Ular pasir sahara (commons.wikimedia.org/Kristof Zyskowski)
Pada hari-hari panas, ular pasir sahara mengubur dirinya ke dalam pasir. Ular ini dapat berenang dengan cepat di dalam pasir menggunakan sisik lateral yang berlekuk dan miring dengan gerakan mengayun. Mereka bergerak di dalam pasir dengan hanya menyisakan mata dan lubang hidung yang terlihat di permukaan pasir.
Mereka memanfaatkan sifatnya yang bisa tenggelam di pasir ini untuk berkamuflase dengan gurun secara sempurna. Ini strategi jitunya untuk mengintai masangnya diam-diam. Ular berbisa ini memangsa banyak hewan meliputi kadal, gecko, hewan pengerat kecil dan burung.
Ular pasir sahara berukuran kecil dan gemuk, berkepala lebar berbentuk segitiga dengan mata kecil dan memiliki sisik yang memanjang. Mereka memiliki pupil berbentuk celah vertikal untuk membantunya berburu di kondisi cahaya redup.
Kemampuan hewan-hewan dalam berenang di "lautan" pasir sebenarnya menunjukkan bahwa mereka semua mampu beradaptasi di pasir yang panas dan kering.
Ular pasir sahara, gecko namibia hingga kadal sandfish hidup di Gurun Sahara, Afrika. Di belahan dunia lain tepatnya di Gurun Mojave menjadi tempat asal dari ular hidung sekop. Demikian informasi seru ini.