Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Wattled Starling, Burung Nomaden yang Mengikuti Serangga

5 Fakta Wattled Starling, Burung Nomaden yang Mengikuti Serangga
burung creatophora cinerea (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)
Intinya Sih
  • Wattled Starling adalah burung nomaden asal Afrika Sub-Sahara yang berpindah mengikuti ledakan populasi serangga sebagai sumber makanan utamanya.
  • Jantan Wattled Starling mengalami perubahan penampilan drastis saat musim kawin, dengan wajah kuning cerah dan tonjolan kulit mencolok untuk menarik pasangan.
  • Burung ini hidup berkelompok besar dan berkembang biak secara koloni, menunjukkan kemampuan adaptasi tinggi terhadap lingkungan yang berubah-ubah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Wattled Starling adalah burung unik yang berasal dari wilayah Afrika Sub-Sahara. Burung ini dikenal karena perilakunya yang tidak menetap dan selalu berpindah mengikuti ketersediaan makanan. Keunikan ini menjadikannya salah satu spesies burung dengan adaptasi yang sangat menarik di alam liar.

Selain itu, Wattled Starling juga memiliki penampilan yang berubah secara drastis, terutama pada jantan saat musim kawin. Perubahan ini membuatnya terlihat sangat berbeda dibandingkan saat di luar musim berkembang biak. Berikut 5 fakta menarik burung nomaden yang mengikuti serangga ini.

1. Burung nomaden yang mengikuti ledakan serangga

Burung Creatophora cinerea
burung creatophora cinerea (inaturalist.org/malacochersus)

Wattled Starling dikenal sebagai burung nomaden yang tidak memiliki wilayah tetap. Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari sumber makanan. Perpindahan ini biasanya dipicu oleh keberadaan serangga dalam jumlah besar.

Dilansir Birds of the World, burung ini sering mengikuti ledakan populasi serangga seperti belalang. Ketika makanan melimpah, mereka akan berkumpul dalam jumlah besar di satu lokasi. Hal ini membuat mereka sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang berubah-ubah.

2. Jantan mengalami perubahan penampilan drastis

Burung Creatophora cinerea
burung creatophora cinerea (inaturalist.org/Ryan Tippett)

Salah satu ciri paling menarik dari Wattled Starling adalah perubahan penampilan pada jantan. Dilansir eBird, saat musim kawin, jantan akan memiliki wajah berwarna kuning cerah dengan tonjolan kulit (wattle). Perubahan ini membuat mereka tampak sangat mencolok dibandingkan biasanya.

Di luar musim kawin, penampilan jantan jauh lebih sederhana. Warna bulunya menjadi lebih netral dan tidak mencolok. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan tersebut berkaitan dengan proses reproduksi.

3. Hidup dalam kelompok besar

Burung Creatophora cinerea
burung creatophora cinerea (inaturalist.org/David Torres)

Wattled Starling adalah burung yang sangat sosial. Mengutip Biodiversity & Development Institute, mereka sering terlihat dalam kelompok besar yang terdiri dari banyak individu. Kebiasaan ini membantu mereka dalam mencari makan dan menghindari predator.

Kelompok besar juga memudahkan mereka menemukan lokasi dengan sumber makanan melimpah. Selain itu, hidup berkelompok meningkatkan peluang bertahan hidup di alam liar. Perilaku sosial ini menjadi salah satu keunggulan mereka dalam beradaptasi.

4. Berkembang biak secara koloni

Burung Creatophora cinerea
burung creatophora cinerea (inaturalist.org/wildguide-)

Burung ini berkembang biak dalam koloni besar, terutama saat kondisi lingkungan mendukung. Dilansir biodiversity explorer, mereka akan bersarang di pohon atau semak dalam jumlah yang sangat banyak. Koloni ini bisa terdiri dari ratusan hingga ribuan pasangan.

Perilaku ini memungkinkan mereka berkembang biak dengan lebih efisien. Selain itu, hidup dalam koloni memberikan perlindungan tambahan dari predator. Hal ini menjadi strategi penting dalam kelangsungan hidup mereka.

5. Memiliki adaptasi tinggi terhadap lingkungan

Burung Creatophora cinerea
burung creatophora cinerea (inaturalist.org/Andre Harmse)

Wattled Starling memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik terhadap lingkungan yang berubah. Mereka dapat dengan cepat berpindah lokasi saat sumber makanan berkurang. Fleksibilitas ini membuat mereka mampu bertahan di habitat yang tidak stabil.

Kemampuan ini juga menjadikan mereka salah satu burung yang tangguh. Dengan strategi hidup yang fleksibel, mereka dapat memanfaatkan peluang yang ada di alam. Adaptasi ini menunjukkan betapa pentingnya kemampuan beradaptasi bagi kelangsungan hidup spesies.

Wattled Starling adalah contoh menarik dari burung yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang dinamis. Dari kebiasaan nomaden hingga perubahan penampilan, setiap aspek kehidupannya menunjukkan keunikan tersendiri. Burung ini membuktikan bahwa fleksibilitas adalah kunci untuk bertahan di alam liar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More