Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Fakta Barred Antshrike, Burung Pemakan Serangga dari Benua Amerika

5 min read
7 Fakta Barred Antshrike, Burung Pemakan Serangga dari Benua Amerika
Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan. (commons.wikimedia.org/Dario Sanches)
  • Barred Antshrike atau burung semut loreng merupakan burung pengicau pemakan serangga berukuran 15–16 cm, dengan jantan bergaris hitam-putih dan betina dominan cokelat kemerahan.
  • Spesies ini tersebar dari Meksiko selatan hingga Argentina utara, terutama di semak, tepi hutan, hutan sekunder, sabana berhutan, serta dataran 100–2.000 meter.
  • Barred Antshrike berburu berpasangan di balik dedaunan, memakan semut, arthropoda, beri, dan kadal kecil; jantan-betina juga bersama-sama membangun sarang serta mengerami telur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus), alias burung semut loreng, adalah burung pengicau dari keluarga Thamnophilidae. Burung ini mudah dikenali lewat corak garis hitam putih di tubuhnya. Mereka hidup aktif di semak belukar dan pinggiran hutan Amerika Tengah hingga Selatan.

Hewan pemakan serangga ini menarik diamati karena jantan dan betinanya memiliki fisik berbeda. Jantan tampil dengan bulu bergaris tegas, sedangkan betina didominasi warna cokelat kemerahan. Selain itu, pasangan burung ini dikenal sangat kompak dalam menjaga wilayah teritorial dan merawat anak-anak mereka.

Yuk, jelajahi fakta menarik tentang Barred Antshrike dalam artikel ini!

  1. 1. Burung jantan tubuhnya bermotif garis-garis hitam dan putih

    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan.
    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan. (commons.wikimedia.org/Wagner Machado Carlos Lemes)

    Dilansir Birds of the World, Barred Antshrike memiliki panjang tubuh sekitar 15–16 cm. Berat badan mereka juga ringan, yaitu berkisar antara 24–30 gram. Selain itu, burung ini dilengkapi dengan bentuk paruh yang runcing meskipun tidak proporsional.

    Penampilan fisik antara burung jantan dan betina sangat berbeda. Barred Antshrike jantan, sekujur tubuhnya dipenuhi oleh corak garis-garis hitam dan putih yang saling berselang-seling rapi. Bagian kepala burung jantan juga memiliki bulu-bulu hitam yang agak panjang sehingga membentuk sebuah jambul.

  2. 2. Burung betina tubuhnya didominasi warna cokelat kemerahan

    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) betina.
    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) betina. (commons.wikimedia.org/3HEADEDDOG)

    Barred Antshrike betina bulu tubuhnya didominasi oleh cokelat kemerahan di bagian punggung serta sayapnya. Sementara itu, bagian bawah tubuhnya berwarna kuning kecoklatan. Terdapat sedikit hiasan garis berwarna hitam pada bagian pipinya.

    Burung betina juga mempunyai bulu-bulu kepala yang memanjang dan membentuk jambul berwarna kayu manis kemerahan. Kedua jenis kelamin burung ini memiliki bola mata atau iris berwarna kuning pucat yang cukup mencolok. Ciri mata berwarna kuning pucat ini menjadi hal yang unik karena banyak jenis burung semut lainnya justru memiliki iris mata berwarna merah.

  3. 3. Tersebar sangat luas di brasil

    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan.
    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan. (commons.wikimedia.org/Melissa McMasters)

    Dilansir Oiseaux-Birds, Barred Antshrike menetap di wilayah Meksiko bagian selatan sampai ke Argentina utara di sebelah timur Pegunungan Andes. Meskipun tersebar sangat luas di Brasil, burung ini biasanya hanya bisa ditemukan di area tepi sungai serta pulau-pulau kecil yang banyak ditumbuhi semak. Mereka juga tinggal di lingkungan semi-terbuka seperti hutan kering dan sabana yang berhutan.

    Selain itu, burung ini sangat menyukai area hutan sekunder yang lembap hingga agak kering, serta bagian pinggiran hutan dan semak belukar yang rimbun. Mereka sangat jarang terlihat hidup di dalam kawasan hutan yang terlalu lebat atau tertutup rapat. Mereka aktif dan beraktivitas di daerah dataran dengan ketinggian mulai dari 100–2.000 meter di atas permukaan laut.

  4. 4. Hewan pemakan serangga

    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) betina.
    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) betina. (commons.wikimedia.org/Deusdedith de Souza Alves Filho DehAlves)

    Dilansir Animalia, Barred Antshrike adalah jenis hewan pemakan serangga yang gemar mencari berbagai makanan di sekitar permukaan tanah. Menu utamanya terdiri dari berbagai jenis semut serta aneka hewan kecil berkaki ruas lainnya. Selain itu, mereka juga suka memakan buah beri.

    Sesekali, burung ini juga terlihat ikut berjalan di dekat barisan semut tentara. Ketika menemukan mangsa tambahan yang menarik seperti kadal kecil, mereka tidak akan ragu untuk segera menangkapnya. Berbagai jenis makanan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan energi harian burung kecil ini di alam liar.

  5. 5. Kompak berburu bersama pasangan

    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan.
    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan. (commons.wikimedia.org/Francesco Veronesi)

    Barred Antshrike memiliki kebiasaan berburu yang selalu dilakukan bersama pasangan. Dilansir Oiseaux-Birds, mereka biasanya mencari mangsa pada ketinggian sekitar 1–6 meter sambil bersembunyi di balik dedaunan. Kedua pasangan burung ini juga saling mengeluarkan suara panggilan saat mereka aktif bergerak mencari makan.

    Saat merasa waspada, burung jantan biasanya akan langsung menegakkan jambul di kepalanya. Suara nyanyian mereka yang sangat khas juga sering terdengar nyaring untuk menandai wilayah tempat tinggal sekaligus menjaga komunikasi dengan pasangannya. Meskipun suaranya mudah didengar, burung ini tetap lebih suka bersembunyi sehingga cukup sulit untuk dilihat secara langsung.

  6. 6. Waktu musim kawinnya berbeda-beda tergantung dari wilayah

    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan.
    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) jantan. (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

    Dilansir Birds of the World, waktu musim kawin bagi Barred Antshrike ternyata bisa berbeda-beda tergantung dari wilayah tempat tinggalnya. Saat musim tersebut tiba, pasangan burung ini akan mulai aktif membangun tempat tinggal baru untuk bersiap menyambut keturunan mereka. Mereka sangat teliti dalam memilih lokasi yang aman agar proses berkembang biak bisa berjalan dengan lancar.

    Mereka membuat sarang berukuran kecil dan berbentuk cangkir terbuka yang digantung di antara percabangan ranting. Sarang ini dirajut secara rapat menggunakan bahan-bahan alami seperti serat tumbuhan halus, sulur, akar kecil, serta rumput berbunga agar kuat dan nyaman. Ukuran diameter sarangnya sekitar 8,5 cm dengan kedalaman mencapai 6 cm lebih.

  7. 7. Burung jantan maupun betina berbagi tugas untuk mengerami telur

    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) betina.
    Barred Antshrike (Thamnophilus doliatus) betina. (commons.wikimedia.org/Dominic Sherony)

    Telur Barred Antshrike memiliki warna dasar putih yang dihiasi oleh berbagai ciri khas bercak berwarna cokelat dan ungu. Corak serta sebaran tanda pada permukaan telur tersebut bisa sangat bervariasi dalam hal konsentrasi maupun kepadatannya di setiap sarang. Selain itu, warna bercak atau bintik-bintiknya bervariasi mulai dari cokelat kemerahan, cokelat tua, sampai keunguan.

    Ukuran panjang telurnya sekitar 23 mm dengan lebar 17 mm. Proses peletakan telur biasanya terjadi dalam rentang waktu tertentu setelah masa perkawinan, di mana telur kedua umumnya disusul sehari kemudian. Setelah semua telur siap, baik burung jantan maupun betina akan berbagi tugas secara adil untuk mengerami telur tersebut hingga menetas.

    Barred Antshrike adalah salah satu satwa liar yang sangat menarik. Keberadaan burung pemakan serangga ini tentu memberikan warna tersendiri bagi kelestarian ekosistem hutan di tempat tinggalnya. Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai, semoga informasi yang disajikan bermanfaat dan menambah wawasanmu tentang dunia satwa!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More