Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik Gumbem Tasmania, Masing-masing Punya hingga Lima Sarang 

5 Fakta Unik Gumbem Tasmania, Masing-masing Punya hingga Lima Sarang
Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Ecologibel)

Gumbem tasmania atau eastern quoll merupakan hewan endemik Australia. Mereka berada dalam famili Dasyuridae dan memiliki nama ilmiah Dasyurus viverrinus. Panjang tubuhnya mencapai 48--66 sentimeter dan beratnya 0,7--1 kilogram. Dengan postur tubuh tersebut, mereka bisa bergerak hingga kecepatan 24 km/jam. Bulunya tebal tapi lembut, warnanya cokelat muda, cokelat tua dan hitam. Terdapat bercak putih kecil di seluruh tubuhnya, kecuali ekor.

Biasanya, gumbem tasmania punya dua pola warna yang berbeda, cokelat muda dengan bagian bawah putih atau hitam dan mereka yang bagian bawahnya cokelat. Ada beberapa spesies gumbem, tapi saat ini kenalan dulu dengan gumbem tasmania melalui fakta berikut ini.

1. Telah kehilangan 50--90 persen habitat aslinya

Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Ways)
Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Ways)

Penyebaran gumbem tasmania pernah tersebar luas di bagian tenggara Australia. Sekarang ini, mereka telah kehilangan sekitar 50--90 persen wilayah jelajahnya. Di alam liar, mereka hanya ada di Tasmania dan juga di dekat Pulau Bruny, di mana mereka diperkirakan telah diperkenalkan ke area tersebut.

Animalia menginformasikan bahwa gumbem tasmania menghuni habitat berbeda seperti padang rumput, hutan terbuka, dataran, semak belukar basah, lahan gambut dan habitat alpine. Mereka juga suka lahan pertanian.

2. Menu makannya sangat beragam

Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Rexness)
Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Rexness)

Spesies gumbem ini adalah omnivora noktural, artinya lebih aktif di malam hari dan menu makannya beragam. Mereka suka makan kumbang cockshafer, corbie shrubs, hewan mati dan berbagai buah-buahan. Diet gumbem tasmania juga terdiri dari serangga, vertebrata kecil (tikus dan kelinci) dan marsupial kecil. Mereka bersarang di tumpukan batu dan kayu berlubang saat malam hari.

3. Si teritorial yang bisa memanjat

Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Charles J. Sharp)
Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Berdasarkan informasi dari Animal Diversity, gumbem tasmania lebih suka hidup menyendiri. Walaupun lebih banyak menghabiskan waktunya di tanah, mereka ternyata bisa memanjat, lho. Spesies ini sangat teritorial dan akan menghindari sejenisnya serta menandai wilayah jelajahnya dengan aroma khas. Akan tetapi, pasangan betina dewasa pernah terlihat bersosialisasi.

Saat penyusup masuk ke wilayahnya, gumbem tasmania akan mendesis, mengeluarkan suara seperti batu serta nada yang melengking tajam sebagai panggilan peringatan. Jika semua upayanya tidak berhasil, mereka akan berubah jadi agresif seperti mengejar dan berkelahi dengan lawannya menggunakan rahang sambil berdiri di kaki belakangnya.

4. Setiap gumbem tasmania punya lima sarang

Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Charles J. Sharp)
Gumbem tasmania (commons.m.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Saat siang hari, gumbem tasmania akan beristirahat di dalam sarangnya. Biasanya berupa liang di bawah tanah, batang kayu tumbang dan tumpukan batu. Liangnya punya struktur yang sangat sederhana, hanya berupa terowongan buntu. Tapi, terkadang mereka punya satu atau lebih ruang bersarang di liangnya, dikelilingi oleh rumput. Setiap gumbem tasmania punya hingga 5 sarang yang digunakan secara bergantian.

5. Musim kawinnya terjadi saat Mei hingga Agustus

Gumbem tasmania (inaturalist.org/Greg Tasney)
Gumbem tasmania (inaturalist.org/Greg Tasney)

Sistem perkawinan gumbem tasmania tidak diketahui, tapi diperkirakan sebagai poligini sebab hanya berinteraksi saat musim kawin. Biasanya dimulai pada bulan Mei hingga Agustus. Masa kehamilan betina berlangsung selama 21 hari dan bisa melahirkan hingga 30 anak. Tapi, betina hanya bisa membesarkan 6--8 anak di dalam kantongnya. Anak-anaknya baru bisa keluar dari kantong saat berusia 10 minggu.

Di saat yang sama, betina juga sudah bisa meninggalkan anak-anaknya di dalam sarang saat sedang mencari makan. Anak-anaknya disapih dan jadi mandiri pada akhir bulan November saat berusia 18--20 minggu. Baru mencapai dewasa reproduktif saat berusia satu tahun.

Gumbem tasmania lebih suka hidup menyendiri dan hanya berkomunikasi satu sama lain ketika musim kawin. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai Near Threatened oleh IUCN dengan total populasi diperkirakan antara 10.000--12.000 gumbem dewasa. Tren populasinya masih stabil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Related Articles

See More

5 Fakta Madagascar Grebe, Burung Air Unik dari Danau di Madagaskar

12 Mei 2026, 20:49 WIBScience