Langit yang mendadak gelap saat gunung berapi erupsi tentu bikin suasana terasa berbeda, bahkan bisa membuat orang sekitar panik. Ternyata, kondisi ini bukan selalu karena cuaca sedang buruk, melainkan bisa terjadi ketika abu vulkanik dan gas dari letusan membumbung tinggi ke udara. Tumpukan partikel vulkanik di atmosfer kemudian menghalangi sebagian cahaya Matahari, sehingga suasana yang tadinya terang bisa berubah jadi lebih redup.
Fenomena ini juga bukan sekadar pemandangan dramatis, lho, karena abu vulkanik di udara dapat memengaruhi jarak pandang dan kualitas udara di sekitar wilayah terdampak. Lalu, bagaimana proses erupsi bisa membuat langit yang tadinya terang berubah gelap dalam waktu singkat? Yuk, simak penjelasannya sampai akhir!
