5 Tanda Kucing Merupakan Orang Tua yang Baik, Sayang Anak

- Induk kucing langsung merawat anaknya setelah melahirkan, termasuk membersihkan tubuh bayi dan melindunginya agar tetap aman dari ancaman sekitar.
- Kucing menyusui anaknya selama 8–10 minggu atau lebih lama, karena susu induk menjadi sumber nutrisi utama bagi anak kucing yang belum bisa makan padat.
- Induk kucing mengenali anaknya lewat bau, mengajarkan keterampilan hidup seperti berburu dan bertahan diri, serta menunjukkan agresi untuk melindungi mereka dari bahaya.
Sama seperti manusia, kucing merupakan hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Sekali reproduksi, ia bisa melahirkan satu hingga empat ekor anak. Kucing tak akan meninggalkan atau membiarkan anak-anaknya hidup mandiri. Pasalnya, anak kucing sangat lemah dan selalu bergantung pada induknya.
Setelah melahirkan induk kucing akan menyusui, merawat, hingga menjaga anak-anaknya dengan sepenuh hati. Semua hal tersebut merupakan tanda kucing merupakan orang tua yang baik. Lantas, bagaimana cara kucing merawat dan mengasuh anak-anaknya? Berikut pembahasan lengkapnya.
1. Kucing langsung merawat anak-anaknya setelah melahirkan

Sesaat setelah melahirkan, induk kucing akan langsung merawat anak-anaknya. Dilansir PetPlace, saat anak baru lahir induk kucing akan langsung melepas kantung ketuban dari tubuh bayinya agar mereka bisa bernafas dengan lebih mudah. Plasenta dan tali pusar yang masih menempel juga akan dicopot dengan cara dimakan. Nah, proses tersebut biasanya memakan waktu cukup lama. Demi menjaga anak-anaknya tetap aman, induk kucing juga akan menyembunyikan dan melindungi mereka dengan tubuhnya.
2. Kucing akan menyusui anaknya

Layaknya mamalia lain, kucing merupakan hewan yang menyusui anak-anaknya. Proses menyusui sangat penting karena anak kucing yang baru lahir belum bisa memakan makanan yang keras. Alhasil, susu induknya jadi satu-satunya sumber nutrisi bagi anak kucing. Artikel di jurnal Animal menjelaskan bahwa rata-rata waktu menyusui anak kucing ada di angka 8-10 minggu. Namun, ada juga laporan yang menyatakan bahwa anak kucing bisa lanjut menyusui dalam waktu 3-5 bulan hingga 1 tahun. Perbedaan waktu menyusui tersebut sangat bergantung pada lingkungan dan kondisi anak kucing.
3. Kucing bisa mengenali anaknya

Secara umum, induk kucing bisa mengenali anaknya (dan anak kucing lain), khususnya dari bau. Namun, konsep "mengenal anak" yang dimiliki kucing agak berbeda dengan manusia. Laman Catster menjelaskan bahwa setelah anaknya berusia 12 minggu maka induk kucing akan berhenti merawat anaknya dan mulai memperlakukannya seperti kucing lain.
Jika anak kucing dan induknya terpisah dalam waktu yang lama, mereka juga tak akan bisa atau sulit mengenali satu sama lain. Hal tersebut dapat terjadi karena bau keduanya sudah berbeda. Jika anak dan induk selalu bersama, ada kemungkinan mereka bisa mengenali satu sama lain walau terpisah lama. Menariknya, perilaku pengenalan tersebut bisa berbeda tergantung individu dan kebiasaan.
4. Induk kucing bisa mengajarkan berbagai hal ke anaknya

Anak kucing belajar menggunakan beberapa metode, seperti observasi, praktik, dan secara langsung diajarkan oleh induknya. Dilansir Cats.com induk kucing bisa mengajarkan beberapa hal kepada anaknya, seperti cara berburu, strategi pertahanan diri, bagaimana cara berinteraksi dengan hewan lain, apa yang bisa dimakan, hingga cara buang air. Selain itu, induk kucing juga bisa "menghukum" anaknya.
Hukuman biasanya dilakukan dengan cara mendesis, memukul anaknya secara perlahan, atau mengeluarkan suara kepada anaknya. Hukuman dilakukan dalam upaya mengajarkan, mendisiplinkan, dan mengoreksi perilaku anak yang dianggap kurang tepat. Di beberapa kesempatan induk kucing juga akan menggigit anaknya dalam upaya pendisiplinan.
5. Kucing akan menyerang hewan lain yang mengancam anaknya

Melansir ASPCA induk kucing memiliki insting bernama maternal aggresion, yaitu insting untuk melindungi anak-anaknya. Di saat anak-anaknya didekati manusia atau hewan lain, maka induk kucing akan menjadi agresif. Ia tak segang untuk mendesis, mencakar, hingga menggigit jika merasa kalau anaknya sedang terancam. Maternal aggresion biasanya terjadi ketika anak kucing baru lahir atau saat usianya masih sangat muda. Karena itu, sangat tidak disarankan untuk mendekati induk kucing di masa-masa tersebut.
Semua hal tersebut merupakan tanda kucing merupakan orang tua yang baik, sama seperti manusia. Jika melihat perilakunya, induk kucing tak segan berkorban, meluangkan waktu, dan mengeluarkan tenaga demi kehidupan anak-anaknya. Pihak yang paling berjasa dalam merawat anak adalah kucing betina. Sebab, kucing jantan akan pergi setelah kawin dan tak akan membantu merawat anak.













![[QUIZ] Dari Karakter Upin & Ipin, Ini Kucing yang Cocok Kamu Pelihara](https://image.idntimes.com/post/20230410/pexels-hazan-akoz-isik-751050-f0accad13a699adf83a6016667620d98-666ab675ce820ba8e0a284a7bd659817.jpg)
![[QUIZ] Apakah Kamu Bisa Membedakan Kambing dan Domba dari Gambar Ini?](https://image.idntimes.com/post/20250604/lambs-looking-front-wooden-barn-11zon-f92567521a71a1e8e846a228594a2593-30af46971d950c7a9d99ab789fc197c9.jpg)



