Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Kima Raksasa, Kerang Terbesar yang Berumur Panjang

5 Fakta Kima Raksasa, Kerang Terbesar yang Berumur Panjang
potret kima raksasa (commons.wikimedia.org/USFWS - Pacific Region)
Intinya Sih
  • Kima raksasa atau Tridacna gigas adalah kerang terbesar di dunia, bisa mencapai panjang lebih dari satu meter dan berat sekitar 200 kilogram di perairan tropis dangkal.
  • Hewan ini dapat hidup lebih dari 100 tahun, menetap di dasar laut, serta bergantung pada kondisi lingkungan seperti kualitas air dan keberadaan terumbu karang.
  • Kima raksasa hidup bersimbiosis dengan alga untuk memperoleh energi tambahan dan kini dilindungi karena populasinya menurun akibat eksploitasi serta kerusakan habitat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pernahkah kamu membayangkan ada kerang yang ukurannya bisa lebih dari satu meter? Kima raksasa adalah hewan laut dengan ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan kerang pada umumnya. Dalam dunia ilmiah, hewan ini dikenal dengan nama Tridacna gigas dan termasuk kerang terbesar di dunia yang hidup di perairan tropis, terutama di wilayah terumbu karang yang dangkal dan jernih.

Namun, menurutmu apakah keunikan kima raksasa hanya soal ukuran? Ternyata tidak. Hewan ini memiliki cara hidup yang cukup berbeda, mulai dari bekerja sama dengan alga hingga cara memperoleh makanannya. Selain itu, populasinya juga semakin berkurang dan perlu mendapat perhatian. Supaya kamu bisa mengenalnya lebih dekat, yuk simak fakta-fakta menarik berikut ini.

1. Ukurannya bisa lebih dari satu meter

potret kima raksasa, kerang terbesar di dunia yang masih hidup
potret kima raksasa, kerang terbesar di dunia yang masih hidup (unsplash.com/John Cameron)

Kima raksasa, atau Tridacna gigas, dikenal sebagai kerang dengan ukuran yang sangat besar dibandingkan jenis kerang lainnya. Panjang cangkangnya dapat mencapai lebih dari satu meter, bahkan dalam kondisi tertentu bisa mendekati 1,5 meter. Tidak hanya panjang, beratnya juga bisa mencapai sekitar 200 kilogram, sehingga menjadikannya sebagai salah satu hewan bercangkang terbesar yang masih hidup di laut.

Ukuran yang besar ini membuat kima raksasa memiliki bentuk cangkang yang tebal dan kuat. Seiring pertumbuhannya, kima dewasa cenderung menetap di dasar laut dan tidak berpindah tempat. Karena itulah, keberadaan kima raksasa sering kali mudah dikenali di area terumbu karang, terutama di perairan dangkal yang jernih.

2. Dapat hidup hingga lebih dari 100 tahun

potret kima raksasa di habitat alaminya yang dapat hidup hingga lebih dari 100 tahun
potret kima raksasa di habitat alaminya yang dapat hidup hingga lebih dari 100 tahun (commons.wikimedia.org/Kora27)

Kima raksasa dikenal sebagai hewan laut yang memiliki umur panjang. Dalam kondisi lingkungan yang baik, kima dapat hidup hingga lebih dari 100 tahun. Umur yang panjang ini menjadikannya salah satu organisme laut yang mampu bertahan dalam waktu yang sangat lama di habitatnya.

Selama hidupnya, kima akan tetap berada di satu tempat dan tumbuh secara perlahan. Karena tidak berpindah-pindah, pertumbuhan dan usianya sangat bergantung pada kondisi lingkungan di sekitarnya, seperti kualitas air dan keberadaan terumbu karang. Hal ini membuat kima raksasa tidak hanya menarik dari segi ukuran, tetapi juga dari ketahanannya dalam jangka waktu yang panjang.

3. Memperoleh makanan dengan cara menyaring air laut

potret kima raksasa yang memperoleh makanan dengan menyaring air laut
potret kima raksasa yang memperoleh makanan dengan menyaring air laut (unsplash.com/NOAA)

Kima raksasa memperoleh makanan dengan cara menyaring air laut yang masuk ke dalam tubuhnya. Melalui organ penyaringnya, kima menangkap partikel-partikel kecil seperti fitoplankton dan zooplankton yang terbawa oleh aliran air. Cara ini umum dilakukan oleh hewan bercangkang dua, termasuk berbagai jenis kerang lainnya.

Meski demikian, pada kima raksasa, proses penyaringan ini bukan satu-satunya sumber nutrisi. Partikel yang disaring memang membantu memenuhi kebutuhan makanannya, tetapi sebagian besar energi berasal dari alga yang hidup di dalam tubuhnya. Meski begitu, kemampuan ini tetap penting karena membantu kima memperoleh tambahan nutrisi sekaligus menjaga kejernihan air di sekitarnya, terutama di ekosistem terumbu karang.

4. Hidup bersimbiosis dengan alga

potret kima raksasa yang hidup bersimbiosis dengan alga di dalam tubuhnya
potret kima raksasa yang hidup bersimbiosis dengan alga di dalam tubuhnya (commons.wikimedia.org/Nhobgood)

Kima raksasa memiliki hubungan khusus dengan organisme kecil yang disebut alga mikroskopis atau zooxanthellae. Alga ini hidup di dalam jaringan tubuh kima dan mendapatkan tempat yang aman untuk berkembang. Sebagai imbalannya, alga melakukan fotosintesis dengan bantuan sinar matahari dan menghasilkan nutrisi yang dapat dimanfaatkan oleh kima.

Hubungan ini membuat kima raksasa tidak hanya bergantung pada makanan yang disaring dari air, tetapi juga memperoleh energi tambahan dari hasil fotosintesis. Karena itu, kima biasanya ditemukan di perairan dangkal yang jernih agar cahaya matahari bisa masuk dengan baik. Simbiosis ini juga menjadi salah satu alasan mengapa kima dapat tumbuh hingga ukuran yang sangat besar dibandingkan kerang lainnya.

5. Dilindungi karena terancam punah

potret kima raksasa di habitat alaminya yang kini perlu dilindungi karena terancam punah
potret kima raksasa di habitat alaminya yang kini perlu dilindungi karena terancam punah (commons.wikimedia.org/USFWS - Pacific Region)

Kima raksasa saat ini termasuk hewan yang perlu mendapat perlindungan karena populasinya di alam terus menurun. Berdasarkan data konservasi, kima raksasa masuk dalam kategori rentan (vulnerable), yang berarti berisiko mengalami kepunahan jika tidak dijaga dengan baik.

Penurunan jumlah kima ini sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti pengambilan untuk konsumsi, perdagangan, dan pemanfaatan cangkangnya. Selain itu, kerusakan habitat seperti terumbu karang juga turut memengaruhi kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu, upaya perlindungan menjadi penting agar kima raksasa tetap dapat bertahan dan terus menjadi bagian dari ekosistem laut.

Upaya menjaga kima raksasa menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Selain memiliki keunikan dari segi ukuran dan cara hidup, keberadaannya juga berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Jika tidak dijaga dengan baik, bukan tidak mungkin jumlahnya akan terus berkurang. Dengan melindungi kima raksasa, kita juga ikut menjaga kelestarian lingkungan laut secara keseluruhan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More