Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Penyebab Anak Kucing Tidak Mau Menyusu, Kondisinya Kurang Sehat!

4 Penyebab Anak Kucing Tidak Mau Menyusu, Kondisinya Kurang Sehat!
ilustrasi bayi kucing (unsplash.com/krakenimages)

Anak kucing mengalami masa menyusui yang merupakan fase krusial dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Hal ini karena fase menyusui dapat membantu anak kucing untuk memeroleh nutrisi penting dari induknya, sehingga bisa terus tumbuh dengan sehat, kuat, dan tidak mudah terkena masalah kesehatan lain yang mungkin terjadi.

Sering kali ada momen saat anak kucing justru menolak untuk menyusu secara tiba-tiba, sehingga kebutuhan nutrisinya jadi tidak bsia terpenuhi dengan baik. Ada beberapa penyebab umum berikut ini yang menjadi alasan mengapa anak kucing sampai tidak mau menyusu, sehingga harus bisa diatasi.

1. Anak kucing mengalami masalah kesehatan

ilustrasi bayi kucing (unsplash.com/Tobias)
ilustrasi bayi kucing (unsplash.com/Tobias)

Anak kucing bisa mengalami masalah kesehatan yang ternyata menjadi penyebab dari ketidakmauannya untuk makan dengan baik. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor yang ada, seperti misalnya bila anak kucing mengalami infeksi saluran pernapasan atas, masalah pencernaan, dan hal-hal lainnya yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

Sebagai pemilik kucing tentu kamu harus bisa mengenali setiap gejala ketidaknyamanan yang mungkin ditunjukkan oleh kucing tersebut. Hal ini untuk bisa membantu anak kucing agar mau untuk menyusu dan sekaligus mengobati penyakitnya. Namun, jika dirasa tidak kunjung mengalami perubahan, maka bisa segera melakukan konsultasi ke dokter hewan agar bisa segera sehat kembali.

2. Anak kucing terlalu lemah dan lelah

ilustrasi anak kucing (unsplash.com/Daniel Park)
ilustrasi anak kucing (unsplash.com/Daniel Park)

Kondisi anak kucing sering kali tidak bisa ditebak, apalagi untuk anak kucing yang baru lahir karena sangat rentan mengalami kelelahan dan kelemahan. Hal ini bisa terjadi apabila anak kucing tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari susu induknya sejak awal lahir, sehingga membutuhkan asupan yang cukup.

Anak kucing yang terlalu lemah biasanya tidak memiliki cukup energi untuk menyusu, sehingga menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tertidur. Kamu tentu perlu membantu anak kucing dengan memberikan perhatian ekstra, seperti membantunya menyusu secara manual agar kebutuhan nutrisi tetap terjamin dengan baik.

3. Anak kucing mengalami stres

ilustrasi kucing (unsplash.com/Andriyko Podilnyk)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Andriyko Podilnyk)

Ada berbagai hal yang ternyata bisa memengaruhi sikap dari anak kucing, termasuk risiko stres yang mungkin dialaminya. Lingkungan yang penuh stres dan tidak aman bisa memengaruhi perilaku menyusu yang dilakukan anak kucing, sehingga membuatnya jadi tidak mau menyusu dan menolak begitu saja.

Beberapa contoh ketidaknyamanan yang dapat memicu stres pada anak kucing, seperti misalnya lingkungan yang bising, sibuk, atau tidak nyaman. Selain itu, gangguan dari manusia atau pun hewan lain bisa membuatnya tidak nyaman untuk menyusu, termasuk apabila manusia terlalu sering memegangnya sembarangan.

4. Persaingan antar saudara

ilustrasi bayi kucing (unsplash.com/Jari Hytönen)
ilustrasi bayi kucing (unsplash.com/Jari Hytönen)

Ternyata anak kucing bisa mengalami persaingan antar saudara sejak dini dan hal ini harus diantisipasi agar tidak sampai terus menerus terjadi. Biasanya persaingan tersebut bisa terjadi pada situasi di mana ada banyak anak kucing dalam stau litter, sehingga persaingan untuk menyusu ke induknya bisa sangat ketat.

Anak kucing yang lebih kecil atau lebih lemah mungkin akan kesulitan mendapatkan akses untuk menyusu, terutama jika saudara-saaudaranya memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih agresif. Pada beberapa kasus bahkan anak kucing yang lemah bisa saja menyerah dan menolak untuk menyusu, sehingga harus dicari solusi agar tidak sampai berebutan lagi.

Ada banyak penyebab mengapa anak kucing tidak mau menyusu dan hal ini harus diketahui sejak awal. Kamu harus memastikan bahwa anak kucing mendapatkan nutrisi yang memang dibutuhkan, sehingga tidak sampai kekurangan dan mudah sakit. Pastikan anak kucing tetap tumbuh dengan baik!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Shore Plover, Burung Unik yang Hidup di Lingkungan Ekstrem

02 Apr 2026, 15:49 WIBScience