5 Fakta Islandia, Negara Vulkanik yang Didominasi oleh Dataran Tinggi

- Islandia terletak di Atlantik Utara dan dikenal sebagai negara vulkanik dengan banyak gunung berapi aktif yang sering meletus setiap beberapa tahun sekali.
- Dataran tinggi mendominasi wilayah Islandia, menjadikannya rumah bagi flora dan fauna Arktik serta rentan terhadap perubahan iklim ekstrem.
- Pendidikan di Islandia digratiskan hingga tingkat universitas negeri, sementara budaya Viking masih kuat memengaruhi bahasa, arsitektur, dan tradisi masyarakatnya.
Eropa Utara memiliki banyak negara yang memiliki suhu dan iklim sedikit lebih ekstrem dibandingkan dengan negara Eropa di bagian lainnya, salah satunya adalah Islandia. Islandia adalah sebuah negara yang terletak di Atlantik Utara, tepatnya di antara Greenland dan Norwegia, sekitar 800 km dari daratan Eropa. Luas negara ini juga tidak begitu besar, sekitar 103.000 km² dengan penduduk Islandia sekitar 400.000 jiwa. Negara ini juga ternyata memiliki banyak sekali keunikan dan sejarah yang menjadikan salah satu alasan Islandia menjadi negara yang maju.
Nah, kali ini akan dibahas lima fakta unik yang dimiliki oleh Islandia. Mau tahu ada apa saja? Yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
1. Negara Vulkanik

Islandia merupakan negara yang terletak di atas punggung tengah Atlantik, sehingga memiliki banyak sekali gunung berapi aktif di sekitarnya. Sejak tahun 1500, diperkirakan ada sepertiga dari total lava di bumi berasal dari letusan gunung berapi di Islandia. Beberapa sumber seperti Met Office Islandia dan Global Volcanism Program membenarkan dan mengatakan memang terjadi rutin setiap 2-5 tahun, antara 20-25 letusan yang terjadi.
Gunung berapi di Islandia seperti Eyjafjallajökull dan Katla merupakan dua contoh gunung berapi paling aktif di dunia. Letusan gunung ini sering kali menyebabkan gangguan pada penerbangan pesawat dan aktivitas manusia.
2. Dataran Tinggi yang Mendominasi

Poin awal sudah menjelaskan bahwa Islandia berada di atas punggung tengah Atlantik dan dikelilingi banyak gunung berapi aktif, artinya negara ini sangat didominasi oleh dataran tinggi. Dataran tinggi di Islandia terpecah oleh pecahan struktural, menjulang hingga 500 meter di atas permukaan laut. Puncak tertingginya adalah Hvannadalshnjúkur, bagian dari gunung berapi Öræfajökull, dengan ketinggian mencapai 2.119 meter.
Dataran tinggi di sini juga dijadikan rumah bagi banyak jenis flora dan fauna, seperti tanaman Arktik, hewan-hewan Arktik, dan burung laut. Namun, dataran tinggi ini menjadikan Islandia sangat rentan terhadap perubahan iklim yang menyebabkan perubahan aktivitas manusia.
3. Waktu Puasa Terlama

Jika kamu bertanya negara mana yang memiliki waktu terlama saat bulan puasa, Islandia adalah salah satu jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan itu. Dari laporan The Islamic Program Di Islandia, waktu puasa bisa mencapai sekitar 20-22 jam. Mengapa itu bisa terjadi sangat lama? Ya, karena di musim panas, Islandia akan mengalami fenomena "matahari tengah malam", di mana matahari tidak sepenuhnya tenggelam selama musim panas berlangsung. Sedangkan, pada musim dingin, matahari akan hanya muncul dalam beberapa jam saja. Karena 2026 ini puasa jatuh pada musim dingin, puasa di Islandia terbilang sangat singkat dibandingkan musim panas, yaitu hanya 13-15 jam saja.
Fenomena ini bisa terjadi karena posisi Islandia yang sangat dekat dengan Kutub Utara, yang mengalami perubahan musim yang sangat ekstrem. Jadi, waktu puasa di Islandia menjadi lama terjadi karena perubahan iklim di suatu musim yang ekstrem.
4. Pendidikan Gratis

Pemerintah di Islandia sangat percaya bahwa pendidikan akan membentuk SDM warga negaranya menjadi jauh lebih baik. Untuk menunjang kebutuhan pendidikan yang merata, pendidikan di Islandia hingga tingkat sekolah menengah, banyak juga ternyata beberapa universitas dan institut negeri yang sama digratiskan biaya per semesternya, jadi para mahasiswa cukup membayar biaya pendaftaran dan registrasi per tahunnya saja. Pemerintah Islandia sangat berharap warga negaranya bisa memenuhi kebutuhan pendidikan mereka meski secara ekonomi tidak mampu.
Meski gratis, sistem pendidikan di Islandia sangat dikenal tinggi dan berfokus pada kesetaraan, lho. Sehingga, tanpa perbandingan satu dengan yang lain, semua individu di negara ini dapat memiliki pendidikan yang layak dan mungkin saja akan menjadi orang yang berpengaruh bagi Islandia di masa datang.
5. Budaya Viking yang Melekat

Viking adalah sebutan untuk bangsa Skandinavia yang hidup pada abad ke-8 hingga abad ke-11 Masehi. Mereka berasal dari daerah yang sekarang dikenal dengan negara Denmark, Norwegia, dan Swedia. Di Islandia, bahasa yang digunakan adalah Icelandic, yang merupakan bahasa yang mengalami sedikit perubahan dari Norse Kuno yang dominan digunakan pada saat itu.
Budaya Viking di Islandia juga dapat dilihat dari sudut pandang berbagai aspek, seperti arsitektur, sastra, dan tradisi. Beberapa museum sejarah di sini menampilkan kehidupan Viking, seperti pada Museum Nasional Islandia dan Situs Viking di Reykjavik.
Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Islandia. Mulai dari merupaka negara vulkanik karena disekelilingi oleh banyak gunung berapi aktif hingga memiliki budaya Viking yang masih melekat, semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.


















