Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tak Lakukan Hibernasi, Ini Deretan Hewan yang Justru Aktif di Suhu Dingin!

Tak Lakukan Hibernasi, Ini Deretan Hewan yang Justru Aktif di Suhu Dingin!
ilustrasi rubah arktik (commons.wikimedia/Musikalisasi)
Intinya Sih
  • Beberapa hewan seperti beruang kutub, rubah Arktik, burung hantu salju, penguin kaisar, dan rusa kutub tetap aktif di musim dingin tanpa melakukan hibernasi.
  • Mereka memiliki adaptasi fisik dan perilaku unik untuk bertahan di suhu ekstrem, mulai dari bulu tebal hingga strategi berburu yang efisien.
  • Bagi hewan-hewan ini, musim dingin justru menjadi waktu produktif untuk berburu, berkembang biak, dan memperkuat cadangan energi tubuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Saat musim dingin mulai datang, sebagian besar hewan biasanya memilih untuk menghilang sejenak dari kehidupan. Mereka memutuskan berhibernasi, di mana hewan-hewan ini menghabiskan waktu tidur yang sangat lama demi menjaga cadangan energi saat musim dingin.

Tetapi tidak semua makhluk hidup mengambil strategi bertahan hidup yang sama. Alih-alih istirahat total, hewan-hewan ini justru memanfaatkan musim dingin untuk berburu dan berkembang biak. Mereka tak mengenal apa itu hibernasi, baginya musim dingin adalah waktu untuk terus produktif. Berikut adalah deretan hewan yang tetap aktif di suhu dingin ekstrem!

1. Beruang kutub

ilustrasi beruang kutub (commons.wikimedia/Andreas Weith)
ilustrasi beruang kutub (commons.wikimedia/Andreas Weith)

Belahan bumi bagian utara, tepatnya di lingkaran Arktik adalah habitat alami beruang kutub. Arktik merupakan lingkungan yang keras bahkan dalam kondisi terbaik sekalipun, di mana spesies karnivora dominannya harus beradaptasi dengan siklus kelimpahan dan kelangkaan.

Bagi beruang kutub, musim dingin adalah saat yang tepat untuk beraktivitas. Hari-hari mereka lebih produktif saat suhu membeku, sebaliknya muim panas adalah musim yang paling tidak produktif. Kenapa musim panas menjadi hal yang menyebalkan bagi beruang kutub? Karena seluruh es laut mencair sepenuhnya dan beruang mau tidak mau terpaksa naik ke darat demi menunggu hingga membeku kembali.

Bagi beruang kutub, musim dingin adalah waktu yang mudah untuk menangkap mangsa karena mereka dapat menunggu berjalan di sepanjang laut, dan mangsa akan muncul di lubang atau celah retakan es. Selama musim dingin, beruang harus makan cukup banyak untuk membangun cadangan lemak agar bisa bertahan selama beberapa bulan di musim panas tanpa makan apapun. Hal ini menjadikan musim dingin sebagai waktu yang penting bagi beruang kutub dan berarti mereka tidak punya waktu untuk hibernasi.

2. Rubah Arktik

Rubah arktik
Rubah arktik (commons.wikimedia/Musicalline)

Di musim dingin, rubah Arktik tampak kekar dan bulat karena bulunya yang panjang, tebal, dan lembut. Di bawah bulunya terdapat badan yang agak kurus dengan berat badan mencapai 10 pon. Di suhu dingin, rubah Arktik tidak membeku berkat adaptasi tubuhnya, di mana moncong, kaki, dan telinganya yang pendek serta bantalan kaki berbulu lebat membantunya bertahan di suhu dingin.

Selama bulan-bulan musim dingin, rubah Arktik tidak hibernasi. Mereka menunjukkan kombinasi perilaku nomaden dan komunal, biasanya membentuk kelompok kecil untuk mencari makanan. Sekelompok rubah biasanya membangun sarang di gundukan batu di dasar tebing atau di bukit-bukit pendek, setinggi 3 hingga 13 kaki, di tundra.

Saat musim panas mendominasi, komponen utama makanan rubah ini adalah lemming. Selama musim berlimpah ini, rubah akan membuat timbunan makanan sebagai persiapan menghadapi musim dingin yang panjang dan sulit. Mereka menyelipkan makanan di bawah batu di sarangnya.

Demi bertahan hidup di musim dingin, rubah Arktik berkelana mengikuti jejak beruang kutub ke wilayah es laut demi mencari sisa mangsa berupa anjing laut berjanggut maupun anjing laut cincin.

3. Burung hantu salju

Burung hantu salju
Burung hantu salju (commons.wikimedia/Frank Vassen)

Burung hantu salju merupakan jenis burung yang sangat besar dengan ukuran mencapai 22 hingga 27 inci dan rentang sayap sekitar 5 kaki. Betina lebih besar dan berat daripada jantan. Burung hantu salju jantan tubuhnya hampir didominasi warna putih dan betina memiliki bulu putih yang berujung dan bergaris-garis cokelat gelap, membuatnya cenderung lebih gelap.

Lapisan bulu halus yang tebal di dekat kulit mengisolasi seluruh tuuh termasuk kaki dan jari kaki, yang memungkinkan burung tersebut mempertahankan suhu tubuh 100 hingga 104 derajat Fahrenheit pada suhu yang dapat mencapai -40 hingga -60 derajat Fahrenheit.

Pada tahun-tahun ketika burung hantu salju menghabiskan musim dingin lebih jauh ke selatan, ia hidup di ladang terbuka dan di garis pantai yang mirip dengan tundra tanpa pepohonan. Burung hantu salju menghabiskan hari-harinya bertengger di tiang telepon, tiang pagar, bangunan, ddan dimanapun pandangannya tidak terhalang.

4. Penguin Kaisar

Penguin
Penguin (unsplash.com/Derek Oyen)

Penguin beradaptasi dengan berenang dan menyelam. Sebagian besar makhluk ini ditemukan di belahan bumi selatan dan memangsa ikan, krill, serta cumi-cumi untuk bertahan hidup. Penguin kaisar adalah salah satu spesies peguin yang memiliki kemampuan bertahan hidup pada suhu serendah -50 derajat celcius.

Penguin kaisar tidak hanya bertahan hidup di musim dingin Antartika, tetapi juga berkembang biak di tengah kondisi cuaca terburuk di bumi. Saat memasuki bulan April, penguin kaisar mulai berkembang biak agar anak-anaknya menetas di musim semi. Jadi, alih-alih hibernasi, penguin kaisar justru memanfaatkan musim dingin untuk berburu makanan, berkembang biak, dan mengerami telur di tengah suhu ekstrem.

5. Rusa kutub

Rusa kutub
Rusa kutub (commons.wikimedia/Paul Asman and Jill Lenoble)

Rusa kutub identik dengan bulunya yang lebih tebal dibanding rusa pada umumnya, bobot mereka sekitar 140-550 pon dan tinggi berkisar 28-53 inci di bahu. Berkat bulu tebal inilah rusa kutub mampu bertahan hidup di suhu esktrem.

Saat musim dingin tiba, rusa kutub memiliki kebiasaan unik seperti makan tumbuh-tumbuhan. Mereka menggali salju menggunakan kakinya demi menemukan makanannya.

Rusa kutub memiliki strategi khusus untuk bertahan hidup di tengah cuaca dingin. Tentu tidak dengan hibernasi, melainkan berburu makanan dan melakukan perjalanan jauh demi menemukan makanan.

Sebagai penutup, itu dia 5 hewan yang tetap produktif di musim dingin. Bagi mereka, musim dingin bukanlah suatu ancaman, melainkan waktu di mana tubuh bekerja dengan efisiensi maksimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More