Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Hewan yang Paling Pandai Menyimpan Makanan untuk Bertahan Hidup

4 Hewan yang Paling Pandai Menyimpan Makanan untuk Bertahan Hidup
ilustrasi tupai (pexels.com/Pixabay)
Share Article

Di alam bebas, ternyata kemampuan untuk bisa bertahan hidup sangat ditentukan oleh strategi dalam mengumpulkan dan menyimpan makanan. Ada beberapa jenis hewan yang memang dikenal sudah berevolusi dalam mengawetkan dan juga menyembunyikan cadangan makanannya sebelum menghadapi cuaca yang ekstrem, serta minim sumber daya.

Strategi yang digunakan pada setiap spesies sebetulnya bisa sangat berbeda, mulai dari memanfaatkan ingatan spasial yang cukup tajam hingga menciptakan sistem dalam menyimpan cadangan makanan. Dengan mengetahui kebiasaan unik dari hewan-hewan berikut ini, maka bisa memberikan wawasan menarik terkait kecerdasan mereka dalam menyimpan cadangan makanan.

Sumber:

https://thenaturenetwork.co.uk/16-animals-that-store-food-in-ways-stranger-than-any-fridge/

https://donnallong.com/hoarding-the-top-two-ways-to-hoard/

https://a-z-animals.com/blog/discover-animals-that-store-their-food/

  1. 1. Tupai merah

    ilustrasi tupai (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi tupai (pexels.com/Pixabay)

    Tupai merah merupakan hewan yang dikenal paling andal dalam menyimpan makanan di alam liar melalui metode penimbunan secara terpisah. Hewan kecil ini kerap menyembunyikan ribuan biji-bijian dan kacang-kacangan di ratusan lokasi tersembunyi yang berbeda-beda, khususnya pada saat menjelang musim dingin tiba.

    Tupai merah bukan hanya mengandalkan daya ingat yang tajam dalam menemukan tempat-tempat tersebut, namun juga sering mengeringkan jamur di atas dahan pohon sebelum menyimpannya. Proses pengeringan tersebut bertujuan agar bahan makanan yang disimpan nantinya tidak mudah membusuk atau berjamur saat disimpan dalam waktu lama.

  2. 2. Burung pelatuk acorn

    ilustrasi burung pelatuk (pexels.com/Tina Nord)
    ilustrasi burung pelatuk (pexels.com/Tina Nord)

    Burung pelatuk acorn merupakan hewan yang memiliki metode sangat unik dan terorganisasi dalam dalam proses penyimpanan cadangan makanannya. Spesies burung ini nantinya akan melubangi batang pohon tua atau tiang kayu dengan patukan paruhnya, sehingga terciptalah ribuan lubang kecil yang kemudian diisi oleh satu biji acorn dengan ukuran yang pas dan muat secara presisi.

    Perilaku gotong royong yang ditunjukkan mampu menghasilkan satu pohon lumbung besar yang bahkan bisa memuat hingga puluhan ribu biji makanan. Mereka akan secara berkala memindahkan biji ke lubang yang lebih kecil pada saat ukurannya menyusut akibat mengering, termasuk melakukan pengawasan agar tidak dicuri burung lain.

  3. 3. Semut pemotong daun

    ilustrasi semut (pexels.com/Petr Ganaj)
    ilustrasi semut (pexels.com/Petr Ganaj)

    Semut pemotong daun kerap menerapkan strategi penyimpanan yang sangat canggih dan berbeda, yaitu dengan cara mengolah potongan daun menjadi media tanam jamur. Mereka tidak akan secara langsung mengonsumsi daun yang dipetiknya, melainkan membawanya ke dalam lorong sarang bawah tanah untuk nantinya dijadikan pupuk hingga tumbuh menjadi jamur.

    Sistem pertanian alami yang dilakukan semut pemotong daun di dalam sarang dilakukan dengan tingkat kelembapan dan ventilasi udara yang sangat terjaga dengan baik. Koloni semut secara aktif akan membuang bagian jamur yang mati dan cenderung membersihkan gulma pembawa penyakit agar nantinya panen yang diperoleh pun melimpah.

  4. 4. Anjing hutan dhole

    ilustrasi anjing (unsplash.com/@tracminhvu)
    ilustrasi anjing (unsplash.com/@tracminhvu)

    Anjing hutan spesies dhole ternyata termasuk hewan yang sangat cerdas dalam mengawetkan sisa hasil buruan yang diperoleh. Pada saat mendapatkan hasil tangkapan secara berlebih, maka kelompok pemburu tersebut tidak akan langsung meninggalkan sisa dagingnya di atas tanah, melainkan akan menimbunnya.

    Suhu dingin dan kondisi minim oksigen di dalam air memiliki fungsi penting sebagai lemari pembeku alami yang menekan pertumbuhan bakteri pembusuk. Metode ini dinilai sangat efektif untuk menjaga kesegaran daging agar tetap layak dikonsumsi hingga beberapa hari ke depan saat mereka mendatangi lokasi tersebut.

    Kemampuan luar biasa hewan-hewan di atas dalam mengumpulkan dan mengawetkan pasokan makanan seolah merupakan bukti nyata terkait kemampuan adaptasinya di alam liar. Melalui kemampuan ingatan tajam hingga kemampuan pertanian alami, hewan-hewan di atas memiliki cata tersendiri untuk bertahan hidup. Cara mengelola makanan yang bijak akan membuat mereka bisa menghadapi cuaca ekstrem dengan lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More