- Untuk bulu pendek, sikat setiap minggu untuk menghilangkan kerontokan. sedangkan bulu panjang perlu disikat beberapa kali seminggu agar tidak kusut.
- Karena memiliki masalah kesehatan, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter hewan untuk memantau kondisi fisik kucing. Termasuk kulit, mata dan telinga.
- Kucing scottish fold termasuk kucing yang tenang dan suka dengan tempat istirahat yang nyaman, empuk dan lembut.
- Tempatkan makanan dan air yang mudah dijangkau dan tambahan alas anti slip agar tidak terjadi kecelakaan yang dapat menyebabkan masalah ortopedi.
- Selalu jaga kebersihan untuk mencegah penyakit menular.
6 Fakta dan Sejarah Kucing Scottish Fold, Telinganya Terlipat

- Scottish Fold dikenal bertelinga terlipat akibat mutasi genetik; lipatan muncul saat usia 18–24 hari dan terdiri dari tipe tunggal, ganda, hingga rangkap tiga.
- Ras ini ditemukan William Ross di Skotlandia pada 1961, lalu dikembangkan melalui perkawinan dengan kucing domestik dan British Shorthair hingga menjadi ras tersendiri.
- Mutasi genetiknya berisiko menyebabkan kelainan tulang, artritis, gangguan pernapasan, gigi, dan mata; pengembangbiakan kontroversial, sehingga perlu pemeriksaan rutin serta perawatan lingkungan aman.
Semakin unik fisik kucing, semakin diincar pencinta anabul, salah satunya kucing scottish fold. Kalau kucing biasa punya telinga tegak, kucing pendiam satu ini kedua telinganya melipat. Karena keunikannya tersebut, kucing scottish fold jadi incaran untuk jadi hewan peliharaan.
Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana sejarah kucing scottish fold bisa memiliki telinga lipat? Apakah ada masalah kesehatan yang ditimbulkan? Untuk tahu jawabannya, baca artikel sampai habis ya!
1. Ciri fisik scottish fold

ilustrasi kucing (pixabay.com/maratius78) Ciri utama kucing scottish fold adalah telinga. Kucing scottish fold memiliki telinga terlipat tapi lipatan tersebut tidak berpengaruh pada pendengarannya. Ada tiga macam lipatan pada kucing scottish fold, yaitu lipatan tunggal, ganda dan rangkap tiga.
Lipatan tunggal biasanya bagian ujung telinga saja, lipatan ganda pada setengah bagian telinga dan rangkap tiga yang menempel rata di kepala. Telinga anak kucing scottish fold, tidak langsung terlipat saat lahir. Telinga tersebut melipat saat berusia 18 dan 24 hari.
Sedangkan ciri fisik lainnya adalah kepala dan mata yang berbentuk bulat dengan leher yang pendek. Walaupun begitu, kakinya dikenal kuat dan berotot dengan hidung yang pesek. Panjang ekornya dari sedang hingga panjang, tapi tetap proporsional. Sedangkan bulunya lembut dengan panjang bervariasi, ada yang panjang dan ada juga yang pendek.
2. Sifat kucing scottish fold

ilustrasi kucing (pexels.com/Sofie Witters) Kucing scottish fold dikenal sebagai kucing yang cocok di sekitar anak-anak. Karena kucing ini juga tidak berisik dan tidak hiperaktif atau agresif. Kucing scottish fold juga dikenal pendiam tapi senang jika berinteraksi dengan manusia.
Sifatnya penyayang dan penuh perhatian, serta tidak terlalu menuntut interaksi terus menerus dengan pemilik. Kucing ini juga dikenal tenang dan tidak mengganggu. Hal yang perlu diperhatikan adalah mainan, karena ras ini mudah penasaran dan cerdas.
3. Sejarah kucing scottish fold

ilustrasi kucing (pexels.com/HONG SON) Keberadaan kucing scottish fold ditemukan tak sengaja. Pada 1961, seorang penggembala bernama William Ross pertama kali melihat kucing betina yang bernama Susie di Tayside, Skotlandia. Kucing tersebut berwarna putih, bermata tembaga dengan telinga terlipat.
Saat itu juga Ross meminta salah satu anak kucing tersebut. Kemudian, kucing tersebut dikawinkan dengan kucing jantan domestik dan kucing british shorthair. Alhasil, melahirkan dua pejantan yang kemudian menjadi ras tersendiri yaitu kucing scottish fold.
4. Masalah kesehatan

ilustrasi kucing (pixabay.com/karinwoerdehoff) Walaupun tampak lucu, dikutip dari PETA, kucing scottish fold memiliki penyakit karena mutasi genetik bernama osteochondrodysplasia. Kucing dengan mutasi genetik tersebut memiliki tulang yang abnormal. Bahkan terdapat kelainan bentuk rangka dan radang sendi atau artritis.
Selain itu, kucing scottish fold memiliki masalah pernapasan karena hidungnya yang pendek. Selain itu, kucing satu ini juga rentan terhadap masalah gigi dan sariawan di mata. Hal ini berpengaruh terhadap kemampuan berkomunikasi.
5. Kontroversi pengembangbiakan

ilustrasi kucing (pixabay.com/tony21c) Karena masalah kesehatan, pengembangan ras ini menjadi kontroversi. Bahkan di Belanda sudah melarang pengembangbiakan ras ini sejak 2014. Sedangkan Asosiasi Dokter Hewan Inggris, menyerukan penghentian pembiakan kucing scottish fold.
Aksi keras ini terus disuarakan karena adanya potensi masalah kesehatan di kemudian hari. Walaupun begitu, kucing jenis ini masih populer di dunia. Untuk itu, pengembangbiak kucing scottish fold masih berusaha menghasilkan kucing sehat dan bahagia dengan ciri telinga terlipat.
6. Perawatan kucing scottish fold

ilustrasi kucing (pixabay.com/guvo59) Namun, untuk kamu yang sudah punya dan ingin memiliki kucing scottish fold, lebih baik ketahui dulu perawatan yang tepat. Walaupun termasuk kucing yang tenang, tapi perawatan harus diperhatikan karena potensi masalah kesehatan. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan untuk merawat kucing scottish fold:
Itu adalah sejarah kucing scottish fold yang membuat telinganya berbeda dengan telinga kucing yang lain. Karena terdapat beberapa masalah kesehatan, sebaiknya perhatikan cara merawat kucing istimewa satu ini. Agar kucing kesayangan bisa jadi teman hingga tua nanti.



















