Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengapa Kucing Menggoyangkan Pantat Sebelum Menerkam?

Mengapa Kucing Menggoyangkan Pantat Sebelum Menerkam?
ilustrasi kucing berburu (unsplash.com/42 North)

Pernahkah kamu melihat bagaimana kucing ambil posisi sebelum menerkam? Alih-alih langsung mengejar sasaran, kerap kali anabul justru menggoyangkan pantatnya terlebih dahulu, lalu berlari kencang dan hap. Kalau dipikir-pikir, tindakan anabul ini bukannya menyeramkan bagi musuh, tetapi justru terlihat lucu, bukan?

Lantas, mengapa kucing menggoyangkan pantat sebelum menerkam, ya? Ternyata tindakannya ini bukan sekadar lucu-lucuan, lho. Konon, ada pengaruhnya pada kemampuannya berlari. Begini penjelasannya.

Mengapa kucing menggoyangkan pantat sebelum menerkam?

Saat melihat mangsa atau ketika diajak bermain, kucing biasanya langsung ambil posisi. Anabul akan berjongkok rendah dan menggoyangkan bagian pantatnya beberapa kali sebelum akhirnya menyergap sasaran. Tingkah anabul ini tentu membuat kita yang melihatnya bertanya-tanya.

Terkait hal tersebut, hingga saat ini belum ada penelitian formal yang meriset kebiasaan kucing satu ini. Namun, John Hutchinson, seorang profesor biomekanik evolusioner di Royal Veterinary College di London, mengasumsikannya sebagai gestur tambahan bagi anabul. Gerakan tersebut akan menekan kaki belakang ke tanah untuk memberikan gesekan tambahan (traksi) guna mendorong tubuh mereka ke depan saat menerkam, melansir penjelasannya dalam Live Science.

Hutchinson juga menjelaskan adanya kemungkinan gerak tersebut memegang peran sensorik tambahan. Tujuannya untuk mempersiapkan penglihatan, proprioception (kesadaran akan posisi dan gerakan), serta otot untuk perintah saraf cepat yang dibutuhkan ketika anabul menerkam.

Sementara itu, Cats Protection menjelaskan fungsi lainnya. Menurut Cat Protection, kebiasaan unik ini dilakukan kucing untuk menyesuaikan keseimbangan tubuh guna memastikan pukulannya efektif dan akurat. Selain itu, hal ini juga dapat membantu memerika kestabilan tanah serta memastikan pijakannya kokoh dan cukup stabil untuk melompat.

Alasan lucu lainnya, bisa jadi memang kucing melakukannya untuk bersenang-senang. Sama seperti pemanasan sebelum olahraga, kenapa kucing menggoyangkan pantat sebelum menerkam bisa jadi hanya untuk merilekskan tubuhnya sebelum menyerang mangsa.

Apakah semua kucing melakukannya?

ilustrasi kucing makan (freepik.com/freepik)
ilustrasi kucing makan (freepik.com/freepik)

Sumber yang sama menyebutkan bahwa kucing berukuran kecil bukan satu-satunya hewan yang melakukannya. Nyaris seluruh keluarga kucing juga menggoyangkan pantatnya sebelum menerkam. Termasuk singa, harimau, macan tutul, bahkan jaguar. Alasan mengapa kucing menggoyangkan pantat sebelum menerkam disinyalir serupa, yakni untuk mengatur keseimbangan dan sebagainya.

Namun, apakah semua kucing melakukannya? Masing-masing kucing sejatinya punya kebiasaan dan perilaku tersendiri dalam berburu. Oleh karena itu, tidak semua kucing melakukan 'goyangan maut' ini ketika hendak menerkam mangsa. Kamu bisa coba mengetes anabul apakah ia melakukannya atau tidak dengan membuatnya mengintai.

Tanda-tanda lain kucing akan menerkam

ilustrasi kucing kentut (unsplash.com/Caleb Wood)
ilustrasi kucing kentut (unsplash.com/Caleb Wood)

Mengapa kucing menggoyangkan pantat sebelum menerkam? Ini bisa jadi tanda sekaligus fungsi khusus pada anabul. Meski demikian, jiggling ini bukan satu-satunya ciri-ciri kucing akan menerkam. Bisa jadi anabul juga menunjukkan tanda lainnya. Berikut tanda lain kucing akan menerkam menurut PetMD:

  • Pupil melebar, mata terbelalak dan tidak berkedip menatap mangsa (hal ini dikarenakan aliran adrenalin yang meningkat)
  • Telinga dan kumis melancip (tampak mengarah ke depan, menunjukkan kewaspadaan dan ketertarikan)
  • Mengeluarkan suara lisan
  • Merayap dalam waktu singkat, merendahkan tubuh ke tanah
  • Ekor bergerak-gerak.

Mengapa kucing menggoyangkan pantat sebelum menerkam ternyata bukan alasan yang berbahaya atau sebaliknya sekadar lucu-lucuan. Tindakan ini memiliki fungsi yang mendukung proses perburuan anabul.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
Mayang Ulfah Narimanda
3+
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Science

See More

3 Fenomena Komet April 2026, Ini Waktu dan Cara Mengamati

04 Apr 2026, 21:44 WIBScience