7 Hewan yang Tak Bisa Berkedip dan Cara Mereka Melindungi Mata

- Ular tidak dapat berkedip karena tidak memiliki kelopak mata, tapi mereka memiliki brille yang melindungi mata dan menjaganya lembap.
- Ikan tidak bisa berkedip, tapi lensa bulat bening melindungi mata mereka agar tetap terjaga di dalam air dan membantu penglihatan mereka.
- Serangga, gurita, cumi-cumi, katak, dan kalajengking juga tak bisa berkedip karena memiliki perlindungan bawaan yang unik untuk menjaga kelembapan dan keamanan mata.
Berkedip adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Berkedip adalah proses otomatis yang tidak kita lakukan dengan sengaja. Refleks ini berguna untuk melindungi dan melembabkan mata.
Sekarang, coba bayangkan jika kedipan mata tidak ada. Kenyataannya, beberapa hewan memang tidak dapat berkedip. Lantas, bagaimana mereka melembabkan mata? Di sini, kita akan membahas apa saja hewan yang tidak dapat berkedip dan bagaimana mereka melindungi matanya.
1. Ular

Ular tidak dapat berkedip lantaran mereka tidak memiliki kelopak mata. Meskipun ular modern tidak memiliki kelopak mata, tetapi mereka memiliki sisik transparan yang disebut brille. Pada dasarnya, brille adalah versi modifikasi dari sisik yang ditemukan di bagian tubuh ular lainnya, brille berfungsi mirip dengan kelopak mata, melindungi mata dan menjaganya agar tetap lembap. Namun, tidak seperti kelopak mata, ular secara teratur melepaskan bulu mata beserta sisik-sisiknya yang lain.
2. Ikan

Kebanyakan spesies ikan tidak memiliki kelopak mata. Meskipun begitu, mereka dipersenjatai dengan lensa bulat bening yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap lingkungan sekitar, memastikan mata mereka tetap tidak terluka dan berfungsi dengan baik. Hasilnya, di dalam air, penglihatan mereka tetap jernih, tidak terganggu, dan beradaptasi sempurna.
Saat berenang, air melakukan semua pembersihan, terus-menerus membasuh mata mereka, dan menjaganya tetap lembap. Ini adalah contoh bagaimana spesies yang berbeda berevolusi dengan cara yang berbeda untuk tumbuh subur di lingkungan mereka.
3. Serangga

Serangga tidak memiliki kelopak mata yang membuat mereka tidak dapat berkedip. Namun, mereka mengembangkan sistem perlindungan bawaan yang canggih untuk mata. Alat penglihatan ini disebut mata majemuk, yang tertanam di dalam rangka luar mereka, lapisan luar yang keras yang berfungsi sebagai pelindung, menjaga mereka aman dari potensi bahaya.
Mata serangga terdiri dari banyak unit yang dikenal sebagai ommatidia. Setiap ommatidia menangkap gambarnya sendiri, yang berkontribusi pada pandangan panorama serangga yang mengesankan terhadap dunia. Serangga tidak perlu berkedip untuk melindunginya. Mereka memiliki solusi biologis bawaan yang sangat sesuai dengan kebutuhan mereka.
4. Gurita

Gurita memiliki struktur mata unik, yang dilindungi oleh kornea kokoh sebagai pengganti kelopak mata tradisional. Menariknya, gurita dapat mengubah bentuk dan posisi mata mereka secara dramatis berkat otot-otot khusus. Misalnya, mereka dapat menyipitkan mata atau menutup mata sepenuhnya dengan menarik kulit mereka ke atasnya. Selain itu, gurita juga memiliki kemampuan luar biasa untuk mengendalikan fokus visual mereka, mengubah posisi lensa mereka relatif terhadap retina – mirip dengan cara kerja kamera.
5. Cumi-cumi

Mirip dengan gurita, cumi-cumi tidak memiliki kelopak mata, melainkan kornea transparan yang berfungsi sebagai pelindung mata. Mata cumi-cumi sangat cocok untuk lingkungan laut yang gelap. Mereka memiliki lensa, iris, dan retina, dan mata mereka besar sebanding dengan tubuh mereka, memungkinkan mereka memanfaatkan cahaya yang tersedia di lautan yang keruh. Penglihatan cumi-cumi cukup tajam, dan mereka mampu mendeteksi arah dan polarisasi cahaya, yang membantu mereka dalam berburu dan menghindari predator.
6. Katak

Katak tidak dapat berkedip karena mata mereka dilindungi oleh membran yang disebut membran nictitating, yang melembabkan dan melindungi mata tanpa perlu kelopak mata. Adaptasi ini memungkinkan mereka untuk hidup di air dan di darat. Karena mata mereka tetap terbuka, mereka bergantung pada membran tembus pandang ini untuk menjaga penglihatan dan hidrasi. Tidak seperti hewan yang berkedip, amfibi ini terus-menerus membuka mata mereka, yang memungkinkan kelangsungan hidup yang lebih baik di lingkungan mereka.
7. Kalajengking

Kalajengking tidak memerlukan kelopak mata untuk berkedip. Mata mereka dilindungi oleh lapisan luar yang kuat yang disebut kutikula. Kutikula adalah lapisan keras yang melindungi penglihatan mereka, menjaga mata mereka terlindungi dari potensi bahaya. Lapisan yang keras ini memastikan bahwa penglihatan mereka tetap tidak terhalang, memungkinkan mereka untuk menavigasi habitat mereka yang menantang secara efektif.
Jadi, beberapa hewan tidak bisa berkedip karena mereka tidak memiliki kelopak mata. Namun, sebagai gantinya, mereka mengembangkan adaptasi lain yang memungkinkan mereka melembabkan dan menjaga mata dengan baik.
ReferensiEuropean Commission. Diakses pada Desember 2024. Why Can’t Snakes Blink?
Independent. Diakses pada Desember 2024. Fear And Loathing: The Creatures That Never Blink
Wild Explained. Diakses pada Desember 2024. Animals Without Eyelids: Meet 10 Creatures That Don’t Blink