ilustrasi angin laut (pexels.com/kellie-churchman)
Meski teknologi semakin canggih, memprediksi El Nino tetap bukan pekerjaan yang mudah. El Nino melibatkan interaksi yang rumit antara lautan dan atmosfer. Kondisinya juga dapat dipengaruhi oleh berbagai kejadian yang berlangsung dalam skala waktu berbeda, termasuk perubahan angin dan pergerakan panas di dalam laut.
Ada pula periode tertentu dalam setahun ketika kemampuan model untuk membuat prakiraan ENSO cenderung menurun. Kondisi ini dikenal sebagai spring predictability barrier.
Karena itu, ketika ilmuwan mengatakan El Nino berpeluang terjadi, artinya mereka melihat cukup banyak tanda yang mendukung kemungkinan tersebut. Bukan berarti mereka bisa mengetahui dengan kepastian mutlak bahwa El Nino akan terjadi pada tanggal tertentu.
Pada akhirnya, prediksi El Nino adalah proses yang terus diperbarui. Data terbaru akan terus dimasukkan ke dalam model sehingga perkiraan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi laut dan atmosfer.
Jadi, ketika kita mendengar peringatan mengenai kemungkinan El Nino beberapa bulan sebelumnya, informasi tersebut bukan sekadar tebakan. Ada banyak analisis ilmiah yang bekerja di belakangnya untuk membaca tanda-tanda perubahan iklim di Samudra Pasifik.
Referensi
BBC. Diakses pada Agustus 2026. El Niño Under Way and Threatens Weather Extremes, Scientists Say
Euro News. Diakses pada Agustus 2026. Powerful El Nino, Projected to be 2C Warmer than Normal, Puts 2026 on Track for Second-Warmest Year
Ludescher, J., Gozolchiani, A., Bogachev, M. I., Bunde, A., Havlin, S., & Schellnhuber, H. J. (2014). Very early warning of next El Niño. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 111(6), 2064–2066.
Phys.org. Diakses pada Agustus 2026. A Method for the Early Prediction of El Niño Events with High Hazard Potential
World Meteorological Organization (WMO). Diakses pada Agustus 2026. WMO: Prepare for El Niño