ilustrasi ular (inaturalist.org/Bagus C. Hermawan)
Banyak orang mengira ular memiliki semua indra yang sangat tajam. Faktanya tidak selalu begitu. Sebagian besar ular memiliki penglihatan yang tidak sebaik burung pemangsa atau kucing. Pendengarannya pun berbeda dengan manusia karena mereka tidak memiliki telinga luar. Ular lebih peka terhadap getaran daripada suara di udara. Karena keterbatasan tersebut, evolusi memberikan solusi berupa kemampuan mendeteksi sinyal kimia yang luar biasa akurat.
Ular bukan hanya mengetahui adanya bau, tetapi juga dapat memperkirakan arah datangnya aroma tersebut. Kemampuan inilah yang membuat ular tetap menjadi predator yang sangat efektif meskipun tidak memiliki penglihatan atau pendengaran yang istimewa.
Jadi, lain kali ketika melihat ular menjulurkan lidahnya, ingatlah bahwa ia bukan sedang mengecap udara atau bersiap menyerang. Reptil ini hanya sedang menggunakan salah satu indra paling canggih yang dimilikinya untuk bertahan hidup.
Referensi
Northern Woodlands. Diakses pada Juni 2026. By the Flicking of Our Tongues, Something Scented This Way Comes
Reptiles Time. Diakses pada Juni 2026. Why Do Snakes Stick Out Their Tongue?
The Telegraph India. Diakses pada Juni 2026. Why Do Snakes Stick Out Their Tongues?
UConn Today. Diakses pada Juni 2026. Smelling in Stereo: The Real Reason Snakes Have Flicking, Forked Tongues
Woodland Park Zoo. Diakses pada Juni 2026. Why Do Snakes Stick Out Their Tongues?