Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Fenomena Planet di Langit September 2026, Siap Mengamati?

3 Fenomena Planet di Langit September 2026, Siap Mengamati?
ilustrasi planet (unsplash.com/Andrej Sachov)
Share Article

September 2026 menghadirkan sejumlah fenomena langit yang menarik untuk diamati dari Bumi. Beberapa di antaranya melibatkan Bulan yang tampak berdekatan dengan sejumlah planet terang di langit malam maupun menjelang fajar. Fenomena ini terjadi ketika benda-benda langit tersebut berada pada posisi yang tampak berdekatan jika dilihat dari perspektif pengamat di Bumi.

Momen tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pengamat langit untuk mengenali planet sekaligus menikmati pemandangan langit tanpa alat khusus. Waktu kemunculan dan arah pandang menjadi hal penting agar fenomena dapat diamati dengan lebih jelas. Kira-kira apa saja fenomena langit yang akan menghiasi September 2026? Yuk, cari tahu di bawah ini!

  1. 1. Konjungsi Bulan dan Jupiter (9 September)

    ilustrasi konjungsi Bulan dan Jupiter
    ilustrasi konjungsi Bulan dan Jupiter (pixabay.com/Bru-nO)

    Konjungsi adalah fenomena ketika dua benda langit tampak berdekatan jika dilihat dari Bumi. Meski begitu, sebenarnya, keduanya berada sangat jauh satu sama lain di luar angkasa. Pada 9 September 2026, Bulan akan mengalami konjungsi dengan Jupiter sehingga keduanya tampak berdekatan di langit malam. Saat itu, Bulan akan berada sekitar 50 menit busur di sebelah utara Jupiter. Artinya, jarak mereka cukup dekat untuk diamati secara bersamaan.

    Fenomena ini juga disebut appulse, kondisi ketika dua benda langit tampak berada pada jarak terdekat satu sama lain dari sudut pandang pengamat di Bumi. Dari Jakarta, Bulan dan Jupiter dapat diamati mulai pukul 03.55 WIB di langit timur atau sekitar 1 jam 51 menit sebelum Matahari terbit. Keduanya masih bisa disaksikan hingga menjelang fajar, tetapi akan semakin sulit terlihat ketika langit mulai terang sekitar 05.34 WIB.

    Pertemuan antara Bulan dan Jupiter ini bisa diamati dengan mata telanjang alias tanpa alat pengamatan. Namun, sebelum mengamati, pastikan cuaca cerah atau minim awan. Pastikan juga lokasi pengamatan jauh dari polusi cahaya perkotaan.

  2. 2. Konjungsi Bulan dan Venus (14 September)

    ilustrasi konjungsi Bulan dan Venus
    ilustrasi konjungsi Bulan dan Venus (pixabay.com/Bru-nO)

    Pada 14 September 2026, Bulan akan kembali tampak berdekatan dengan sebuah planet. Kali ini, ada Venus. Pada waktu tersebut, Bulan masih berbentuk sabit tipis karena baru beberapa hari melewati fase Bulan baru. Venus akan tampak terang di dekat Bulan sehingga keduanya menjadi pasangan yang menarik untuk diamati.

    Dilansir laman In-The-Sky.org, peristiwa ini akan terjadi sekitar pukul 18.11 WIB pada 14 September. Dari Indonesia, keduanya dapat dicari di langit barat setelah Matahari terbenam sehingga waktu pengamatan perlu disesuaikan agar objek belum terlalu rendah di horizon. Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang selama kondisi langit cukup cerah, tanpa memerlukan teleskop atau peralatan khusus.

  3. 3. Konjungsi Bulan dan Saturnus (27 September)

    ilustrasi konjungsi Bulan dan Saturnus
    ilustrasi konjungsi Bulan dan Saturnus (stellarium-web.org)

    Setelah Jupiter dan Venus, Bulan akan bertemu Saturnus pada 27 September. Fenomena ini dapat diamati mulai pukul 00.15 WIB di langit timur. Pada saat konjungsi terjadi, Bulan dan Saturnus akan tampak berdekatan dari sudut pandang pengamat di Bumi.

    Pertemuan keduanya dapat disaksikan hingga menjelang Matahari terbit selama kondisi langit mendukung. Pengamatan dapat dilakukan dengan mata telanjang atau tanpa alat pengamatan. Jika ingin dua objek spektakuler ini, arahkan pandangan ke langit timur setelah tengah malam pada 27 September.

    Dalam astronomi, konjungsi menunjukkan kondisi ketika dua benda langit tampak berdekatan jika diamati dari Bumi. Meski begitu, jarak antara keduanya sangat jauh. Jika diamati dengan teleskop, keduanya tetap terlihat sebagai objek yang terpisah karena berada pada posisi masing-masing di ruang angkasa. Kalau menurutmu, fenomena konjungsi mana yang paling menarik untuk kamu amati pada September 2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More