Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Great Bear, Hutan Hujan Beriklim Sedang Terbesar di Dunia

5 Fakta Great Bear, Hutan Hujan Beriklim Sedang Terbesar di Dunia
Hutan hujan Great Bear (commons.wikimedia.org/Roy Luck)
Intinya Sih
  • Great Bear di British Columbia adalah hutan hujan beriklim sedang terbesar di dunia, mencakup lebih dari 15 juta hektar dengan curah hujan tinggi dan ekosistem darat serta laut yang kaya.
  • Hutan ini menjadi habitat penting bagi beruang roh, grizzly, hitam, serta flora kuno seperti cedar merah barat dan Sitka, juga rumah bagi komunitas suku asli Kanada.
  • Setelah ancaman penebangan dan pertambangan selama puluhan tahun, perjanjian 2016 menetapkan perlindungan 85% wilayah hutan melalui kolaborasi pemerintah, suku asli, dan organisasi lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Great Bear adalah hutan hujan beriklim sedang di kawasan British Columbia, Kanada. Hutan ini merupakan bagian dari ekoregion hutan hujan beriklim sedang di zona Pasifik. Great Bear merupakan hutan hujan beriklim sedang pesisir terbesar di dunia.

Pemerintah British Columbia secara resmi mengakui hutan hujan Great Bear pada Februari 2016. Sesuai namanya, hutan hujan Great Bear menjadi rumah bagi sejumlah spesies beruang seperti beruang: roh, hitam, grizzly dan coklat dan juga terdapat banyak fauna dan flora lain tentunya.

Saat ini pemerintah Kanada melakukan upaya serius untuk melindungi hutan hujan Great Bear dari serangkaian ancaman. Mari simak fakta selengkapnya ya.

1. Pembahasan lengkap hutan hujan Great Bear

Hutan hujan Great Bear
Hutan hujan Great Bear (commons.wikimedia.org/Laurie MacBride)

Hutan hujan Great Bear memiliki luas lebih dari 15 juta hektar. Hutan ini mencakup pulau-pulau lepas pantai dari Kepulauan Discovery hingga perbatasan Alaska di utara, Cagar Alam Fiordland, Kawasan Lindung Cagar Warisa Kitlope, Taman Provinsi Tweedsmuir Utara dan Selatan.

Hutan hujan Great Bear menerima curah hujan rata-rata sangat besar mencapai 6.650 mm per tahun. Kawasan perairan hutan ini mengalami beberapa pasang surut terkuat di dunia dan berada dekat dengan garis patahan, Queen Charlotte.

2. Ada hutan laut di bawah hutan hujan Great Bear

Hutan hujan Great Bear
Hutan hujan Great Bear (commons.wikimedia.org/Jack Borno)

Menariknya di lapisan bawah hutan Great Bear yakni di bawah laut terdapat hutan. Laut Great Bear adalah rumah bagi beberapa hutan rumput laut terbesar di dunia. Rumput laut benteng adalah tanaman air yang tumbuh hingga setinggi 120 kaki.

Hutan rumput laut juga menyediakan tempat berlindung yang aman untuk ikan karang hingga berang-berang laut. Di dalam hutan laut juga terdapat paus: bungkuk, sirip dan orca. Di zona pasang surut adalah rumah bagi anemon, abalone dan landak laut.

3. Hewan dan tumbuhan darat yang ada di hutan hujan Great Bear

Hutan hujan Great Bear
Hutan hujan Great Bear (commons.wikimedia.org/A. Davey)

Jika sedang berkunjung, kamu bakal menemui banyak beruang di hutan Great Bear. Terdapat beruang roh yang dianggap suci oleh masyarakat T'simshian karena hanya ditemukan di hutan hujan Great Bear.

Beruang grizzly adalah salah satu beruang terberat di dunia mencapai lebih dari 1.000 pon. Kawanan Beruang Grizzly biasanya di temukan Kitasoo Xai'xais, wilayah suku asli Kanada.

Di Hutan Great Bear, beruang hitam biasanya terlihat menonjol di muara sungai pada musim semi dan aliran sungai tempat betina bertelur pada musim gugur. Di sisi lain, kamu bisa temukan mamalia lain seperti puma dan serigala.

Flora hutan ini dipenuhi oleh pohon-pohon raksasa dan kuno. Misalnya pohon cedar merah barat berusia lebih dari 1.000 tahun. Pohon cedar Sitka menjulang sangat tinggi hingga 90 m. Semak devil's club adalah semak berduri besar sekaligus tanaman obat tradisional bagi penduduk setempat.

4. Ancaman terhadap hutan hujan Great Bear

Hutan hujan Great Bear
Hutan hujan Great Bear (commons.wikimedia.org/Scott Darbey)

Ancaman bukan hal baru melainkan sudah sejak lama bagi hutan hujan tersebut. Hutan hujan Great Bear terancam oleh penebangan selama lebih dari 100 tahun. Kegiatan pertambangan juga menjadi ancaman besar sehingga menarik perhatian internasional.

Tak luput, penebangan hutan berdampak pada habitat beruang grizzly sebagai tempat berlindung dan aman. Akibat penebangan ini dan berkurangnya populasi ikan salmon, lambat laun membuat populasi beruang roh menjadi semakin berkurang hingga berstatus terancam punah.

5. Upaya serius berbagai pihak untuk melindungi hutan hujan Great Bear

Hutan hujan Great Bear
Hutan hujan Great Bear (commons.wikimedia.org/A. Davey)

Dilansir kids.kiddle, pada awal 1990an, banyak pihak memulai kampanye besar untuk melindungi hutan hujan Great Bear. Setelah banyak berdiskusi dan berselisih, komunitas suku asli, pemerintah Kanada, organisasi lingkungan dan perusahaan penebangan kayu sepakat sekitar 33 % hutan hujan Great Bear wajib dilindungi.

Perjanjian itu menegaskan bahwa pada 2009, semua kegiatan penebangan mengikuti aturan pengelolaan berbasis ekosistem. Ini maksudnya memastikan pengelolaan hutan adalah menjaga kesehatan seluruh ekosistem. Pemerintah Kanada menyumbangkan 30 juta dolar dan 60 juta dolarnya dari pemerintah British Columbia dan kelompok swasta.

Perjanjian baru pada 2016 yang disepakati oleh komunitas penduduk asli, pemerhati lingkungan dan industri kehutanan melindungi 85 % sebesar 6,8 juta hektar hutan. Sisanya 15 % diperbolehkan untuk ditebang dengan aturan ketat.

Omong-omong soal suku asli Kanada, hutan Great Bear adalah rumah bagi lebih dari 27 kelompok First Nation (penduduk asli Kanada) yang mengklaim telah menempati hutan hujan ini selama lebih dari 10 ribu tahun. Pengunjung hutan hujan Great Bear hanya bisa melihat beruang roh yang langka di wilayah Kitasoo Xai'xais.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi

Related Articles

See More