Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Reaksi Tubuh saat Kamu Berhenti Makan, Bisa Tahan Berapa Lama?

7 Reaksi Tubuh saat Kamu Berhenti Makan, Bisa Tahan Berapa Lama?
pixabay.com/stocksnap
Share Article

Makanan sudah jadi kebutuhan utama manusia untuk bertahan hidup. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh dari waktu ke waktu jika berhenti makan? Berikut rinciannya.

  1. 1. Di enam jam pertama, kamu akan merasa baik-baik saja

    pexels.com/@james-reyes
    pexels.com/@james-reyes

    Untuk yang sering berpuasa, mungkin kamu sudah tahu bahwa enam jam tak makan bukanlah masalah. Dilansir Science Alert, pada enam jam pertama tanpa makanan, tubuhmu akan mulai memecah glikogen. Glikogen tersebut akan menjadi glukosa untuk memberi energi bagi otak, jaringan otot, dan darah merah.

  2. 2. Setelah enam jam, rasa lapar akan membuat emosimu naik

    Unsplash/ Julien L
    Unsplash/ Julien L

    Setelah enam jam, glikogenmu akan habis. Otakmu akan kehabisan energi untuk membuat keputusan. Hal itu pun berakibat pada emosimu yang naik. Rasanya, kamu ingin marah-marah karena lapar.

  3. 3. Enam hingga 72 jam, kamu akan memasuki ketosis

    unsplash.com/Natalia Figueredo
    unsplash.com/Natalia Figueredo

    Dilansir Medical Daily, pada masa tersebut tubuhmu akan menggunakan simpanan lemak berlebih sebagai sumber energi utama. Cara ini sering digunakan oleh orang yang menjalani diet keto untuk menurunkan berat badan. Namun, jika berlangsung selama 72 jam, tubuhmu akan merasa sangat menderita.

  4. 4. Setelah 72 jam, tubuh akan mulai memecah protein

    unsplash.com/Entersge
    unsplash.com/Entersge

    Setelah 72 jam, kamu akan merasa lemah, pusing, dan tak bisa beraktivitas. Suasana hatimu pun tak karuan. Akhirnya, otak akan mulai memecah protein tubuhmu. Asam amino yang dilepaskan protein dapat diubah menjadi glukosa untuk otak. Namun, pemecahan protein ini bukan hal baik karena otot-otot tubuhmu akan hilang dan melemah secara keseluruhan.

  5. 5. Setelah seminggu, sistem kekebalan tubuhmu akan mati

    Unsplash/Parker Coffman
    Unsplash/Parker Coffman

    Kamu akan mengalami penurunan berat badan akibat berkurangnya cairan, otot, dan lemak. Tubuhmu akan mulai beradaptasi untuk menghemat protein yang tersisa. Metabolismemu juga akan menggunakan energi seminimal mungkin. Setelah seminggu, kamu akan kehilangan banyak vitamin dan mineral sehingga menyebabkan kekebalan tubuhmu terganggu. Akhirnya, kamu akan sangat mungkin untuk jatuh sakit.

  6. 6. Setelah tiga minggu, kamu akan merasakan lapar yang luar biasa

    Unsplash/Volkan Olmez
    Unsplash/Volkan Olmez

    Butuh waktu bagi tubuh seseorang untuk benar-benar mati kelaparan. Kekurangan nutrisi selama tiga minggu bisa menyebabkan konsekuensi yang mengerikan, seperti kerusakan gigi, tulang melemah, dan rambut rontok. Organmu akan mulai mati karena kekurangan nutrisi, salah satunya yaitu jantung.

  7. 7. Kelaparan dalam jangka waktu lama bisa ditangani dengan pemberian suplemen fosfor

    Unsplash/Pawel Czerwinski
    Unsplash/Pawel Czerwinski

    Pada kenyataannya, di dunia ini krisis pangan masih terjadi. Ada banyak orang yang tak mendapatkan akses makanan layak. Tak jarang juga banyak dari mereka yang mati kelaparan.

    Untuk kasus orang yang kelaparan dalam waktu sangat lama, mereka harus segera dirujuk ke rumah sakit. Mereka akan diberikan suplemen fosfor dan makanan dengan jumlah yang ditambah secara bertahap. Mereka pun akan dihindarkan dari makanan tinggi gula.

    Tidak makan untuk keperluan puasa memang baik untuk kesehatan. Namun, hal tersebut tentu tak berlaku untuk tak makan dalam waktu yang terlalu lama. Jadi jangan biasakan menunda-nunda makan, ya!

Share Article

Curated For You

Editorial Team

Related Articles

See More