buaya air asin si reptil terbesar di Bumi (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)
Jawara dalam daftar ini cukup mudah ditebak. Mereka adalah buaya air asin atau buaya muara (Crocodylus porosus), reptil terbesar di Bumi saat ini. Ya, mereka juga bisa ditemukan di sungai-sungai besar, rawa, laguna, sampai pesisir Pulau Papua, baik bagian Indonesia maupun Papua Nugini. Beberapa lokasi yang terkonfirmasi punya populasi buaya air asin antara lain Teluk Arguni, Sungai Kamabu, Sungai Buruai, Sungai Barusa, Danau Suwiki, Sungai Mamberamo, dan wilayah perairan lain yang sejenis.
National Geographic melansir kalau panjang rata-rata seekor buaya air asin sekitar 5—6 meter dengan bobot 450 kg. Namun, individu terbesar diketahui tumbuh sampai 7 meter dengan bobot 1 ton! Ciri khas reptil yang satu ini terletak pada sisik berwarna kuning kecokelatan dengan beberapa bintik hitam pada individu muda. Selain itu, kelebihan buaya air asin terletak pada adaptasi yang menakjubkan. Reptil ini mampu bertahan di air tawar, payau, maupun laut. Hal ini membuat mereka bergerak dengan lebih leluasa ke tempat-tempat jauh dan kadang tak terduga.
Dibanding dengan buaya papua, buaya air asin lebih cocok disebut predator puncak di Pulau Papua. Segala jenis mamalia dengan berbagai ukuran, ikan, burung, ikan ukuran besar, dan makhluk apa pun yang masuk ke dalam mulut mereka akan langsung diterkam. Karena itu, ada banyak kasus serangan buaya air asin terhadap manusia yang berakhir dengan fatal.
Gimana? Tak terduga, kan, kalau di Pulau Papua ternyata juga jadi rumah bagi sosok reptil terbesar di Bumi saat ini? Daftar ini sekaligus menunjukkan betapa kayanya bentang alam di Indonesia. Di sini, kita bisa menemukan banyak hewan lintas benua maupun endemik di satu tempat saja. Sayang banget, kan, kalau kita sampai kehilangan mereka? Karena itu, yuk, tumbuhkan lagi kesadaran dan kecintaan pada lingkungan lewat cara apa pun yang kita bisa!