Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Binatang Apa yang Tidak Memiliki Pita Suara? Ini 9 Contohnya!

ilustrasi lumba-lumba
ilustrasi lumba-lumba (pexels.com/Benni Fish)
Intinya sih...
  • Tidak semua hewan memiliki pita suara karena struktur tubuh dan sistem saraf mereka berbeda-beda.
  • Hewan tanpa pita suara tetap berkomunikasi lewat cara lain, seperti gerak tubuh, getaran, sentuhan, atau udara.
  • Cara-cara nonvokal ini cukup efektif untuk bertahan hidup dan berinteraksi di lingkungan mereka.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Suara merupakan sarana utama untuk berkomunikasi. Tak hanya bagi manusia, tetapi ini juga berguna bagi binatang. Banyak dari mereka memanfaatkan suara untuk menarik lawan jenis, memberi sinyal bahaya, atau menjalin komunikasi dengan kelompok. Meski begitu, tidak semua hewan dibekali organ pembuat suara seperti pita suara.

Sebagai gantinya, beberapa hewan mengembangkan cara unik untuk tetap bisa berinteraksi dengan lingkungan mereka tanpa mengandalkan suara vokal. Lalu, binatang apa saja yang tidak memiliki pita suara? Simak contoh-contohnya berikut ini!

1. Jerapah

ilustrasi jerapah
ilustrasi jerapah (pexels.com/Pixabay)

Jerapah adalah mamalia tertinggi yang tidak memiliki pita suara. Sebagai gantinya, jerapah menggunakan bahasa tubuh, suara nonvokal seperti dengungan, dan perilaku khas seperti necking dan saling menggosok hidung untuk bertukar aroma. Cara komunikasi unik ini memungkinkan mereka tetap membangun hubungan sosial dan hierarki tanpa mengandalkan suara vokal.

2. Lumba-lumba

ilustrasi lumba-lumba
ilustrasi lumba-lumba (pexels.com/Arpan Bhatia)

Tahukah kamu bahwa lumba-lumba tidak memiliki pita suara? Suara yang sering kita dengar bukan berasal dari pita suara, melainkan dari udara yang dikeluarkan melalui lubang sembur. Siulan khas yang menyerupai erangan, cicitan, atau gerutuan lumba-lumba gunakan untuk menunjukkan lokasi, identitas, bahkan kondisi mental mereka.

3. Paus

ilustrasi paus beluga
ilustrasi paus beluga (commons.wikimedia.org/Stan Shebs)

Sama seperti lumba-lumba, paus juga tidak memiliki pita suara. Namun, setiap jenis paus memiliki mekanisme dalam menghasilkan suara yang sesuai dengan lingkungan bawah air. Oleh sebab itu, suara yang biasa terdengar dari paus dihasilkan melalui laring atau bagian lain dengan mengalirkan udara.

4. Tenggiling

ilustrasi tenggiling
ilustrasi tenggiling (pexels.com/zoey sung)

Tenggiling raksasa dan tamandua termasuk hewan yang tidak memiliki pita suara. Mereka biasanya berkomunikasi dengan cara mendengus dan mendesis untuk menyampaikan pesan penting. Selain suara nonvokal, mereka juga menggunakan bahasa tubuh, seperti gerakan cakar, ekor, dan lengkungan tubuh untuk mengekspresikan emosi atau niat tertentu.

5. Kelinci

ilustrasi kelinci
ilustrasi kelinci (pexels.com/Pixabay)

Meski kelinci tidak memiliki pita suara seperti hewan lain, mereka tidak sepenuhnya diam. Ada beberapa suara yang biasanya dihasilkan kelinci, seperti dentingan, gemeretak gigi, mendengus, dan sebagainya. Untuk berkomunikasi, kelinci sangat bergantung pada sinyal visual dan indra penciuman yang tajam.

6. Ular

ilustrasi ular
ilustrasi ular (pexels.com/Worldspectrum)

Kebanyakan orang familier dengan suara desisan ular, tetapi ternyata sebagian ular tidak memiliki pita suara seperti mamalia dan burung. Bukan berarti mereka diam, melainkan ular menggunakan metode komunikasi menarik, seperti desisan, derik, klik, dan letupan. Ular Pituophis jadi satu-satunya yang memiliki pita suara tunggal.

7. Siput

ilustrasi siput
ilustrasi siput (pexels.com/invisiblepower)

Saat kamu menemukan siput, kamu mungkin bertanya-tanya apakah siput memiliki pita suara? Binatang kecil dan berlendir ini juga tidak memiliki organ untuk menghasilkan suara seperti pita suara. Di sisi lain, siput sebenarnya mengeluarkan suara samar yang tidak dapat didengar kebanyakan manusia. Suara ini dihasilkan dari gesekan cangkang keras dengan batu, dinding, atau daun.

8. Cacing

ilustrasi cacing tanah
ilustrasi cacing tanah (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Cacing memiliki anatomi yang sederhana sehingga mereka tidak memiliki pita suara untuk menghasilkan suara. Bahkan, cacing tidak memiliki sistem pernapasan yang kompleks. Oleh sebab itu, cacing sangat bergantung pada isyarat sentuhan untuk berkomunikasi.

9. Ubur-ubur

ilustrasi ubur-ubur
ilustrasi ubur-ubur (pexels.com/Alain Frechette)

Alasan utama mengapa ubur-ubur tidak memiliki pita suara karena mereka tidak punya organ kompleks dan sistem syarat untuk menghasilkan suara. Namun, beberapa spesies dapat mendeteksi getaran frekuensi rendah. Mereka pun dapat berkomunikasi melalui denyutan ritmis lonceng mereka.

Beberapa binatang tadi ternyata tidak memiliki pita suara seperti binatang lain. Meski begitu, mereka tetap dapat bertahan hidup dan berinteraksi dengan cara masing-masing. Mereka menggunakan bahasa tubuh, indra penciuman, sentuhan, hingga getaran.

Referensi
“Do rabbits have vocal cords?”. Berry Patch Farms. Diakses Juli 2025.
“Do snails make noise?”. Berry Patch Farms. Diakses Juli 2025.
“Do snakes have a voice box?”. Environmental Literacy Council. Diakses Juli 2025.
“Fascinating facts about the Atlantic bottlenose dolphin”. Dolphins Plus. Diakses Juli 2025.
“Mammal with no vocal cords”. Berry Patch Farms. Diakses Juli 2025.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Science

See More

7 Hewan yang Bisa Mengalahkan Gajah, Badak hingga Ular

19 Feb 2026, 15:05 WIBScience