskipun Olympic bukanlah kapal yang didesain untuk berperang. Menurut laman War History Online, pada tahun 1915 saat PD I berkecamuk, RMS Olympic diambil negara untuk dipakai sebagai kapal pengangkut pasukan dan diubah namanya menjadi HMT Olympic. Ukurannya yang besar membuatnya sempurna untuk mengangkut pasukan Sekutu ke Eropa.

Pada masa perang tersebut, perlengkapan mewahnya dilucuti, catnya diubah dengan corak kamuflase dazzle serta dipersenjatai dengan meriam 12 pound dan meriam artileri angkatan laut berdiameter 4,7 inci. Pada bulan Mei 1918, saat HMT Olympic sedang melintasi selat Channel, Inggris para awaknya melihat kapal selam Jerman (U-boat) SM U-103. Saat U-boat Jerman tersebut mencoba menembaknya dengan torpedo, Olympic langsung bertindak dan menabrak U-boat Jerman tersebut dan menenggelamkannya. Setelah perang berakhir, Olympic kembali menjadi kapal penumpang komersial.

5. Dipensiun pada tahun 1935

potret His Majesty's Hospital Ship (HMHS) Britannic, kembaran lain Titanic yang diubah menjadi kapal rumah sakit yang akhirnya juga tenggelam di PD I
potret His Majesty's Hospital Ship (HMHS) Britannic, kembaran lain Titanic yang diubah menjadi kapal rumah sakit yang akhirnya juga tenggelam di PD I (commons.wikimedia.org/Allan C. Green)

RMS Olympic adalah satu-satunya sister ships Titanic yang tak tenggelam dan berlayar selama 24 tahun masa operasionalnya. Perjalanan sejarah Olympic pun tak selalu mulus, meskipun tak pernah tenggelam beberapa kali ia mengalami kecelakaan namun bisa diperbaiki. Sejumlah catatan menginformasikan Olympic pernah mengalami sejumlah insiden seperti pada pelayaran kelimanya di tanggal 20 September 1911, ia bertabrakan dengan kapal penjelajah Inggris HMS Hawke dan di tahun 1934 Olympic menabrak kapal suar karena kabut tebal, 7 orang dari 11 awak kapal suar tersebut kehilangan nyawanya dalam insiden tersebut.

Menurut laman Great Ships, di tahun 1935, Olympic akhirnya dipensiun dan pada September 1935 kapal tersebut dijual seharga USD 500,000 kepada Sir John Jervis, seorang anggota parlemen Inggris yang kemudian menjualnya kembali sebagai besi tua kepada Thomas Ward and Sons Ship Breakers di Kota Jarrow, Inggris. Pembongkaran kapal selesai pada tahun 1937, perlengkapan mewahnya dilelang dan sejumlah bagian mewahnya masih tersimpan di sejumlah hotel yang membelinya.

Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kamu mengenai satu-satunya kembaran kapal Titanic yang tak tenggelam dan sukses beroperasi hingga akhir masa operasionalnya, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More