Guinness World Record merupakan sebuah organisasi yang mencatat rekor dunia. Semua hal bisa masuk ke catatan mereka, mulai dari manusia, ikan, fenomena alam, hingga hal kecil seperti serangga. Tercatat, ada banyak serangga yang mencatatkan dirinya di Guinness World Record dan menyandang gelar sebagai serangga pemegang rekor dunia.
5 Serangga Pemegang Rekor Dunia, Ada Spesies Terbesar

- Serangga kayu Pulau Lord Howe memegang rekor serangga terlangka sejak 2009, dengan sekitar 9–35 individu tersisa di alam liar setelah ditemukan kembali pada 1964.
- Lalat phorid Malaysia dewasa menyerupai larva semut Aenictus hingga dirawat di sarang semut, sementara serangga kayu chan tercatat terpanjang lewat spesimen 64 sentimeter.
- Tonggeret Afrika menghasilkan suara hingga mendekati 120 desibel, sedangkan belalang gurun dinobatkan paling menghancurkan karena koloni besar dapat merusak ladang pangan.
Ada yang menjadi serangga terlangka, paling sederhana, hingga terpanjang. Semua gelar tersebut juga membuktikan kalau serangga merupakan hewan dengan hal unik yang tak dimiliki oleh jenis lain, entah itu mamalia atau reptil. Penasaran rekor apa saja yang dipegang oleh serangga? Di bawah ini beberapa daftarnya.
1. Serangga kayu pulau lord howe (serangga terlangka di dunia)

serangga kayu pulau lord howe (commons.wikimedia.org/Granitethighs) Dryococelus australis atau serangga kayu pulau lord howe menyandang rekor dunia sebagai serangga terlangka di dunia. Rekor dunia tersebut disematkan pada 2009 dan belum ada yang menyainginya hingga kini. Tercatat, saat ini hanya tersisa sekitar 9-35 individu di alam liar. Karena itu, ia merupakan hewan terancam yang masuk ke kategori critically endangered.
Dilansir San Diego Zoo Animals & Plants, hewan ini hanya bisa ditemukan di kompleks Pulau Lord Howe yang berlokasi di Laut Tasman. Di zaman dulu, populasinya sangat melimpah, bahkan hewan ini kerap dijadikan umpan memancing. Namun, pada 1920 ia dideklarasikan punah. Menariknya, hewan ini kembali ditemukan pada 1964 oleh oleh tim pendaki di wilayah Ball's Pyramid.
2. Lalat phorid malaysia (serangga paling sederhana)

lalat phorid (commons.wikimedia.org/Unknown author) Jika mengacu pada morfologi dan ciri fisik, maka Vestigipoda longiseta atau lalat phorid malaysia dewasa menjadi serangga paling sederhana di muka bumi. Pasalnya, individu dewasanya memiliki ciri fisik yang serupa dengan larva semut dari genus Aenictus. Tak hanya itu, bahkan lalat ini juga hidup di dalam sarang semut. Di dalam sarang, lalat ini akan dirawat oleh semut karena mereka mengiranya sebagai larva. Dilansir Why Evolution Is True, semut tak bisa membedakan larva asli dengan lalat phorid malaysia karena ciri fisik, ukuran, dan sifatnya yang serupa
3. Serangga kayu chan (serangga terpanjang di dunia)
Phryganistria chinensis atau serangga kayu chan dinobatkan sebagai serangga terpanjang oleh Guinness World Records pada tahun 2017. Penobatan tersebut didasarkan pada penemuan satu spesimen yang panjangnya mencapai 64 centimeter. Spesimen tersebut berasal dari Insect Museum of West China (IMWC) di Chengdu, China. Menariknya pemegang rekor sebelumnya adalah nenek dari spesimen tersebut. Selain ukurannya, spesies ini tak jauh berbeda dari serangga kayu lain. Ia punya badan dan kaki yang panjang, tubuh ramping, berwarna hijau, dan gerakannya lambat.
4. Tonggeret afrika (serangga paling berisik di dunia)

tonggeret afrika (commons.wikimedia.org/Adrian John Armstrong dan Martin H. Villet) Tonggeret atau cicada memiliki suara yang sangat khas dan keras. Nah, Brevisana brevis atau tonggeret afrika menyandang gelar sebagai serangga dengan suara terkeras dengan output yang mendekati 120 desibel. Namun, kekuatan suara rata-ratanya hanya sekitar 106,7 desibel jika didengar pada jarak 50 centimeter. Dilansir Cicada Mania, suara sekencang itu melebihi toleransi pendengaran manusia. Sebab, suara di atas 85 desibel bisa mengakibatkan hilangnya pendengaran pada manusia. Karena itu, sangat tidak disarankan untuk mendekati tonggeret afrika saat ia sedang bersuara.
5. Belalang gurun (serangga paling menghancurkan)

belalang gurun (commons.wikimedia.org/NorbertNagel) Serangga menjadi momok yang mengerikan bagi petani. Hal tersebut khususnya nampak pada belalang yang merupakan herbivor dan sering memakan dedaunan hingga merusak padi. Nah, Schistocerca gregaria atau belalang gurun mencatatkan namanya sebagai serangga paling menghancurkan di dunia. Tercatat, hewan ini mampu menghacurkan ladang yang bisa menjadi makanan bagi 500 orang tiap tahunnya.
Belalang gurun hidup berkoloni dan satu koloni bisa beranggotakan puluhan juta individu. Dilansir iNaturalist, hewan sepanjang 4-9 centimeter ini dapat ditemukan di Afrika, Timur Tengah, hingga Asia Selatan. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menghalau serangan belalang gurun seperti penyemprotan pestisida. Namun, jumlahnya yang terlampau banyak membuat hal tersebut kurang efektif.
Rekor dunia yang melekat pada semua serangga tersebut tak selamanya merupakan hal yang baik. Namun, kita bisa menjadikannya sebagai acuan untuk menghindari dan mencegah kehadiran serangga yang merugikan. Rekor dunia juga menunjukkan kalau ada banyak serangga yang sangat unik, menarik, dan eksotis. Oleh sebab itu, kamu tak boleh meremehkan mereka.



![[QUIZ] Tes Kepribadian Kucing Peliharanmu, Apa Hasilnya?](https://image.idntimes.com/post/20241210/quiz-seperti-apa-kepribadian-kucing-peliharanmu-2-e75328021068132c965c2fc9ef9d013c.jpg)




![[QUIZ] Apakah Kucingmu Menyukai dan Menyayangimu? Cek dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20240719/kuis-apakah-kucingmu-mencintaimu-8-e5e9e5fc3f4e2e45aa2adf6d01fe5a7d.jpg)











