Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bagaimana Cara Ikan Tidur jika Ia Tidak Punya Kelopak Mata?

Bagaimana Cara Ikan Tidur jika Ia Tidak Punya Kelopak Mata?
Ikan salmon (unsplash.com/Niels)

Sudah semestinya makhluk hidup membutuhkan waktu tidur atau istirahat secara berkala untuk memulihkan tubuh dan mengisi ulang energi mereka. Biasanya kita bisa tahu kapan mereka sedang dalam kondisi tidur. Hal ini bisa dilihat dari sepasang mata yang terpejam, berbaring, dan tidak merespons rangsangan di sekitarnya.

Lalu, apakah proses istirahat seperti itu juga berlaku bagi ikan yang hidup di bawah air? Sedangkan kelopak mata saja tidak punya, bagaimana bisa mereka memejamkan mata untuk tidur? Melalui artikel ini, kita akan belajar lebih jauh tentang bagaimana cara ikan tidur, kapan mereka tidur, dan apakah pola tidur berbeda-beda antarspecies ikan lainnya.

1. Bagaimana ikan bisa tidur?

Ikan
Ikan (unsplash.com/Claudio)

Pada saat tidur, otomatis tubuh ikan tetap diam dan pernapasannya melambat, bahkan beberapa ikan dapat diangkat dengan tangan. Dilansir Aqueon, peneliti di Universitas Stanford memantau bagaimana ikan zebra danio tidur. Berbekal teknologi canggih, mereka mengamati aktivitas otak dan tubuh ikan tersebut dan mampu mengidentifikasi tidur gelombang lambat dan tidur nyenyak, atau disebut tidur paradoks.

Sama halnya dengan mamalia, burung, dan reptil. Satu-satunya yang membedakan bahwa selama tidur paradoks ikan-ikan tidak menunjukkan gejala gerakan mata cepat (REM) seperti manusia dan hewan lainnya, mereka juga tidak menutup mata karena tidak memiliki kelopak mata seperti hewan di darat.

Sebagian besar ikan memang tidak bergerak saat tidur. Tapi, berbeda dengan spesies hiu yang harus tetap bergerak meskipun dalam mode istirahat, untuk ventilasi insang mereka. Uniknya lagi, ditemukan spesies ikan kakatua dan ikan wrasse laut yang menyelimuti diri dengan kepompong lendir saat tidur. Kantong kepompong tersebut mampu melindungi ikan tersebut dari predator dan parasit.

Kemudian, di mana ikan-ikan biasanya tidur? Diketahui tempat tidur ikan berbeda-beda antarspesies. Ada yang berbaring dengan menguburkan diri di pasir, bersembunyi di gua atau di bawah ceruk, melayang atau hanyut tanpa bergerak ke permukaan, bahkan sesekali ditemukan bersarang di tanaman, kayu apung, atau karang. Sesekali, ikan yang tertidur akan mengibaskan sirip demi menjaga keseimbangan.

2. Kapan ikan tidur?

Ikan
Ikan (unsplash.com/Tyler)

Sebagian besar ikan bersifat diurnal, artinya mereka bergerak di siang hari dan istirahat di malam hari. Namun, beberapa spesies justru bersifat nokturnal, di mana mereka akan berkeliaran di malam hari dan tidur di siang hari di dalam gua atau celah. Spesies ikan lele dan plecostomus tertentu, beberapa ikan lele pisau, loach dan lainnya termasuk dalam kategori tersebut.

Jika kamu memelihara tetra kecil seperti neon bersama ikan lele di tempat yang sama, tentu bisa menimbulkan masalah. Di mana ikan neon akan meringkuk di dasar pada malam hari untuk istirahat, sementara ikan lele akan berkeliaran mencari makanan di tempat yang sama.

3. Faktor yang memengaruhi pola tidur ikan

Ikan
Ikan (unsplash.com/Hugo)

Pola tidur ikan sangat beragam dan menarik, sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi hidup mereka dan karakteristik spesifik lingkungan perairan. Di bawah ini adalah faktor-faktor penting yang menentukan pola tidur ikan, antara lain:

  • Cahaya lampu: Paparan cahaya dapat mengganggu ritme tidur pada ikan. Cahaya dapat menghambat hormon yang memicu rasa kantuk, sehingga secara signifikan mengurangi waktu istirahat pada ikan.

  • Tempat berlindung: Ketersediaan tempat berlindung sangat penting bagi ikan untuk tidur agar merasa aman dan tenang. Sesuai dengan habitat hidupnya, beberapa ikan tidur dengan menggali ke dalam tanah atau tidur di antara bebatuan.

  • Suhu air: Di air dingin, metabolisme dan tingkat aktivitas ikan cenderung menurun. Ikan lebih banyak tidur pada suhu ini. Di sisi lain, suhu yang lebih hangat membantu mempercepat metabolisme, sehingga ikan biasanya lebih aktif. Sementara itu, suhu yang ekstrem dapat mengganggu tidur dan memengaruhi kesehatan ikan secara keseluruhan.

  • Risiko pemangsaan: Ikan cenderung bersembunyi di terumbu karang atau mengubur diri di dasar perairan. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk menghindari risiko dimangsa oleh ikan lain.

Walau terdengar asing bagi manusia, cara ikan tidur rupanya dengan mata terbuka. Mereka tidur di tempat yang tertutup atau terlindungi dengan napas yang mulai melambat dan tidak ada pergerakan. Celah bebatuan atau dasar perairan yang banyak pasir adalah tempat favorit bagi ikan-ikan untuk tidur karena minimnya jangkauan ikan-ikan pemangsa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Science

See More

Langit Dihiasi Hujan Meteor Lyrids Usai Lebaran 2026, Jadi Puitis!

20 Mar 2026, 12:26 WIBScience