5 Predator Utama Burung Gereja, Mengintai dari Berbagai Tempat

- Burung elang merupakan predator oportunis yang memanfaatkan penglihatannya yang tajam, cakarnya yang kuat, dan kecepatannya untuk menangkap burung gereja.
- Burung hantu berburu pada malam hari dengan mengandalkan penglihatan dan pendengarannya, serta memiliki struktur bulu unik yang membuatnya sulit terdeteksi oleh burung gereja.
- Alap-alap menggunakan kecepatan saat menangkap mangsa, sementara ular dan kucing juga menjadi predator utama burung gereja dengan strategi masing-masing.
Secara luas, penyebutan burung gereja atau old world sparrow merujuk pada burung kecil dari famili Passeridae. Tubuhnya agak membulat, paruhnya kecil, dan ia punya bulu berwarna cokelat. Burung gereja juga sangat adaptif, bahkan menjadi salah satu burung yang paling sering ditemukan di area pemukiman. Tak hanya itu, burung gereja juga kerap terancam oleh kehadiran predator.
Contohnya, burung predator seperti burung hantu sering memangsa hewan ini. Tak mau kalah, reptil seperti ular juga menjadi momok mengerikan bagi burung gereja. Terakhir, kucing domestik juga sering memakan dan menangkap unggas ini. Penasaran bagaimana predator-predator tersebut menangkap burung gereja? Maka dari itu, mari simak pembahasan berikut!
1. Burung elang

Dilansir The Peregrine Fund, burung elang merupakan predator oportunis yang bisa memangsa apapun, termasuk burung gereja. Saat memburu burung gereja, burung elang mengandalkan tiga hal, yaitu penglihatannya yang tajam, cakarnya yang kuat, dan kecepatannya yang tinggi. Ia sangat ganas dan lihai, bahkan burung ini bisa menangkap burung gereja yang sedang terbang di udara.
Spesifiknya, mata elang sangat tajam dan ia memiliki penglihatan binokular. Jadi, burung elang bisa melihat dalam bentuk tiga dimensi. Gak cuma itu, burung elang juga bisa melihat burung gereja kecil yang berjarak beberapa kilometer. Setelah melihat target, burung elang akan menukik tajam. Kemudian, ia akan membuka cakar, mencengkeram mangsa, dan kemudian memakannya dengan santai.
2. Burung hantu

Sebenarnya, makanan kesukaan burung hantu adalah serangga atau mamalia kecil seperti tikus. Namun, laman Birdfact menjelaskan kalau burung hantu juga tak segan untuk memakan burung, entah itu burung berukuran kecil, sedang, atau besar. Karena hal tersebut, burung gereja menjadi salah satu santapannya. Berbeda dari burung lain, burung hantu hanya akan berburu pada malam hari.
Ketika berburu, burung hantu akan mengandalkan penglihatan dan pendengerannya. Setelah mendeteksi kehadiran mangsa, burung ini akan terbang dengan cepat dan segera menangkap burung gereja dengan kakinya yang kuat. Burung hantu sendiri memiliki struktur bulu yang unik. Jadi, saat terbang ia sama sekali tidak mengeluarkan suara sehingga sulit terdeteksi oleh burung gereja.
3. Alap-alap

Burung alap-alap merupakan burung predator yang mengandalkan kecepatan saat menangkap mangsa. Dilansir Britannica, salah satu spesies alap-alap, yaitu Falco peregrinus (alap-alap kawah) punya kecepatan menukik hingga 320 km/jam. Mengandalkan kecepatan tersebut, alap-alap bisa menerkam mangsa dengan cepat dan tanpa diketahui oleh mangsanya.
Secara umum, alap-alap sering memangsa burung gereja yang sedang terbang atau burung gereja yang bertengger di pepohonan. Tentunya, burung gereja tak bisa menghindar karena kecepatan maksimalnya hanya sekitar 50 km/jam. Selain kecepatan, alap-alap juga memiliki cakar kuat dan paruh yang runcing. Jadi, ia bisa mencengkeram dan mengoyak tubuh burung gereja dengan mudah.
4. Ular

Dilansir Animal Diversity Web, ular tikus merupakan salah satu jenis ular yang sering memangsa burung gereja. Gak cuma memang burung dewasa, ular juga bisa memakan telur burung gereja, lho. Dalam hal ini, ular akan memanjat pohon, kemudian saat menemukan sarang burung gereja ia akan menelan telurnya bulat-bulat. Di sisi lain, saat memangsa burung dewasa ular akan memanfaatkan bisanya yang mematikan atau lilitannya yang kuat. Ular juga ahli berkamuflase, jadi kehadirannya akan sulit terdeteksi oleh burung gereja.
5. Kucing

Laman iNaturalist menjelaskan kalau kucing merupakan salah satu predator utama dari burung gereja. Spesiifiknya, kucing sering memangsa burung gereja yang berkeliaran di area pemukiman. Uniknya, terkadang kucing tidak memakan buruannya. Justru, kucing hanya menangkap burung gereja, memainkannya beberapa saat, dan kemudian meninggalkannya. Mirip seperti predator lain, kucing mengandalkan kecepatan, kemampuan kamuflase, dan cakarnya yang kuat saat menangkap burung gereja.
Secara umum, burung menjadi predator utama burung gereja, namun hewan lain seperti kucing dan ular juga tak kalah ganas. Tiap predator memiliki ciri khas, strategi, dan senjatanya masing-masing. Ada yang menyerang di malam hari, menyerang burung gereja di sarangnya, bahkan ada yang bisa menangkap burung gereja di udara. Lebih lanjut, mereka semua bertugas menstabilkan populasi burung gereja.