- Menyelesaikan labirin sederhana
- Membuka wadah untuk mendapatkan makanan
- Mengingat solusi dari masalah yang pernah mereka hadapi
- Membedakan objek berdasarkan bentuk dan warna
Mengapa Gurita Sangat Cerdas? Ini Rahasia di Balik Otak Jeniusnya

- Gurita memiliki sistem saraf terdesentralisasi dengan sekitar 500 juta neuron, di mana sebagian besar tersebar di lengannya, memungkinkan koordinasi dan pengambilan keputusan mandiri yang efisien.
- Ketiadaan cangkang membuat gurita mengandalkan kecerdasan untuk bertahan hidup, menggunakan strategi berburu kreatif, kamuflase cepat, serta kemampuan belajar dan mengingat yang kuat.
- Kecerdasan gurita didukung oleh mekanisme genetik unik seperti microRNA dan menjadi contoh evolusi konvergen, menunjukkan bahwa kecerdasan dapat berkembang secara independen dari manusia.
Saat membahas hewan cerdas, yang ada di pikiran kebanyakan orang mungkin lumba-lumba, simpanse, atau gajah. Namun, ada satu penghuni lautan yang sering membuat para ilmuwan takjub karena kemampuan berpikirnya yang luar biasa, yaitu gurita.
Meski tidak memiliki tulang belakang dan berasal dari jalur evolusi yang sangat berbeda dengan manusia, gurita mampu memecahkan masalah, menggunakan alat, mengingat pengalaman, bahkan menemukan cara kreatif untuk melarikan diri dari akuarium. Kemampuan-kemampuan ini membuat gurita dianggap sebagai salah satu hewan paling cerdas di dunia. Yuk, kita eksplorasi lebih dalam kenapa gurita menjadi hewan yang sangat cerdas!
1. Gurita memiliki sistem saraf yang unik
Salah satu alasan utama mengapa gurita sangat cerdas adalah sistem sarafnya yang tidak biasa. Gurita memiliki sekitar 500 juta neuron, jumlah yang sebanding dengan beberapa mamalia seperti anjing.
Yang menarik, lebih dari dua pertiga neuron tersebut tidak berada di otaknya, melainkan tersebar di delapan lengannya. Setiap lengan memiliki jaringan saraf yang sangat kompleks sehingga dapat mengambil keputusan sederhana secara mandiri tanpa harus menunggu instruksi dari otak pusat.
Karena itu, para ilmuwan sering menyebut gurita memiliki "sembilan otak", yaitu satu otak utama dan delapan pusat saraf besar di setiap lengannya. Sistem ini memungkinkan gurita melakukan banyak hal sekaligus dengan sangat efisien.
2. Bertahan hidup tanpa cangkang membuat gurita harus pintar
Berbeda dengan banyak hewan laut lainnya, gurita tidak memiliki cangkang keras atau lapisan pelindung yang kuat. Tubuhnya lunak dan rentan terhadap predator.
Kondisi ini membuat kecerdasan menjadi senjata utama mereka untuk bertahan hidup. Selama jutaan tahun, tekanan evolusi mendorong gurita mengembangkan kemampuan berpikir yang lebih baik untuk mencari makanan sekaligus menghindari bahaya.
Mereka mampu berburu dengan berbagai strategi, seperti menyergap mangsa, menguntit diam-diam, menyamar, hingga memancing mangsa agar mendekat. Fleksibilitas perilaku seperti ini menunjukkan kemampuan kognitif yang sangat tinggi.
3. Mampu belajar dan mengingat

Gurita memiliki kemampuan belajar yang mengesankan. Mereka dapat mengenali pola, mempelajari lingkungan sekitar, dan mengingat pengalaman sebelumnya. Dalam berbagai eksperimen laboratorium, gurita berhasil:
Selain memiliki memori jangka pendek, gurita juga mampu menyimpan memori jangka panjang yang membantu mereka beradaptasi dengan lingkungannya.
4. Ahli kamuflase dengan "kulit pintar"
Gurita terkenal sebagai salah satu ahli penyamaran terbaik di dunia hewan. Mereka dapat mengubah warna, pola, bahkan tekstur kulit dalam hitungan detik.
Kemampuan ini bukan sekadar refleks sederhana. Otak dan sistem saraf gurita harus memproses informasi visual dari lingkungan, kemudian mengoordinasikan perubahan pada jutaan sel pigmen di kulitnya. Berkat kemampuan tersebut, gurita dapat bersembunyi dari predator, mengejutkan mangsa, atau berkomunikasi dengan gurita lain.
5. Gurita bisa menggunakan alat
Penggunaan alat sering dianggap sebagai tanda kecerdasan tingkat tinggi. Menariknya, gurita termasuk sedikit hewan yang mampu melakukan hal ini.
Beberapa spesies gurita diketahui mengumpulkan tempurung kelapa atau cangkang untuk digunakan sebagai tempat berlindung. Mereka bahkan dapat membawa benda-benda tersebut dan merakitnya saat dibutuhkan. Perilaku seperti ini menunjukkan kemampuan perencanaan dan pemecahan masalah yang tidak umum ditemukan pada hewan tanpa tulang belakang.
6. Rahasia kecerdasan gurita ada pada gen mereka

Kecerdasan gurita mungkin terkait dengan mekanisme genetik yang unik. Otak gurita memiliki banyak molekul pengatur yang disebut microRNA, yang membantu mengendalikan aktivitas gen dan perkembangan sistem saraf. Menariknya, peningkatan jumlah microRNA juga ditemukan pada evolusi vertebrata, termasuk manusia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun berasal dari jalur evolusi yang berbeda, gurita dan vertebrata mungkin mengembangkan kecerdasan melalui mekanisme biologis yang serupa.
7. Contoh evolusi konvergen yang menakjubkan
Kecerdasan gurita sering dianggap sebagai contoh terbaik dari evolusi konvergen, yaitu ketika sifat yang mirip berkembang secara independen pada kelompok makhluk hidup yang berbeda. Nenek moyang terakhir gurita dan vertebrata hidup lebih dari 550 juta tahun lalu. Artinya, kecerdasan gurita tidak diwarisi dari leluhur yang sama dengan manusia, melainkan berkembang secara terpisah karena tekanan lingkungan yang serupa. Inilah yang membuat para ilmuwan begitu tertarik mempelajari gurita. Mereka menunjukkan bahwa kecerdasan dapat muncul melalui jalur evolusi yang sangat berbeda.
Kesimpulannya, gurita sangat cerdas karena kombinasi beberapa faktor unik, mulai dari sistem saraf yang terdesentralisasi, kebutuhan bertahan hidup tanpa perlindungan fisik, kemampuan belajar dan mengingat, hingga inovasi genetik yang mendukung perkembangan otaknya. Kemampuan mereka memecahkan masalah, menggunakan alat, berkamuflase, dan beradaptasi dengan lingkungan menjadikan gurita sebagai salah satu hewan paling luar biasa di Bumi. Bagi para ilmuwan, gurita adalah bukti bahwa kecerdasan tidak hanya milik hewan bertulang belakang, tetapi juga dapat berkembang secara mandiri melalui jalur evolusi yang benar-benar berbeda.
Referensi
Animals Around The Globe. Diakses pada Juni 2026. Why Octopuses Are Smarter Than We Thought
DAN Southern Africa. Diakses pada Juni 2026. Octopus Intelligence
Natural History Museum. Diakses pada Juni 2026. Octopuses Keep Surprising Us – Here are Eight Examples How
Science News Today. Diakses pada Juni 2026. Why Octopuses Are Considered Ocean Geniuses
Shape of Life. Diakses pada Juni 2026. Octopus Intelligence
The Conversation. Diakses pada Juni 2026. Suckers for Learning: Why Octopuses are So Intelligent
Times Life. Diakses pada Juni 2026. Why Octopuses are Considered the Most Intelligent Invertebrates


















