Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan pada bangunan dan permukiman, tetapi juga dapat mengubah bentuk permukaan bumi dalam waktu singkat. Letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, hingga longsor mampu memindahkan material dalam jumlah besar, mengikis daratan, bahkan mengubah bentuk pulau dan pegunungan.
Perubahan lanskap tersebut terjadi melalui proses alam seperti erosi, pergeseran tanah, runtuhan batuan, dan pengendapan material. Beberapa peristiwa bahkan meninggalkan bentuk geografis baru yang masih dapat diamati bertahun-tahun setelah bencana terjadi. Berikut lima bencana alam yang memperlihatkan betapa cepatnya kondisi suatu wilayah dapat berubah.