Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Idul Fitri di Indonesia Disebut Lebaran? Ini Sejarahnya

Kenapa Idul Fitri di Indonesia Disebut Lebaran? Ini Sejarahnya
ilustrasi silaturahmi Lebaran (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Idul Fitri di Indonesia lebih dikenal sebagai Lebaran, istilah lokal yang berkembang dari budaya dan bahasa daerah seperti Jawa dan Betawi.
  • Asal kata Lebaran diyakini berasal dari kata Jawa 'lebar' yang berarti selesai, serta makna Betawi yang menggambarkan kelapangan hati dan keikhlasan.
  • Tradisi Lebaran di Indonesia mencakup mudik, halal bi halal, makan ketupat bersama, pembagian THR, serta takbiran yang meramaikan malam sebelum hari raya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Idul Fitri merupakan salah satu hari raya besar bagi umat Islam yang dirayakan setelah menjalankan ibadah puasa selama Ramadan. Di Indonesia, perayaan ini identik dengan berbagai tradisi seperti mudik, berkumpul bersama keluarga, hingga saling bermaafan. Menariknya, masyarakat Indonesia lebih sering menyebut Idul Fitri dengan istilah Lebaran dalam percakapan sehari-hari.

Kenapa Idul Fitri di Indonesia disebut Lebaran? Istilah ini sebenarnya merupakan sebutan lokal yang berkembang dari bahasa daerah dan budaya masyarakat Indonesia sehingga lama-kelamaan menjadi kata yang paling sering digunakan untuk merujuk pada Idul Fitri. Simak asal-usul dan penjelasan lengkapnya.

Table of Content

1. Kenapa Idul Fitri di Indonesia disebut Lebaran?

1. Kenapa Idul Fitri di Indonesia disebut Lebaran?

Di Indonesia, Idul Fitri lebih sering disebut dengan istilah Lebaran. Sebutan ini bukan berasal dari bahasa Arab, melainkan istilah lokal yang berkembang dalam budaya masyarakat Indonesia. Bahkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Lebaran diartikan sebagai hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Istilah Lebaran sendiri diduga dipengaruhi oleh berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia, seperti bahasa Jawa dan Betawi. Seiring waktu, kata ini kemudian digunakan secara luas oleh masyarakat untuk menyebut perayaan Idul Fitri. Mengingat sudah sangat familier, banyak orang di Indonesia sering menggunakan kata Lebaran dalam percakapan sehari-hari dibandingkan istilah Idul Fitri.

2. Asal-usul kata Lebaran

 Asal-usul kata Lebaran
ilustrasi ketupat sayur yang dihidangkan saat Lebaran (commons.wikimedia.org/M Joko Apriyo Putro)

Ada beberapa pendapat mengenai asal-usul kata Lebaran. Salah satunya berasal dari bahasa Jawa, yaitu kata lebar yang berarti selesai atau berakhir. Dalam bahasa Jawa, kata ini sering digunakan dalam ungkapan seperti lebar udan yang berarti hujan telah usai atau lebar mangan yang berarti makan sudah selesai. Dari makna tersebut, Lebaran kemudian diartikan sebagai penanda berakhirnya bulan Ramadan.

Selain itu, ada juga pendapat yang mengaitkan istilah Lebaran dengan bahasa Betawi. Dalam bahasa Betawi, kata lebar memiliki arti luas. Makna ini melambangkan perasaan lapang dada dan keikhlasan saat merayakan Idul Fitri, terutama ketika umat Muslim saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Beberapa penafsiran lain juga menghubungkan kata Lebaran dengan istilah seperti lebur yang berarti meleburkan dosa. Ada pula yang menyebutkan kata labur yang berkaitan dengan tradisi membersihkan dan memutihkan rumah menjelang hari raya.

3. Tradisi Lebaran di Indonesia

Lebaran di Indonesia tidak hanya identik dengan ibadah setelah bulan Ramadan, tetapi juga dipenuhi berbagai tradisi yang sudah berlangsung sejak lama. Tradisi-tradisi ini biasanya dilakukan untuk mempererat hubungan dengan keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar. Berikut beberapa tradisi Lebaran yang paling sering dilakukan di Indonesia.

  • Mudik

Mudik merupakan tradisi pulang ke kampung halaman yang dilakukan banyak orang menjelang Idul Fitri. Para perantau biasanya memanfaatkan momen libur panjang Lebaran untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Karena itu, arus perjalanan menuju berbagai daerah biasanya meningkat drastis setiap menjelang hari raya.

  • Halal bi Halal dan silaturahmi

Saat Lebaran, masyarakat Indonesia biasanya saling berkunjung ke rumah keluarga, kerabat, atau tetangga. Tradisi ini dikenal dengan halal bi halal atau silaturahmi. Dalam momen tersebut, orang-orang saling berjabat tangan dan meminta maaf sebagai bentuk mempererat hubungan serta menghilangkan kesalahpahaman yang mungkin pernah terjadi.

  • Makan ketupat bersama

Hidangan ketupat hampir selalu hadir saat perayaan Lebaran di Indonesia. Setelah melaksanakan salat Idul Fitri, banyak keluarga berkumpul untuk menikmati ketupat bersama berbagai lauk khas seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng. Ketupat biasanya dibuat dari beras yang dibungkus anyaman janur lalu direbus hingga matang.

  • Membagikan THR

Tradisi lain yang cukup khas adalah memberikan THR atau tunjangan hari raya. Dalam kehidupan sehari-hari, THR sering dimaknai sebagai pemberian uang kepada anak-anak, keponakan, atau anggota keluarga yang lebih muda. Selain itu, perusahaan di Indonesia juga biasanya memberikan THR kepada karyawan sebagai bentuk tunjangan menjelang hari raya.

  • Takbiran

Takbiran menjadi salah satu tradisi yang menandai datangnya Idul Fitri. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada malam sebelum Lebaran dengan mengumandangkan takbir sebagai ungkapan syukur. Di beberapa daerah, takbiran juga diramaikan dengan pawai keliling, tabuhan bedug, atau kegiatan bersama masyarakat yang berlangsung meriah.

Penggunaan kata Lebaran menunjukkan bagaimana tradisi dan bahasa lokal ikut memengaruhi cara masyarakat Indonesia menyebut hari raya Idul Fitri. Semoga pembahasan kenapa Idul Fitri di Indonesia disebut Lebaran ini bisa menjawab rasa penasaran kamu, ya.

FAQ seputar kenapa Idul Fitri di Indonesia disebut Lebaran

Kenapa Idul Fitri di Indonesia disebut Lebaran?

Di Indonesia, Idul Fitri sering disebut Lebaran karena istilah ini sudah lama digunakan oleh masyarakat. Kata tersebut berkembang dari budaya dan bahasa daerah sehingga menjadi sebutan yang lebih populer dalam kehidupan sehari-hari.

Dari mana asal kata Lebaran?

Ada beberapa pendapat mengenai asal kata Lebaran. Salah satunya berasal dari bahasa Jawa, yaitu kata lebar yang berarti selesai atau berakhir, merujuk pada berakhirnya bulan Ramadan.

Apakah Lebaran dan Idul Fitri memiliki makna yang sama?

Secara umum, keduanya merujuk pada perayaan yang sama. Idul Fitri adalah istilah resmi dalam Islam, sedangkan Lebaran adalah sebutan yang lebih populer digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Science

See More